Asuhan Kebidanan Continuity of Care pada Ny “S” Usia 23 Tahun di Puskesmas Karang Rejo
Keywords:
Comprehensive Midwifery Care. AnemiaAbstract
Maternal and infant mortality rates are one of the indicators to measure the health status of a country. Early detection efforts to overcome morbidity and mortality for mothers, infants and toddlers can be carried out by implementing continuous care or Continuity Of Care (COC) starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborns, to family planning. The purpose of this study is to provide comprehensive and continuous midwifery care to Mrs. S starting from pregnancy, childbirth, postpartum, neonates and family planning. The type of descriptive research used is a case study. The research instrument uses a descriptive approach method and is documented in the form of SOAP. In this care, the author collects data through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies and bibliography studies. This study was conducted in June-September 2024. From the results of the provision of pregnancy care, a problem was found, namely Mrs. S had anemia with an HB level of 10.9 gr%, was given care for the provision of FE tablets and nutritional pattern IEC, on the third visit Mrs. S complained of back pain and was taught the BL 23 acupressure technique. In the delivery care of Mrs. S, it went normally, Mrs. S gave birth at the Hospital. On the second postpartum visit, Mrs. S said that her breast milk production was low and was given oxytocin massage care. In the care of newborns, there were no problems, By. Mrs. S cried hard and moved actively, was given care of giving Vit K, hepatitis B immunization and eye ointment, BCG and Polio 1 immunizations. In the family planning care, Mrs. S decided to use a 3-month injection of birth control. Continuous midwifery care given to Mrs. S from pregnancy to birth control had no complications and went well. It is hoped that health workers will improve education for pregnant women so that pregnant women comply with pregnancy check-ups according to standards.
Abstrak
Angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator untuk mengukur derajat kesehatan bagi suatu negara. Kegiatan upaya deteksi dini untuk mengatasi kesakitan maupun kematian baik ibu, bayi dan balita tersebut dapat dilakukan dengan salah satunya yaitu implementasi asuhan berkelanjutan atau Continuity Of Care (COC) yang dimulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, sampai dengan KB. Tujuan penelitian ini mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. S secara komprehensif dan berkesinambungan mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus dan KB. jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi kasus (case study), Instrumen penelitian menggunakan metode pendekatan yang bersifat deskriptif dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Dalam asuhan ini, penulis mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-September 2024. Dari hasil pemberian asuhan kehamilan ditemukan masalah yaitu Ny. S mengalami anemia dengan kadar HB 10,9 gr%, diberikan asuhan pemberian tablet FE dan KIE pola nutrisi, pada kunjungan ketiga Ny. S mengeluh mengalami nyeri punggung dan diajarkan teknik akupresure BL 23. Pada asuhan persalinan Ny. S berjalan dengan normal, Ny. S melahirkan di Rumah Sakit. Pada kunjungan kedua nifas, Ny S mengetakan produksi ASI sedikit dan diberikan asuhan pijat oksitosin. pada asuhan bayi baru lahir, tidak ada masalah, By. Ny. S menangis kuat bergerak aktif, diberikan asuhan pemberian Vit K, imunisasi hepatitis B dan salep mata, imunisasii BCG dan Polio 1. Pada asuhan KB, Ny. S memutuskan menggunakan KB suntik 3 bulan. Asuhan kebidanan berkesinambungan yang diberikan kepada Ny. S dari hamil sampai dengan KB tidak ada komplikasi dan berjalan dengan baik. Diharapkan tenaga kesehatan meningkatkan edukasi kepada ibu hamil sehingga ibu hamil patuh untuk memeriksakan kehamilan sesuai dengan standar.
References
BKKBN. (2018). Buku Saku Bagi Petugas Lapangan Program KB Nasional Materi Konseling. BKKBN
Chandra, F., Junita, D. D., & Fatmawati, T. Y. (2019). Tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu hamil dengan status anemia. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 9(04), 653-659.
Dai, N. F. (2021). Anemia pada ibu hamil. Penerbit Nem.
Dewi Ciselia, S. S. T., & Vivi Oktari, S. S. T. (2021). Asuhan Kebidanan Masa Nifas. Jakad Media Publishing.
IDAI. (2023). Jadwal Imunisasi Anak IDAI 2023
Indrayani dan Maudy. (2013). Asuhan Persalinan dan Bayi Baru Lahir. Jakarta.
Kemenkes RI. (2021). Kesehatan Ibu dan Anak. Kemenkes RI
Kirana. (2015). Hubungan Tingkat Kecemasan Post Partum Dengan Kejadian Post Partum Blues di Rumah Sakit Dustira Cimahi. Ilmu Keperawatan, iii(1).
Magfirah.(2018). Penatalaksanaan Anemia. Bandung: Fakultas Kesehatan.
Nuraeni, I., Novryanthi, D., & Mustopa, S. (2024). Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggeleng Kota Sukabumi. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 4(1), 130-148.
Pritasari. (2017). Gizi Dalam Daur Kehidupan. Kemenkes RI.
Sari, Y., Hajrah, W. O., & Zain, V. R. (2023). Perbandingan Efektivitas Akupresur dan Prenatal Yoga Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Bawah Ibu Hamil. Muhammadiyah Journal of Midwifery, 3(2), 72-79.
Saroha, P. (2015). Kesehatan Reproduksi dan Kontrasepsi. Trans Info Media
Yulizawati, dkk. (2019). Asuhan Kebidanan Pada Persalinan. Indomedia Pustaka: Sidoarjo