Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. R Umur 36 Tahun G4P3A0 dengan Mobilisasi Dini Post Operasi Sectio Secaria (SC) di Puskesmas Penajam
Keywords:
Kebidanan Komprehensif, Mobilisasi Dini, Post Sectio CaesareaAbstract
Continuous Midwifery Care (Continuity of Care) is comprehensive maternity care provided throughout pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care, and family planning selection. Its goal is to offer support, monitoring, and early detection of potential complications for both mother and baby from pregnancy until contraceptive use. Childbirth can occur physiologically or pathologically, with pathological cases sometimes requiring surgical intervention via sectio caesarea. Globally, the average cesarean rate is 5–15% per 1,000 births. A cesarean section involves incisions in the abdominal and uterine walls to deliver the baby. Early mobilization training is crucial for faster recovery, yet some mothers hesitate to begin. Efforts to promote early mobilization are essential for optimal healing. At Penajam Community Health Center, midwifery care is delivered through home visits with tailored counseling. In the case of Mrs. R, care was provided across all stages: pregnancy (3 visits), delivery (1 visit), postpartum (4 visits), neonatal care (3 visits), and family planning (1 visit). During pregnancy, Mrs. R complained of back pain, prompting counseling on its causes, proper body mechanics, and the implications of pregnancy after age 35. Delivery was via cesarean section due to her plan for tubal ligation. Postpartum early mobilization began within 6 hours post-surgery, starting with bed rest while moving the arms, hands, toes, ankles, heels, calf muscles, and bending/shifting the legs. At 6–10 hours, she was encouraged to turn side-to-side to prevent thrombosis. By 8–12 hours, she practiced sitting, and within 24 hours, she progressed to sitting and walking—depending on complications—with full mobilization expected within 24–48 hours. On day 3 postpartum, Mrs. R experienced low breast milk production, managed with oxytocin massage. For family planning, she received counseling and opted for tubal ligation. Through Continuity of Care for Mrs. R across pregnancy, delivery, postpartum, newborn care, and family planning, midwives can enhance their professional competencies in standardized care. Additionally, maintaining proper midwifery management ensures sustained high-quality care in the future.
Abstrak
Asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity of Care) merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara menyeluruh, dimulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, perawatan bayi baru lahir, hingga pemilihan kontrasepsi. Tujuannya adalah untuk memberikan dukungan, pemantauan, dan deteksi dini terhadap potensi komplikasi yang mungkin dialami ibu dan bayi sejak masa kehamilan hingga penggunaan KB. Persalinan bisa terjadi secara fisiologis maupun patologis, persalinan patologis kadang membutuhkan Tindakan pembedahan sectio caesarea, di seluruh dunia angka rata-rata operasi caesar adalah 5–15% per 1000 kelahiran. Salah satu metode melahirkan adalah sectio caesarea, yang dilakukan dengan cara membuat sayatan untuk membuka dinding perut dan dinding uterus untuk mengeluarkan janin. Pelatihan mobilisasi dini sangat penting untuk pemulihan yang lebih cepat. Namun, ada sejumlah alasan mengapa ibu ragu untuk mulai melakukan mobilisasi dini. Upaya untuk mempercepat mobilisasi dini sangat penting untuk pemulihan yang lebih cepat. Di Puskesmas Penajam, metode asuhan kebidanan dilaksanakan melalui kunjungan rumah dengan memberikan konseling sesuai kebutuhan ibu. Pada kasus Ny. R, asuhan kebidanan diberikan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, perawatan neonatus, hingga pemilihan KB, dengan frekuensi kunjungan sebagai berikut: kehamilan (3 kali), persalinan (1 kali), nifas (4 kali), neonatus (3 kali), dan KB (1 kali). Selama kehamilan, Ny. R mengeluhkan nyeri punggung, sehingga penanganan yang diberikan meliputi konseling mengenai penyebab nyeri punggung, penerapan body mechanic yang tepat, serta dampak kehamilan di atas usia 35 tahun. Proses persalinan dilakukan melalui sectio caesarea karena rencana ibu untuk menggunakan KB Tubektomi. Pada masa nifas 6 jam dilakukan mobilisasi dini pada pasien post sectio caesarea dimulai pada 6 jam pertama dengan tirah baring sambil menggerakkan lengan, tangan, jari kaki, pergelangan kaki, tumit, otot betis, serta menekuk dan menggeser kaki. Setelah 6-10 jam, ibu dianjurkan miring kiri-kanan untuk mencegah thrombosis, lalu setelah 8-12 jam mulai belajar duduk. Dalam 24 jam, ibu dapat belajar duduk dan berjalan, tergantung ada tidaknya komplikasi, dengan batas maksimal mobilisasi 24-48 jam pascaoperasi. Pada masa nifas hari ke-3, Ny. R mengalami masalah produksi ASI yang sedikit, sehingga diberikan asuhan berupa pijat oksitosin. Sementara itu, dalam asuhan KB, ibu telah mendapatkan konseling dan memutuskan untuk menggunakan metode Tubektomi. Melalui penerapan asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity of Care) pada Ny. R selama masa hamil, bersalin, nifas, perawatan bayi baru lahir, dan KB, diharapkan bidan dapat terus meningkatkan kompetensinya dalam memberikan pelayanan sesuai standar profesi. Selain itu, penerapan manajemen kebidanan yang tepat juga perlu dipertahankan guna menjamin kualitas asuhan yang optimal di masa mendatang.
