Studi Literatur: Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil

Authors

  • Dona Rande Bua Universitas Ngudi Waluyo
  • Dewi Muawanah Universitas Ngudi Waluyo
  • Dewi Maryani Universitas Ngudi Waluyo
  • Diana Novita Sari Universitas Ngudi Waluyo
  • Fentisari Universitas Ngudi Waluyo
  • Purniyati Universitas Ngudi Waluyo
  • Rumishi Universitas Ngudi Waluyo
  • Titiek Nur Lincayanti Universitas Ngudi Waluyo
  • Yuli Arianti Universitas Ngudi Waluyo
  • Dayu Kartika Sari Rusanti Universitas Ngudi Waluyo
  • Ida Sofiyanti Universitas Ngudi Waluyo

Abstract

Nearly half of all pregnant women in the world suffer from anemia, especially in developing countries. The condition of pregnant women with anemia can be influenced by direct and indirect factors. Direct factors are factors that influence hemoglobin levels in pregnant women including consumption of Fe tablets, nutritional status, infection. . Anemia in pregnant women occurs due to an increase in the number of plasma and erythrocytes. A threefold increase in the number of erythrocytes in plasma will cause a decrease in the hemoglobin hematocrit ratio and increase the risk of physiological anemia. Anemia also causes low physical abilities because the body's cells do not receive enough oxygen supply. In pregnant women, anemia  increases the frequency of complications in pregnancy and childbirth.

 

Abstrak

Hampir separuh dari seluruh ibu hamil di dunia menderita anemia, terutama di negara-negara berkembang. Kondisi ibu hamil dengan anemia dapat di pengaruhin oleh factor langsung dan tidak langsung. Faktor langsung adalah factor yang mempengaruhi kadar hemoglobin pada ibu hamil meliputi Konsumsi tablet Fe, status gizi dan infeksi. . Anemia pada ibu hamil terjadi karena adanya peningkatan jumlah plasma dan eritrosit. Peningkatan plasma sebanyak tiga kali pada jumlah eritrosit akan menyebabkan penurunan perbandingan hemoglobin hematocrit dan meningkatkan resiko anemia fisiologis. Anemia juga menyebabkan rendahnya kemampuan jasmani karena sel-sel tubuh tidak cukup mendapat pasokan oksigen. Pada wanita hamil,anemia meningkatkan frekuensi komplikasi pada kehamilan dan persalinan. Tujuan dari literatur reviuw ini adalah untuk menganalisa hasil penelitian yang berfokus pada anemia pada kehamilan. Metode yang dilakukan dengan pencarian jurnal dengan penelusuran internet dari data base google scholar. Kesimpulan: Proporsi ibu hamil yang mengalami anemia ada hubungan signifikan dengan factor tidak langsung dan langsung.

References

Sariestya, R. dan Etin, R., 2018. Analisis penyebab terjadinya anemia pada ibu hamil. Jurnal Media Informasi , 14 (1), hal.51-57.

Kurniawati, S., Pasiriani, N. and Arsyawina, A., 2023. Pengaruh Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Dan Pola Makan Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester II Di Wilayah Kerja Puskesmas Long Ikis. Journal of Comprehensive Science (JCS), 2(1), pp.368-376.

Safitri, M.E. and Rahmika, P., 2022. Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Ibu Hamil. Journal Healthy Purpose, 1(2), pp.58-67.

Yuliastuti, M.E., Rahayu, S.Y., Cynthia, C., Khairiyah, M. and Hasyim, H., 2024. Prevalensi dan Faktor Risiko Anemia pada Trimester Pertama, Kedua dan Ketiga Kehamilan di Indonesia: Tinjauan Sistematis. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 14(2), pp.725-736.

Yunika, R.P., 2021. Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia Dengan Kepatuhan Minum Tablet Tambah Darah Pada Ibu Hamil Trimester III. Nutriology: Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan, 2(2), pp.1-7

Downloads

Published

2024-12-19

How to Cite

Dona Rande Bua, Dewi Muawanah, Dewi Maryani, Diana Novita Sari, Fentisari, Purniyati, Rumishi, Titiek Nur Lincayanti, Yuli Arianti, Dayu Kartika Sari Rusanti, & Sofiyanti, I. (2024). Studi Literatur: Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 3(2), 2842–2848. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/1159