Akupresure Efektif untuk Mengurangi Nyeri Haid

Authors

  • Heryn Mandala Putri Universitas Ngudi Waluyo
  • Yuni Frischila Barnabas Universitas Ngudi Waluyo
  • Hasna Universitas Ngudi Waluyo
  • Yati Asmukyati Universitas Ngudi Waluyo
  • Kartika Sari Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Nyeri Haid, Akupresure

Abstract

Menstrual pain or dysmenorrhea is one of the problems often experienced by young women during menstruation. Dysmenorrhea can cause symptoms such as dizziness, cold sweats, and even fainting. If not treated quickly, it can affect a person's consciousness and even affect heart rhythm. Menstrual pain can be treated in pharmacological and non-pharmacological ways. One of the recommended non-pharmacological therapies is acupressure. The purpose of this activity is to introduce acupressure to adolescents as a solution to overcome menstrual pain. The method used in carrying out community service is Hybrid Learning. Community Service will be carried out in 3 stages, namely the First Stage is preparing by collaborating with partners. The Second Stage is the implementation stage, before the counseling is carried out, a pretest is carried out to explore adolescent knowledge. Furthermore, education and training on menstrual pain acupressure are carried out by directly practicing menstrual pain acupressure. The Third Stage is evaluating by providing a posttest and direct interviews and ending with making an activity report. From the results of Community Service, it was found that this activity was attended by 20 adolescents. Before the counseling on menstrual pain acupressure was conducted, it was found that most of the adolescents' knowledge was in the poor category, namely 14 people (70%) and after the counseling, 20 adolescents' (100) had good knowledge. There was an influence of education using Leaflets and Demonstrations on adolescents' knowledge of menstrual pain acupressure (p value = 0.000). It can be concluded that there was an increase in knowledge before and after counseling on acupressure. It is hoped that health workers will improve health promotion programs on how to overcome dysmenorrhea in adolescents non-pharmacologically, especially acupressure.

Abstrak

Nyeri haid atau dismenore adalah salah satu masalah yang seringkali dialami oleh wanita muda ketika menstruasi. Disminore bisa menyebabkan gejala seperti pusing, keringat dingin, bahkan sampai pingsan. Jika tidak ditangani dengan cepat, hal ini dapat berdampak pada kesadaran seseorang dan bahkan memengaruhi irama jantung. Penanganan nyeri haid dapat dilakukan dengan cara yaitu, secara farmakologi dan non farmakologi. Adapun terapi non farmakologi yang dianjurkan salah satunya yaitu akupresur. Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan akupresure kepada remaja sebagai Solusi dalam mengatasi nyeri haid. Metode yang digunakan dalam melakukan pengabdian masyarakat yaitu Hybrid Learning. Pengabdian Masyarakat akan dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu Tahap Pertama melakukan persiapan dengan cara melakukan kerja sama dengan mitra. Tahap Kedua tahap pelaksanaan, sebelum dilakukan penyuluhan, dilakukan pretest untuk menggali pengetahuan remaja. Selanjutnya dilakukan edukasi dan pelatihan akupresure nyeri haid dengan mempraktekkan langsung akupresure nyeri haid. Tahap Ketiga Melakukan evaluasi dengan cara memberikan posttest dan wawancara secara langsung dan diakhiri dengan membuat laporan kegiatan. Dari hasil pengabdian Masyarakat didapatkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 20 orang remaja. Sebelum dilakukan penyuluhan mengenai akupresure nyeri haid didapatkan sebagian besar pengetahuan  remaja dalam kategori kurang yaitu sebanyak 14 orang (70%) dan setelah dilakukan penyuluhan remaja memiliki pengetahuan dengan kategori baik sebanyak 20 orang (100)%. Terdapat pengaruh edukasi menggunakan Leaflet dan Demonstrasi terhadap pengetahuan remaja mengenai akupresure nyeri haid (p value=0,000). Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyeluhan mengenai akupresure.  Diharapkan tenaga kesehatan meningkatkan program promosi kesehatan mengenai cara mengatasi disminore pada remaja secara non farmokologi terutama akupresure.