References
Admin, & Noviani Elsira. (2019). Perbedaan Kenaikan Berat Badan Pada Bayi Dengan Pemberian Asi Eksklusif Dan Asi Parsial Di Puskesmas Kalidoni Palembang. Jurnal Kesehatan Dan Pembangunan, 9(18), 60–68. https://doi.org/10.52047/jkp.v9i18.44
Afian.H. (2021). Faktor yang berhubungan dengan kenaikan berat badan bayi prematur. Sari Pediattri, 23(2), 75–81. https://www.saripediatri.org
Aristina, N. E., & Diana, I. (2023). Asuhan Persalinan Kala I Fase Laten dengan Ketuban Pecah Dini : Studi Kasus. Jurnal Kesehatan, XVI(2), 2023. https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/JBK/article/view/124
Azizah, A., Thamrin, H., & Azrida, M. (2022). Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir Normal pada Bayi Ny . N Address : Phone : Article history : Window of Midwifery Journal, 03(01), 61–69. http://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/wom/article/view/wom3107%0AAsuhan
Caesarea, S., Ibu, P., Di, B., & Abdul, R. (2025). Jurnal Kesehatan Integratif FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINDAKAN Jurnal Kesehatan Integratif. 7(1), 45–66.
Cahyono, E. A. (2023). Evaluasi Efektivitas Penggunaan Antibiotik Profilaksis Pada Pasien Bedah Caesar Di RS Brayat Minulya Surakarta. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 1–15.
Chen, G. D., Pang, T. T., Li, P. S., Zhou, Z. X., Lin, D. X., Fan, D. Z., Guo, X. L., & Liu, Z. P. (2020). Early pregnancy vitamin D and the risk of adverse maternal and infant outcomes: A retrospective cohort study. BMC Pregnancy and Childbirth, 20(1), 1–8. https://doi.org/10.1186/s12884-020-03158-6
Fauziyah, E. N., Dinengsih, S., & Choirunissa, R. (2021). Hubungan Tinggi Fundus Uteri, Kadar Gula Darah, Dan Kadar Hemoglobin Ibu Dengan Berat Badan Bayi Baru Lahir. Jurnal Kebidanan Malahayati, 7(1), 51–58. https://doi.org/10.33024/jkm.v7i1.3132
Hang, U., Pekanbaru, T., & Artikel Abstrak, H. (2022). Asuhan Kebidanan Pada Bayi Baru Lahir Dengan Kunjungan Neonatus-III Di Klinik Pratama Arrabih Kota Pekanbaru 2022 Rahma Yulia Raskita 1) dan Octa Dwienda Ristica, SKM, M. Kes 2) Program Studi D-III Kebidanan. Jurnal Kebidanan Terkini ( Current Midwifery Journal) 280 Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal, 02(November), 287. https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt
Haryanti, Y., & Amartani, R. (2021). Gambaran faktor risiko ibu bersalin diatas usia 35 tahun. Jurnal Dunia Kesmas, 10(3), 372–379. http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/index
Ischa, N. A. (2018). Analisis Faktor Penggunaan Kontrasepsi metode Operatif Wanita (MOW) Pada Wanita Usia Subur. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 6(2), 245–254. https://doi.org/10.33475/jikmh.v6i2.43
Juliani, W. (2023). Asuhan Kebidanan Pada Bayi Baru Lahir Ny . B Di Praktik Mandiri Bidan ( Pmb ) Nurwati Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris. Jurnal Kesehatan Terpadu, 2(1), 16–20.
