Asuhan Kebidanan Continuity of Care (CoC) pada Ny. AK Umur 28 Tahun G2P1A0

Authors

  • Yohana Elika Pilihanti Universitas Ngudi Waluyo
  • Kartika Sari Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Asuhan Kebidanan Berkelanjutan, Kehamilan, Persalinan, Nifas, BBL dan KB

Abstract

Maternal and child health is the foundation for creating a superior generation of the nation. The government's efforts to reduce MMR and IMR include continuous and comprehensive care. Continuity of Care in midwifery is a series of continuous and comprehensive services starting from pregnancy, childbirth, postpartum, Newborn care (BBL), and Family Planning (KB) services that connect the health needs of women and the personal circumstances of each individual (Ningsih, 2017). The method in this research is descriptive in the form of a case study, namely examining a problem through a case consisting of a single unit. The single unit in question can contain 1 person, a group of residents affected by a problem. The author carried out monitoring of pregnant women once during the second trimester and 2 times in the third trimester. The monitoring results obtained were complaints in the third trimester in the form of back pain which was physiological. Normal vaginal delivery on April 09 2025 at 05.05pm, male gender. The author carried out KF 2 to KF 4 care well without any problems. The mother used Lactational Amenorrhea Method (LAM) contraception and found no problems. In the future, the patient plans to use Intra Uterine Device (IUD) as a contraceptive. Care has been provided comprehensively and there is no gap between theory and cases in Mrs. AK and By. Mrs. AK. The case study was taken was in the Karang Gondang Village. Case study time is when the case is taken (Nizamuddin & Azan, 2021). Taking case studies starts from 1 November 2024 – 21 Mei 2025.

 

Abstrak

Kesehatan ibu dan anak merupakan pondasi dalam mewujudkan generasi bangsa yang unggul. Upaya pemerintah dalam menurunkan AKI dan AKB yaitu dengan asuhan berkelanjutan (Continuity of Care). Continuity of Care dalam kebidanan adalah serangkaian kegiatan pelayanan yang berkelanjutan dan menyeluruh mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, pelayanan Bayi Baru Lahir (BBL) serta pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang menghubungkan kebutuhan kesehatan perempuan dan keadaan pribadi setiap individu (Ningsih, 2017). Metode dalam penelitian ini diskriptif yang berupa studi penelaahan kasus (case study) yaitu meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal. Unit tunggal yang dimaksud dapat berisi 1 orang, sekelompok penduduk yang terkena suatu masalah. Pemantauan ibu hamil dilakukan penulis sebanyak 1x di trimester II dan 2x di trimester III. Hasil pemantauan yang didapatkan adalah keluhan pada trimester III berupa nyeri punggung yang merupakan hal fisiologis. Persalinan secara normal pervaginam tanggal 9 April 2025 pukul 17.05 WIB, jenis kelamin laki-laki. Asuhan KF 2 sampai KF 4 penulis laksanakan dengan baik tanpa masalah. Ibu menggunakan KB alami Metode Amenore Laktasi (MAL) dan tidak ditemukan masalah. Namun ke depannya, pasien berencana akan menggunakan KB IUD sebagai alat kontrasepsi. Asuhan telah diberikan secara komprehensif dan tidak terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada Asuhan Berkelanjutan Ny. AK dan By. Ny. AK. Pada kasus ini lokasi pengambilan studi kasus dilakukan di Desa Karang Gondang. Waktu studi kasus adalah mulai 1 November 2024 – 21 Mei 2025.

References

Amarina, A. R., dkk. (2021). Pengaruh kombinasi senam kegel dan relaksasi nafas dalam terhadap nyeri luka perineum pada ibu nifas. https://doi.org/10.32807/jmu.v3i2.113

Anggraini. (2014). Asuhan kehamilan berbasis bukti. Jakarta.

Arief. (2009). Neonatus dan asuhan keperawatan anak. Yogyakarta: Nuha Medika.

Ayuningtyas. (2019). Terapi komplementer dalam kebidanan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

David, W., Carel, & Maxwell, J. (2010). Asuhan kebidanan pada ibu hamil. Yogyakarta.

Dewi. (2011). Asuhan kehamilan untuk kebidanan. Jakarta: Salemba.

Dinkes Provinsi Jawa Tengah. (2018). Profil kesehatan Jawa Tengah. Semarang: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Djusar, S. (2016). Asuhan kehamilan pada ibu hamil. Yogyakarta.