References

Afifah, I., Hardiyanti, P., & Sari, K. (2023). KombinasiAkupresurTitik LI4, PC6(Neiguan), LR3 (Taichong) dan SP6(San yin jiao)untuk Mengatasi Nyeri Disminorheapada Remaja di Desa Kesesi. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 2(2), 1025–1033.

Andriani, D., Hartinah, D., & Prabandari, D. W. (2021). PENGARUH PEMBERIAN JAHE MERAH TERHADAP PERUBAHAN NYERI DISMINORHEA. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 12(1), 171. https://doi.org/10.26751/jikk.v12i1.920

Anggaraeni, K. R. T., Harditya, K. B., & Wahyuningsih, N. N. S. (2023). PENGARUH EDUKASI TERHADAP PEMAHAMAN SISWA TENTANG MANAJEMEN NYERI HAID/DISMINORE DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK AKUPRESUR DAN MINUMAN JAHE PADA SISWA SMK KESEHATAN PGRI DENPASAR. Bali Medika Jurnal, 10(1), 22–30. https://doi.org/10.36376/bmj.v10i1.322

Anggraini, M. A., Lasiaprillianty, I. W., & Danianto, A. (2022). Diagnosis dan Tata Laksana Dismenore Primer. Cermin Dunia Kedokteran, 49(4), 201–206. https://doi.org/10.55175/cdk.v49i4.219

Cha, N. H., & Sok, S. R. (2016). Effects of Auricular Acupressure Therapy on Primary Dysmenorrhea for Female High School Students in South Korea. Journal of Nursing Scholarship, 48(5), 508–516. https://doi.org/10.1111/jnu.12238

Dzia, A. G. (2021). Akupresur Untuk Dismenore: Study Literature Review [Skripsi]. Universitas Muhammadiyah Magelang.

Husaidah, S. (2021). PENGARUH TERAPI AKUPRESUR TERHADAP INTENSITAS NYERI HHAID (DISMENORE) PADA MAHASISWA KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN MITRA BUNDA 2020. Jurnal Sehat Mandiri, 16(1), 72–81. https://doi.org/10.33761/jsm.v16i1.328

Jatnika, G., Badrujamaludin, A., & Yuswandi, Y. (2022). Pengaruh terapi akupresur terhadap intensitas nyeri dismenore. Holistik Jurnal Kesehatan, 16(3), 263–269. https://doi.org/10.33024/hjk.v16i3.7290

Khamidah, & Sofiyanti, I. (2023). Akupresure untuk Mengatasi Dismenore pada Remaja Putri. Journal of Holistics and Health Science, 5(1), 155–165. https://doi.org/10.35473/jhhs.v5i1.266

Masruroh, Cahyaningrum, Widayati, & Hapsari Windayanti. (2023). Ibm Edukasi Kesehatan Teknik Akupresur untuk Mengurangi Nyeri Haid pada Remaja. INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE), 5(1), 23–28. https://doi.org/10.35473/ijce.v5i1.2307

Sari, I. D., & Listiarini, U. D. (2021). Efektivitas Akupresur dan Minuman Jahe terhadap Pengurangan Intensitas Nyeri Haid/Dismenore Pada Remaja Putri. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 215. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i1.1154

Walidaini, R. (2022). Pengaruh Akupresur terhadap Nyeri Haid pada Remaja di SMA 08 Pekanbaru. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 7(1), 87–95. https://doi.org/10.51933/health.v7i1.787

Wulandari, S. (2021). Pengaruh Pemberian Kunyit Asam terhadap Penurunan Nyeri Dismenorea pada Remaja Putri [Doctoral Dessertation]. Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

Downloads

Published

2024-12-19

How to Cite

Heryn Mandala Putri, Frischila Barnabas , Y., Hasna, Asmukyati, Y., & Sari, K. (2024). Akupresure Efektif untuk Mengurangi Nyeri Haid. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 3(2), 2721–2728. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/1107