Kasmara, D. P., & Anita, F. Y. (2023). Relationship between postpartum mothers’ knowledge about psychological adaptation during the postpartum period (taking in, taking hold dan letting go) and postpartum stress. Jurnal Ibu Dan Anak, 10(2), 52–59.
Komulawati.V. (2019). Hak Hidup Janin Dalam Proses Persalinan di Tinjau Dari profesi Dokter dan Bidan Indonesia. Jurnal Proses Hukum Pekerjaan, Vol.1.No.1, Hal : 1-10.
Larasati, D., Ashari, M. A., & Azka, A. (2024). Jurnal Sehat Indonesia. Perbandingan Apgar Score Bayi Baru Lahir Pasca Persalinan Pervaginam Spontan Dengan Stimulasi, 6 (1)(1), 113–119.
Lestari, M. A., & Antari, G. Y. (2024). Hubungan Usia dan Paritas dengan Pemilihan Kontrasepsi MOW pada Ibu Nifas. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4, 3874–3887.
Lupitasari, D. (2023). STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. “D” DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN “TARWIYAH, A.md Keb” KECAMATAN SUKOHARJO KABUPATEN PRINGSEWU. Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH), 4(2), 124–133. https://doi.org/10.30604/jaman.v4i2.1102
Luqyana, S. D., & Prabowo, A. Y. (2018). Intrauterine Fetal Death : Maternal Age as One of The Risk Factors. Medula, 7, 25–29.
Maya Saputri STIKes Hang Tuah Pekanbaru Jl Mustafa Sari No, E., & Selatan, T. (2020). Asuhan Kebidanan Ibu Nifas Pada 6 Jam S/D 6 Hari Postpartum. Jurnal Komunikasi Kesehatan, XI(1), 96.
NAPISAH, P. (2022). Intervensi Untuk Menurunkan Nyeri Post Sectio Caesarea. HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 1(2), 92–100. https://doi.org/10.51878/healthy.v1i2.1113
Nuraini, N., & Lestari, P. P. (2021). Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan. Jurnal Kesehatan, 9(3), 140–149.
Paramitha, D. S., Kirana, R., & Akbar Muhaimin MPR, A. R. (2022). Pentingnya Kualitas Komunikasi Perawat Dan Dokter Sebagai Upaya Peningkatan Kepuasan Pasien Di Rumah Sakit. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (Jksi), 7(2), 188–194. https://doi.org/10.51143/jksi.v7i2.357
Pengetahuan, H., Kontrasepsi, T., Pemilihan, D., & Panjang, K. J. (2024). JURNAL. 7(4), 822–826.
Pratiwi, A. M. (2021). Pengaruh Dukungan Suami Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Menjelang Proses Persalinan Normal di Puskesmas Natang Perumnas. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 1(1), 111–116. http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jimpk/article/view/504
Priatna, H., & Evi Nurafiah. (2020). Pengetahuan Ibu Tentang Manajemen Laktasi Dengan Perilaku Pemberian ASI Ekslusif. Jurnal Kesehatan, 9(1), 22–32. https://doi.org/10.37048/kesehatan.v9i1.118
Purwaningsih, T., Ulfah, M., & Himawan, F. (2023). Identifikasi Faktor Risiko pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Slawi Kabupaten Tegal. Jik Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(2), 257. https://doi.org/10.33757/jik.v7i2.708
Puspitasari, L., & Ernawati, E. (2020). Manfaat Body Mekanik dan Hamstring Exercise terhadap Pengurangan Nyeri Pinggang Ibu Hamil Trimester III. Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan, 7(1), 39–45. https://doi.org/10.37402/jurbidhip.vol7.iss1.72
Raiani, N. K., Budiani, N. N., Ayu, G., Utarini, E., Program, M. S., & Denpasar, P. K. (2024). HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ALAT KONTRASEPSI BAWAH KULIT ( AKBK ) DENGAN SIKAP DALAM PEMILIHAN AKBK DI UPTD. 10(2), 66–73.
