Penyuluhan Tehnik Baby Massage pada Bayi dan Balita

Authors

  • Sekar Sari Annasiyah Universitas Ngudi Waluyo
  • Heni Setyowati Universitas Ngudi Waluyo
  • Nani Sunaryati Universitas Ngudi Waluyo
  • Martiningsih Universitas Ngudi Waluyo
  • Dhini Kusumastuti Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Pijat Bayi, Bayi

Abstract

The growth and development of children is very important and an aspect that must be taken seriously from an early age. One of the causes of weight problems is a child's decreased appetite. Efforts that can be made to optimize the baby's weight are in addition to the nutrition provided by the mother and one other way is the need for stimulus stimulation or what is commonly known as baby massage. Baby massage is a direct contact touch therapy with the body that can provide a sense of security and comfort to the baby. Touch and hugs from a mother are a baby's basic needs. If baby massage is done regularly, it will increase catecholamine hormones (epinephrine and norepinephrine) which can stimulate growth and development because they can increase appetite, increase body weight, and stimulate the development of brain structure and function. The aim of this activity is to provide complementary baby massage therapy to healthy babies and toddlers which is carried out directly to mothers who have babies and toddlers in Karangtengah village. This community service method is carried out directly by providing counseling on baby massage techniques. Participants were 20 mothers who had babies and toddlers. The activity began with a pretest followed by providing material with lectures, discussions and demonstrations. The pretest results showed that 7 people (35%) had good knowledge of the mother's knowledge before carrying out baby massage techniques and 13 people (65%) had poor knowledge. The post test results after carrying out the baby massage technique showed an increase in knowledge of 20 people (100%) with good knowledge. The conclusion from the results of this activity was an increase in knowledge before and after the intervention.

 

Abstrak

Pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan hal yang sangat penting dan salah satu aspek yang harus diperhatikan secara serius sejak usia dini. Salah satu penyebab permasalahan berat badan adalah nafsu makan anak yang turun. Upaya yang dapat dilakukan dalam mengoptimalkan berat badan pada bayi di samping nutrisi yang diberikan oleh ibu dan salah satu cara lain perlu adanya rangsangan stimulus atau yang biasa di kenal dengan pijat bayi. Pijat bayi merupakan terapi sentuh kontak langsung dengan tubuh yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman pada bayi. Sentuhan dan pelukan dari seorang ibu adalah kebutuhan dasar bayi. Jika pijat bayi dilakukan secara teratur akan meningkatkan hormon katekolamin (epinefrin dan norepinefrin) yang dapat memicu stimulasi tumbuh kembang karena dapat meningkatkan nafsu makan, meningkatkan berat badan, dan merangsang perkembangan struktur maupun fungsi otak. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan terapi komplementer baby massage pada bayi dan balita sehat yang dilakukan secara langsung disampaikan kepada ibu yang mempunyai bayi dan balita di desa karangtengah. Metode pengabdian masyarakat ini yang dilakukan secara langsung dengan memberikan penyuluhan tehnik baby massage. Peserta sebanyak 20 ibu yang memiliki bayi dan balita. Kegiatan diawali dengan pretest dilanjutkan pemberian materi dengan ceramah, diskusi dan demonstrasi. Hasil pretest didapatkan pengetahuan ibu sebelum dilakukan tehnik baby massage berpengetahuan baik sebanyak 7 orang (35%) dan masih ada 13 orang (65%) berpengetahuan kurang baik. Hasil post test setelah dilakukan tehnik baby massage terjadi peningkatan pengetahuan sebanyak 20 orang (100%) berpengetahuan baik. Simpulan dari hasil kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan intervensi.

References

Amri, S. (2022). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Terhadap Pijat Bayi di BPM Wulansari Kecamatan Binjai Timur Kotamadya Binjai tahun 2019. Jurnal Maternitas Kebidanan, 5(1), 76–81. https://doi.org/10.34012/jumkep.v5i1.1135

Carolin, B. T., Suprihatin, S., & Agustin, C. (2020). Pijat bayi dapat menstimulus peningkatan berat Badan pada Bayi. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 10(02), 28–33.

Harahap, N. R. (2019). Pijat Bayi Meningkatkan Berat Badan Bayi Usia 0-6 Bulan. Jurnal Kesehatan Prima, 13(2), 99. https://doi.org/10.32807/jkp.v13i2.226

Karlinah, N., Irianti, B. I., Dwitavianty, D., & Asmita, W. W. (2023). Nelly Karlinah: Menstimulasi Tumbuh Kembang Anak Melalui Pelatihan Pijat Bayi Bagi Ibu dan Kader Posyandu. Jurnal Medika Medika, 2(2), 25–31.

Lisviarose, L., Susanti, K., & Fitria, N. (2024). Buku Pijat Bayi. In Eureka Media Aksara. Eureka Media Aksara.

Nofita Sari, Siti Muawanah, & M. Zuhal Purnomo. (2023). Analisis Pengetahuan Ibu Dengan Praktik Pijat Bayi Umur 3-12 Bulan. Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja, 8(1), 9–16. https://doi.org/10.52235/cendekiamedika.v8i1.209

Rabbani, L. (2021). Literature Review: Pengaruh Baby Massage terhadap Hyperbilirubinemia pada Bayi Kuning. Universitas Muhammadiyah Malang.

siagian, R., devi, K., nazara, L., & Arta Kabanjahe, Stik. (2024). MEWUJUDKAN GENERASI EMAS DENGAN OPTIMALISASI BOUNDING ATTACHMENT MELALUI PIJAT BAYI OLEH IBU & KADER POSYANDU DI DESA LINGGA KECAMATAN SIMPANG EMPAT KABUPATEN KARO.

Downloads

Published

2024-12-19

How to Cite

Annasiyah, S. S., Setyowati , H., Sunaryati, N., Martiningsih, & Kusumastuti, D. (2024). Penyuluhan Tehnik Baby Massage pada Bayi dan Balita. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 3(2), 2659–2669. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/1095