Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. S Umur 38 Tahun di RS Gondo Suwarno

Authors

  • Sri Lestari Universitas Ngudi Waluyo
  • Isfaizah Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Asuhan Kebidanan, Komprehensif Normal

Abstract

Continuity of care in midwifery is a series of continuous and comprehensive service activities starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care and family planning services that connect women's health needs in particular and the personal circumstances of each individual. The type of research used is descriptive, with a case study approach. Data collection techniques used are using primary data and secondary data. Primary data is obtained through interviews, observations and physical examinations, and documentation using SOAP. While secondary data is data obtained from the KIA book. The sample is a pregnant woman in the third trimester of pregnancy, 40 weeks 4 days G3P2A0. The results of care obtained in Mrs. S, 38 years old, G3P2A0, 40 weeks 4 days of pregnancy with physiological pregnancy, labor took place normally and complementary actions were given in the form of Couterpressuer massage, the postpartum period took place normally, no bleeding, good contractions, lochia rubra. Perineal wounds are abraded on the skin of the perineum, and in newborns there are no signs of abnormalities, during the care given to Mrs. S's baby, the care given is in accordance with the baby's needs such as monitoring weight, early and on-demand breastfeeding, prevention of infection, prevention of heat loss, umbilical cord care. Providing IEC about newborn care, and about mandatory immunization. Mrs. S decided to use the Coper T IUD, so as not to interfere with the production and quality of breast milk. Conclusion The care given to Mrs. S is in accordance with midwifery care standards from pregnancy to family planning, as well as the provision of complementary care given is Couterpressuer Massage. This Couterpressuer Massage has been proven to reduce pain during contractions in the first stage, making the mother more comfortable and more relaxed when facing the labor process.

 

Abstrak

Continuity  of  care  dalam  kebidanan  adalah  serangkaian kegiatan  pelayanan  yang  berkelanjutan  dan  menyeluruh mulai  dari  kehamilan,  persalinan,  nifas,  pelayanan  bayi baru   lahir   serta   pelayanan   keluarga   berencana   yang menghubungkan     kebutuhan     kesehatan     perempuan khususnya  dan  keadaan  pribadi  setiap  individu.  Jenis   penelitian   yang digunakan   yaitu   deskriptif,   dengan   pendekatan   studi kasus Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan data Primer dan data sekunder. Data Primer diperoleh melalui wawancara, observasi dan pemeriksaan Fisik, serta dokumentasi menggunakan SOAP. Sedangkan data Sekunder data yang diperoleh dari buku KIA. Sample adalah seorang ibu hamil trimester III Usia Kehamilan 40 Minggu 4 hari G3P2A0. Hasil asuhan yang didapat  Pada Ny.Sumur 38 Tahun G3P2A0 usia kehamilan 40 minggu 4 hari dengan hamil fisiologis, persalinan berlangsung secara normal dan diberikan Tindakan komplementer berupa pijatan Couterpressuer, masa nifas berlangsung secara normal, tidak ada pendarahan, kontraksi baik, lochea rubra. Luka perineum lecet dikulit perineum, dan pada bayi baru lahir tidak ada tanda-tanda kelainan/abnormal, selama diberikan Asuhan pada bayi Ny.S, Asuhan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan bayi seperti pemantauan berat badan, pemberian ASI secara dini dan on demand, pencegahan infeksi, pencegahan kehilangan panas, perawatan tali pusat. Memberikan KIE tentang perawatan BBL, dan tentang imunisasi wajib. Ny. S memutuskan untuk menggunakan KB IUD Coper T, agar tidak menganggu produksi dan kualitas ASI. Kesimpulan Asuhan yang diberikan pada Ny.S sudah sesuai dengan standar asuhan kebidanan mulai dari hamil hingga KB, Adapun pemberian asuhan komplomenter yang diberikan yaitu Pijat Couterpressuer. Pijat Couterpressuer ini terbukti dapat untuk mengurangi nyeri saat kontraksi pada kala 1, membuat ibu lebih nyaman dan lebih rileks pada saat menghadapi proses persalinan.