Ramadani, D. A., & Nuzuliana, R. (2024). Perawatan pada bayi baru lahir normal Care in normal newborns. 2(September), 231–239.
Rangkuti, N. A., Zein, Y., Batubara, N. S., Harahap, M. A., & Sodikin, M. A. (2023). Hubungan Mobilisasi Dini Post Sectio Caesarea Dengan Proses Penyembuhan Luka Operasi Di Rsud Pandan. Jurnal Education and Development, 11(1), 570–575. https://doi.org/10.37081/ed.v11i1.4563
Raraningrum, V., & Yunita, R. D. (2021). Analisis Implementasi Continuity of Care (COC). Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida, 8(1), 11–20. https://doi.org/10.55500/jikr.v8i1.129
Rika, A. (2023). Pemberian Konseling Pada Ibu Nifas Hari Ke 29-42 Menggunakan Abpk Di Pmb Ernita Kota Pekanbaru Tahun 2022. Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal), 2, 1–6. Downloads/Elza+Fitri.pdf
Rosdiana, M., Khoiriah, A., Di, R., Herasdiana, P. M. B., & Palembang, K. (2024). Meta Rosdiana , Annisa Khoiriah. 15(1).
Safitri, B. A. (2021). Kadar Hemoglobin (Hb) Antar Trimester pada Ibu Hamil. Jaringan Laboratorium Medis, 03(02), 112. https://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/JLM/
Santoso, A. I., Firdaus, A. D., & Mumpuni, R. Y. (2022). Penurunan Skala Nyeri Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Dengan Teknik Mobilisasi Dini. Jurnal Ilmiah Media Husada, 11(1), 97–104. https://ojs.widyagamahusada.ac.id/index.php/JIK/article/view/280/217
Septiana. (2024). Asuhan Kebidanan Continuity of Care ( Coc ) Pada Ny . Z. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP …, 3(1), 225–233. https://jema.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/735%0Ahttps://jema.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/download/735/425
Septiani, S., Aisyah, S., & Afrika, E. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Continuity Of Care(Coc) Pada Pelayanan Kebidanan Diwilayah Kerja Puskesmas Simpang Rambutan Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin Tahun 2022 . Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 6(2), 108–117.
Shella Afriany, F., Nurrohmah, A., & Utami, N. (2024). Penerapan Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI di Ruang Cempaka RSUD Dr.Soehadi Pridjonegoro Sragen. The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research, 2(3), 56–65. https://doi.org/10.57213/tjghpsr.v2i1.395
Sidabukke et al. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecemasan Pada Ibu Bersalin Di Rumah Sakit Restu Medan. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 6(1), 276–284.
Sulastri, M., Nurakilah, H., Marlina, L., & Nurfikah, I. (2022). Penatalaksanaan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III Dengan Metode Kinesio Tapping Berdasarkan Standar Profesi Bidan. Media Informasi, 18(2), 145–161. https://doi.org/10.37160/bmi.v18i2.81
Sulistiawati, R., Fitriani, H., & Zakiyya, A. (2021). Edukasi Berdasarkan Status IMT Prahamil Dalam Upaya Peningkatan. Jurnal Ilmiah Bidan, 9(1), 1–10.
Tanjung, F., Effendy, I., & Utami, T. N. (2024). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kunjungan Antenatal Care (Anc) di Wilayah Kerja Puskesmas Pelabuhan Sambas Kota Sibolga Tahun 2022. Jurnal Kebidanan Khatulistiwa, 10(2), 79–90.
Wati, E., Sari, S. A., & Fitri, N. L. (2023). Penerapan Pendidikan Kesehatan tentang Tanda Bahaya Kehamilan untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Primigravida Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Purwosari Kec. Metro Utara. Jurnal Cendikia Muda, 3(2), 226–234.
Wattimena, I., & Werdani, Y. D. W. (2015). Manajemen Laktasi dan Kesejahteraan Ibu Menyusui. Jurnal Psikologi, 42(3), 231. https://doi.org/10.22146/jpsi.9911
Zahro, A. L. A., Widiyanto, A., & Isnani, N. (2022). Journal of Language and Health Volume 3 No 2 , October 2022. 3(2), 71–78.

