Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny”N.F” Umur 23 Tahun di UPTD Puskesmas Duren

Authors

  • Elly Lutfiyah Universitas Ngudi Waluyo
  • Vistra Veftisia Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Kehamilan, KEK, Persalinan, Nifas, BBL

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CHD) is a condition in which the nutrients needed by the body are not fulfilled. So that pregnant women who suffer from SEZ have a risk due to an imbalance in nutritional intake between energy and protein, sudden maternal death in the perinatal period or the risk of giving birth to babies with low birth weight (LBW). Based on the data obtained at Puskesmas Duren in 2023, there were 41 cases of pregnant women with SEVERITY, so if not handled properly it will cause problems for pregnant women. So the author conducted midwifery care entitled ‘Midwifery Care in Continuity of Care (CoC) on Mrs. N.F aged 23 years G1P0A0 at UPTD Puskesmas Duren’. The method used is descriptive research method with case study. The research was conducted in Banyukuning Village, Bandungan District, Semarang Regency. The subjects in this study were pregnant women Mrs N.F Age 23 Years G1P0A0. The instrument used was the SOAP method. Data collection techniques used are observation, interview, and documentation. The results of midwifery care are in pregnancy midwifery care in Mrs N.F subjective data at the first and second visits there were no complaints. On the third visit there were complaints of frequent urination. The problem that arises in the case of Mrs N.F during pregnancy is at visit 3, namely frequent urination so that the needs that arise are IEC on the causes of frequent urination in pregnant women TM 3 and moral support. Potential diagnoses and identification of immediate treatment are not found. The management given to Mrs S's pregnancy care is appropriate. Midwifery care for delivery in Mrs. N.F aged 23 years was carried out by SC at Bina Kasih Ambarawa Hospital. The baby was born at 13.00 WIB with male gender. Postpartum midwifery care in Mrs N.F has not met the standard, which has only been carried out 3 times. The first visit was on 3 August 2024, the second visit was on 21 March 2024 via VIA WA and the third visit was on 25 August 2024. During the visit there were no complications found in Mrs N.F. In midwifery care By. Mrs N.F is given by assessing the focus data, namely subjective data and objective data, determining assessment, carrying out management including planning, implementation and evaluation. So that there is no gap between theory and practice. During the newborn period, visits were not carried out according to the standard, namely only 3 visits. It is hoped that the results of this case study can be used as a reference to add insight and knowledge about midwifery care in pregnant women, maternity, puerperium, newborns and neonates which are carried out continuously.

 

Abstrak

Kekurangan Energi Kronis (KEK) merupakan kondisi yang disebabkan sehingga zat gizi yang dibutuhkan tubuh tidak tercukupi. Sehingga ibu hamil yang menderita KEK mempunyai resiko karena adanya ketidakseimbangan asupan gizi antara energi dan protein, kematian ibu mendadak pada masaperinatal atau resiko melahirkan bayi dengan berat bayi lahir rendah (BBLR). Berdasarkan data yang di dapatkan di Puskesmas Duren tahun 2023 yaitu terdapat kasus ibu hamil dengan KEK sejumlah 41 orang sehingga apabila jika tidak dilakukan penanganan dengan baik maka akan menyebabkan masalah bagi ibu hamil. Sehingga penulis melakukan asuhan kebidanan yang berjudul “Asuhan Kebidanan Secara Continuity Of Care (CoC) Pada Ny. N.F umur 23 tahun G1P0A0 di UPTD Puskesmas Duren”. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif dengan studi penelaahan kasus (Case Study). Tempat penelitian dilakukan di Desa Banyukuning Kecamatan Bandungan Kab.Semarang. Subjek dalam penelitian ini adalah ibu hamil Pada Ny. N.F Umur 23 Tahun G1P0A0. Instrumen yang digunakan adalah metode SOAP. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil  asuhan kebidanan adalah pada asuhan kebidanan kehamilan pada Ny. N.F data subjektif pada kunjungan pertama dan kedua tidak ada keluhan. Pada kunjungan ketiga terdapat keluhan sering kencing. Pada data objektif didapatkan Hasil  Hb 11. Masalah yang muncul pada kasus Ny. N.F saat hamil terdapat pada kunjungan 3 yaitu sering kencing sehingga kebutuhan yang muncul adalah KIE penyebab sering kencing pada ibu hamil TM 3 dan dukungan moril. Diagnosa potensial dan identifikasi penanganan segera tidak ditemukan. Penatalaksanaan yang diberikan pada asuhan kehamilan Ny.S sudah sesuai. Asuhan kebidanan persalinan pada Ny. N.F umur 23 tahun dilakukan dengan SC di RS Bina Kasih Ambarawa. Bayi lahir pukul 13.00 WIB dengan jenis kelamin laki laki. Asuhan kebidanan nifas pada Ny. N.F belum memenuhi dengan standar yaitu baru dilakukan sebanyak 3 kali. Kunjungan pertama pada tanggal 3 Agustus 2024, kunjungan kedua pada tanggal 21 maret 2024 melalui VIA WA dan kunjungan ketiga pada tanggal 25 Agustus 2024 . Selama kunjungan dilakukan tidak ditemukan komplikasi – komplikasi yang ada pada Ny. N.F. Pada asuhan kebidanan By. Ny. N.F diberikan dengan melakukan pengkajian data fokus yaitu data subjektif dan data objektif, menentukan assesment, melakukan penatalaksanaan meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Sehingga tidak didapatkan kesenjangan antara teori dan praktik. Selama masa bayi baru lahir dilakukan kunjungan belum sesuai standar yaitu kunjungan hanya 3 kali. Diharapkan hasil  studi kasus ini dapat digunakan sebagai referensi untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang asuhan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan neonatus yang dilakukan secara berkesinambungan.