References

Anggraini. (2014). Asuhan Kehamilan Berbasis Bukti. Jakarta.

Arief. (2009). Neonatus Dan Asuhan Keperawatan Anak. Yogyakarta. Nuha Medika (2013).Pelayanan Kesehatan Ibu Di Fasilitas Kesehatan Dasar Dan Rujukan.

Ayuningtyas.(2019). Terapi Komplementer dalam kebidanan. Yogyakarta.Pustaka Baru Press.

Dewi. (2011). Asuhan Kehamilan Untuk Kebidannan. Jakarta: Salemba.

David W, carel, dan jane Maxwell. (2010). Asuhan Kenidanan Pada Ibu Hamil.

Yogyakarata

Djusar,S. (2016). Asuhan Kehamilan pada Ibu Hamil. Yogyakarta

Dinkes Provinsi Jawa Tengah. (2018). Profil kesehatan Jawa Tengah. Semarang. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah

Fitriana.(2018). Asuhan Persalinan konsep persalinan secara komprehensif dalam Asuhan Kebidanan. Yogyakarta. PT Pustaka Baru.

Hadayati. (2010). Asuhan Kebidanan pada Persalinan. Yogyakarata : Pustaka Belajar. JNPK-KR. (2009). Asuhan Persalinan Normal. Jakarta.

Kusmiyati. (2010). Perawatan Ibu Hamil Asuhan Ibu Hamil. Yogyakarta: Fitramaya. Kusmiyati,Y W. (2010). Perawatan Ibu Hamil. Yogyakarta: Penerbit Fitramaya

Marmi. (2011). Asuhan Kebidanan pada Masa Nifas "Puerperium Care". Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Marmi,K R. (2015). Asuhan Neonatus Bayi Balita dan anak Pra Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Marni,S. (2012). Asuhan Kebidanan pada Persalinan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Mochtar,R. (2012). Sinopsis Obstetrik. Jakarta: EGC.

Munthe,J. (2019). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Berkesinambungan (Continuity of Care). Jakarta: Trans Info Media.

Muslihatun. (2010). Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru Lahir. Yogyakarata

Nurasih,D. (2012). Asuhan Persalinan Normal bagi Bidan. Bandung: PT Refika

Aditama.

Nurjasmi,E. (2016). Buku Acuan Midwifery Update 2016. Jakarta: Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia

Nurhayati. (2019). Asuhan Kebidanan pada Kehamilan. Yogyakarta. CV Andi Offset.

Notoatmodjo,S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Prawirohardjo. (2010). Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Prawirohardjo.(2016). Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Purwoastuti. (2016). Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas. Jakarta

Rohani, D. (2011). Asuhan kebidanan pada masa persalinan. jakarta: Salemba Medika.

Rukiah, D. (2011). Asuhan Kebidanan Ibu Nifas. Jakarta: EGC.

Rukiyah, dkk. (2012) .Asuhan Kebidanan II (Persalinan). Jakarta: Trans Info Media.

Sarwono. (2009). Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal.

YBP-SP.

Sulistyawati. (2009). Asuhan Kebidanan Pada Masa Hamil. Jakarta: SalembaMedika.

Sulistyawati. (2010). Asuhan Kebidanan pada Ibu Bersalin. Jakarta: Salemba Merdeka.

Sudarti dkk. (2010). Asuhan Neonatus Bayi dan Balita. Jakarta

Varney. (2007). Buku Ajar Asuhan Kebidanan (Edisi 4 ed.). Jakarta: EGC.

Wahyuni, S. (2012). Asuhan Neonatus Bayi dan Balita . Jakarta: EGC.

Walyani,E S. (2016). Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru Lahir. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Walyani,E S. (2012). Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan. Yogyakarta: PT. PUSTAKA BARU.

Yanti,G. (2010). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Persalinan. Yogyakarta: Pustaka Rihama

Downloads

Published

2024-12-19

How to Cite

Lestari, S., & Isfaizah. (2024). Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. S Umur 38 Tahun di RS Gondo Suwarno. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 3(2), 2471–2480. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/1050