Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. M Umur 18 Tahun di PMB Deni Rahmawati
Abstract
The MMR in Semarang Regency in 2021 experienced a significant increase compared to 2020, if in 2020 it was 75.8 per 100,000 KH (7 cases), then in 2021 it will increase to 95.32 per 100,000 KH (10 cases). The greatest number of maternal deaths occurred in mothers aged > 35 years (5 cases), mothers aged 20-35 years (1 case) and mothers aged < 20 years (1 case). The highest mortality occurred during the delivery period (4 cases) and the postpartum period (3 cases).In order to accelerate the achievement of the target of reducing maternal mortality and infant mortality, Indonesia has a program that focuses on continuous midwifery services (Continuity of Care). Continuity of care in Indonesian can be interpreted as continuous care starting from pregnancy, childbirth, newborn care, postpartum care, neonate care and quality family planning services which, if implemented completely, are proven to have high leverage in reducing mortality and morbidity rates. which has been planned by the government (Diana, 2017). The method in this research is the case study method. Where researchers get information directly from patients based on Continuity of Care for pregnant women, giving birth, newborns, postpartum and family planning. Through the Varney and SOAP approaches. Results: Based on the results of a case study based on Continuity of Care from pregnancy to family planning counseling, it was found that midwifery care for Mrs. M during pregnancy, childbirth, newborns, postpartum and family planning was in accordance with theory and there were no gaps. Comprehensive midwifery care has been carried out on Mrs. M aged 18 years from pregnancy, childbirth, newborns, postpartum and family planning. The results show that the management is in accordance with theory and facts.
Abstrak
AKI di Kabupaten Semarang 2021 mengalami peningkatan yang signifikan bila dibandingkan Tahun 2020, bila di Tahun 2020 yaitu sebanyak 75,8 per 100.000 KH (7 kasus) maka pada Tahun 2021 naik menjadi 95,32 per100.000 KH (10 kasus). Kematian ibu terbesar terjadi pada ibu pada usia > 35 tahun (5 kasus), usia ibu 20–35 tahun (1 kasus) dan usia ibu < 20 tahun (1 kasus). Kematian tertinggi terjadi pada masa bersalin (4 kasus) dan masa nifas (3 kasus). Dalam rangka mempercepat pencapaian target penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi, Indonesia memiliki program yang sudah terfokus pada pelayanan kebidanan yang berkesinambungan (Continuity of Care). Continuity of care dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai perawatan yang berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, asuhan bayi baru lahir, asuhan postpartum, asuhan neonatus dan pelayanan KB yang berkualitas yang apabila dilaksanakan secara lengkap terbukti mempunyai daya ungkit yang tinggi dalam menurunkan angka mortalitas dan morbiditas yang sudah direncanakan oleh pemerintah (Diana,2017). Metode dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Peneliti mendapatkan informasi langsung dari pasien dengan berbasis Continuity of Care pada ibu hamil, bersalin,, bayi baru lahir, nifas dan KB. Berdasarkan hasil studi kasus berbasis Continuity of Care mulai dari kehamilan hingga konseling KB didapatkan hasil bahwa asuhan kebidanan pada Ny.M selama masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan KB telah dilakukan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny.M Umur 18 tahun dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan KB didapatkan hasil bahwa penatalaksanaan sudah sesuai dengan teori dan fakta.
References
Asiyah, Nor dkk (2017) Perawatan Tali Pusat Terbuka Sebagai Upaya mempercepat Pelepasan Tali Pusat. Jurnal Kesehatan Indonesia : StikesMuh Kudu
Aspar, dkk (2020) Pengaruh Mengkonsumsi Ikan Gabus Terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas. Jurnal Kesehatan Vol 1 No 1
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2014. Asuhan Persalinan Normal. Jakarta : Jaringan Nasional Pelatihan Klinik-Kesehatan reproduksi (JNPK- KR)
Dewi, Sofia, Familia, & Digi. (2010). Hidup Bahagia dengan Hipertensi. Yogyakarta: A+Plus Book.
Diana, S. (2017). Model Asuhan Kebidanan . Surakarta: CV Kekata Group.
Elisa Ulfiana, Triana Sri Hardjanti, M. R. (2022). Pemberdayaan Keluarga Dalam Perawatan Nifas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Stikes Pemkab Jombang, VIII(2), 287–294. https://journal.stikespemkabjombang.ac.id/index.php/jpm/article/view/1221
Ernita, 2018. Komparasi Tiga Metode Waktu Penjepitan Tali pusat terhadap Hematologi Sel Darah Merah Bayi Baru Lahir. Jurnal Ilmiah Kebidanan STIKES Indonesia Maju
Gustirini, R. (2019). Suplementasi Kalsium Pada Ibu Hamil Untuk Mengurangi Insidensi Preeklampsia Di Negara Berkembang. Jurnal Kebidanan, 8(2), 151. https://doi.org/10.26714/jk.8.2.2019.151-160
Kemenkes RI. 2017. Data dan Informasi Kesehatan Profil Kesehatan Indonesia.
Prawirohardjo, S. (2014). Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo (Ed.4). Jakarta: Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Ria Gustini, 2019. Suplementasi Kalsium pada Ibu Hamil untuk mengurangi Insidensi pre Eklamsi di Negara Berkembang . Jurnal Kebidanan , 8 (2), 2019, 151-160
Rusmilia, Dewi. 2022. Counter Pressure Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Persalinan (Evidence Based Case Report). Jurnal keseahtan Siliwangi : Vil 3 No. 2 Tahun 2022
Sukamti, S., & Riono, P. (2015). Pelayanan Kesehatan Neonatal Berpengaruh Terhadap Kematian Neonatal Di Indonesia (Analisis Data Riskesdas 2010). Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan, 2(2), 11–19.
Sondakh, J. J.2016. Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi baru Lahir. Malang: Penerbit Erlangga.
Tanmoun, N. (2013). The Hematological Status between Early and Delayed Cord Clamping after Normal Delivery in Term Infants at Damnoen Saduak Hospital. Thai Journal of Obstetrics and Gynaecology, 21(2), 63–71. https://he02.tci-thaijo.org/index.php/tjog/article/view/8554
Tando, 2016. Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi, dan Anak Balita. Jakarta: EGC
Tulas dan Bataha (2017) Hubungan perawatan luka perineum dengan perilaku personal hygiene ibu post partum di Rumah Sakit Pancaran Kasih GMIM Manado. Jurnal Kesehatan Volume 5 No. 1
Umbarsari, D. (2017). Efektifitas Pijat Oksitosin Terhadap Pengeluaran Asi Di Rsia Annisa Tahun 2017. JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 1(1), 11–17. https://doi.org/10.33006/ji-kes.v1i1.47
Yuliawati (2019) Upaya Mempercepat Proses Involusi Uterus dan Memperlancar ASI dengan Pijat Oksitosin. Jurnal Kesehatan Vol 1 No.1