References

Amru., S. (2013). Sinopsis Obstetri Rustam Mochtar jilid 1. EGC.

Depkes RI. (2015). Profil Kesehatan Indonesia 2015.

Diana, S. (2017). Model Asuhan Kebidanan Continuity Of Care. Ed.1. CV Kekata Group.

IBI. (2016). Buku Acuan Midwifery Update 2016. Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia.

Indrayani, & Moudy, D. (2016). Buku Update: Asuhan Persalinan dan Bayi Baru Lahir. Trans Info Madia.

Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia 2018.

Kusmiyati, Y., & Wahyuningsih, H. P. (2015). Asuhan Ibu Hamil. Fitramaya.

Manuaba, D. (2015). Pengantar Kuliah Obstetri. EGC.

Manuaba, I. A. C., Manuaba, I. B. G. F., & Manuaba, I. B. (2018). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB untuk Pendidikan Bidan. EGC.

Mufdlilah. (2017). Panduan Asuhan Kebidanan Ibu Hamil. Nuha Medika.

Munthe, J. (2019). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Berkesinambungan (Continuity of Care). Trans Info Media.

Nugroho, T. (2015). Patologi Kebidanan. Nuha Medika.

Nurhasiyah, S., & Sukma, F. (2017). Asuhan Kebidanan pada neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra Sekolah. EGC.

Prawirohardjo, S. (2016). Ilmu Kebidanan. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Safitri, Y. (2016). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Motivasi Terhadap Kemandirian Ibu Nifas dalam Perawatan Diri Selama Early Postpartum.

Saifuddin, A. B. (2010). Ilmu Kandungan. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Sembiring, J. B. (2019). Asuhan Neonatus, Bayi, Balita, Anak Pra Sekolah. Deepublish.

Sudarti. Khoirunnisa, E. (2010). Asuhan Kebidanan Neonatus Bayi dan Anak Balita. Nuha Medika.

Wagiyo, & Putrono. (2016). Asuhan Keperawatan Antenatal, Intranatal dan Bayi Baru Lahir Fisiologis dan Patologis. Andi Offset.

Walyani, E. ., & Purwoastuti, T. E. (2015). Asuhan Kebidanan Masa Nifas & Menyusui. Pustaka Baru Press.

Yanti, D., & Sundawati, D. (2014). Asuhan Kebidanan Masa Nifas Belajar Menjadi Bidan Profesional. Refika Aditama

Downloads

Published

2024-12-19

How to Cite

Lutfiyah, E., & Veftisia, V. (2024). Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny”N.F” Umur 23 Tahun di UPTD Puskesmas Duren. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 3(2), 3060–3071. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/1073