Fitriana. (2018). Asuhan persalinan konsep persalinan secara komprehensif dalam asuhan kebidanan. Yogyakarta: PT Pustaka Baru.

Hadayati. (2010). Asuhan kebidanan pada persalinan. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

JNPK-KR. (2009). Asuhan persalinan normal. Jakarta.

Julizar, & Muslim. (2021). Efektivitas pemberian ASI eksklusif dan non ASI eksklusif terhadap perkembangan bayi di Syamtalira Aron, Aceh Utara. Jurnal, 5(1), Januari 2021. https://digilib.unaja.ac.id

Kusmiyati. (2010). Perawatan ibu hamil asuhan ibu hamil. Yogyakarta: Fitramaya.

Kusmiyati, Y. W. (2010). Perawatan ibu hamil. Yogyakarta: Penerbit Fitramaya.

Kusyanti, E., dkk. (2012). Efektivitas teknik relaksasi nafas dalam terhadap tingkat nyeri persalinan kala I di wilayah kerja Puskesmas Tlogosari Wetan Semarang tahun 2012. Jurnal Kebidanan.

Marmi. (2011). Asuhan kebidanan pada masa nifas "Puerperium Care". Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Marmi, K. R. (2015). Asuhan neonatus bayi balita dan anak pra sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Marni, S. (2012). Asuhan kebidanan pada persalinan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Mochtar, R. (2012). Sinopsis obstetrik. Jakarta: EGC.

Munthe, J. (2019). Buku ajar asuhan kebidanan berkesinambungan (Continuity of Care). Jakarta: Trans Info Media.

Muslihatun. (2010). Asuhan kebidanan persalinan dan bayi baru lahir. Yogyakarta.

Mustikana, I., dkk. (2022). Pentingnya pengetahuan ibu hamil trimester III tentang tanda bahaya pada masa nifas.

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurhayati. (2019). Asuhan kebidanan pada kehamilan. Yogyakarta: CV Andi Offset.

Nurjasmi, E. (2016). Buku acuan midwifery update 2016. Jakarta: Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia.

Nurasih, D. (2012). Asuhan persalinan normal bagi bidan. Bandung: PT Refika Aditama.

Pratiwi, F. D., & Isnawati. (2015). Gambaran pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan di Puskesmas Caringin Kabupaten Bogor tahun 2015. https://doi.org/10.32832/hearty.v5i1.1053

Prawirohardjo. (2010). Buku acuan nasional pelayanan kesehatan maternal dan neonatal. Jakarta: PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Prawirohardjo. (2016). Ilmu kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Purwoastuti. (2016). Asuhan kebidanan pada ibu nifas. Jakarta.

Rohani, D. (2011). Asuhan kebidanan pada masa persalinan. Jakarta: Salemba Medika.

Rukiah, D. (2011). Asuhan kebidanan ibu nifas. Jakarta: EGC.

Rukiyah, dkk. (2012). Asuhan kebidanan II (persalinan). Jakarta: Trans Info Media.

Sarwono. (2009). Buku acuan nasional pelayanan kesehatan maternal dan neonatal. YBP-SP.

Sudarti, dkk. (2010). Asuhan neonatus bayi dan balita. Jakarta.

Sulistyawati. (2009). Asuhan kebidanan pada masa hamil. Jakarta: Salemba Medika.

Sulistyawati. (2010). Asuhan kebidanan pada ibu bersalin. Jakarta: Salemba Merdeka.

Varney. (2007). Buku ajar asuhan kebidanan (Edisi 4). Jakarta: EGC.

Wahyuni, S. (2012). Asuhan neonatus bayi dan balita. Jakarta: EGC.

Walyani, E. S. (2012). Asuhan kebidanan pada kehamilan. Yogyakarta: PT. Pustaka Baru.

Walyani, E. S. (2016). Asuhan kebidanan persalinan dan bayi baru lahir. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Yanti, G. (2010). Buku ajar asuhan kebidanan persalinan. Yogyakarta: Pustaka Rihama.

Downloads

Published

2025-07-28

How to Cite

Yohana Elika Pilihanti, & Kartika Sari, K. S. (2025). Asuhan Kebidanan Continuity of Care (CoC) pada Ny. AK Umur 28 Tahun G2P1A0. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 4(1), 1166–1176. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/1362