Asuhan Kebidanan Continuity of Care Ny. R Umur 24 Tahun di Puskesmas Wonokerto Kabupaten Pekalongan

Authors

  • Isrina Yuliati Universitas Ngudi Waluyo
  • Ari Widyaningsih Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Hamil, Bersalin, Nifas, BBL, KB.

Abstract

Continuity of care is the provision of obstetric care from pregnancy, childbirth, puerperium, neonates to decide to use birth control. This is intended as an effort to help monitor and detect possible possibilities The onset of complications that accompany the mother and baby from the time of pregnancy until the mother uses birth control. Midwifery care methods at Wonokerto Community Health Center, Pekalongan Regency and through home visits by providing counseling according to the needs of mothers. The obstetric care given to Mrs.R lasts from pregnancy, childbirth, puerperium, neonates to birth control with a frequency of pregnancy visits 3 times, childbirth 1 time, puerperium 3 times, neonates 3 times, and birth control 1 times. On Mrs.R the process of pregnancy runs physiologically, there are no problems or complications, even though in TM III the mother has back pain. There was no progress during the first stage of labor and the patient was referred to the hospital. Management has been carried out according to 60 APNs. In obstetric care, the puerperium period is normal and smooth.  In providing obstetric care for birth control, mothers have been given counseling and decided to use Implant KB Continuity of care that has been carried out on Mrs.R during pregnancy, childbirth, puerperium, newborns, and family planning obtained examination results within normal limits and no accompanying complications. It is expected that the midwife profession in providing continuous midwifery care (continuity of care) will then always apply midwifery management, maintain and improve competence in providing care according to midwifery service standards.

 

Abstrak

Asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) yaitu pemberian asuhan kebidanan sejak kehamilan, bersalin, nifas, neonatus hingga memutuskan menggunakan KB. Hal ini bertujuan sebagai upaya untuk membantu                  memantau dan mendeteksi adanya kemungkinan timbulnya komplikasi yang menyertai ibu dan bayi dari masa kehamilan sampai ibu menggunakan KB. Metode asuhan kebidanan di Wonokerto Kabupaten Pekalongan melalui kunjungan rumah dengan memberikan konseling sesuai kebutuhan ibu. Asuhan kebidanan yang diberikan pada Ny.R berlangsung dari masa kehamilan, bersalin, nifas, neonatus sampai KB dengan frekuensi kunjungan hamil sebanyak 3 kali, persalinan 1 kali, nifas 3 kali, neonatus 3 kali, serta KB sebanyak 1 kali. Pada Ny.R proses kehamilan berjalan dengan fisiologis tidak ada masalah maupun komplikasi. Proses persalinan mengalami kala I tidak ada kemajuan dan pasien dirujuk ke rumah sakit. Penatalaksanaan telah dilakukan sesuai 60 langkah APN. asuhan kebidanan masa nifas normal dan lancar. Asuhan kebidanan KB ibu telah diberikan konseling dan memutuskan menggunakan KB suntik 3 bulan. Asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) yang telah dilakukan pada Ny. R saat hamil, bersalin, masa nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana didapatkan hasil pemeriksaan dalam batas normal dan tidak ada penyulit yang menyertai. Diharapkan profesi bidan dalam memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) selanjutnya selalu menerapkan manajemen kebidanan, mempertahankan dan meningkatkan kompetensi dalam memberikan asuahan sesuai standar pelayanan kebidanan.

References

Amalia, R., & Handayani, S. (2022). Modul Konsep Kebidanan. PT. Nasya Expanding Management.

Batubara, K., & Harahap, D. (2022). Buku Ajar Konsep Kebidanan. PT. Inovasi Pratama Internasional.

Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. (2022). Profil Kesehatan Kabupaten Pekalongan Tahun 2022. Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2022). Profil Kesehatan Jawa Tengah Tahun 2022. Dinkesprov Jateng.

Gultom, L., & Hutabarat, J. (2020). Asuhan Kebidanan Kehamilan. Zifatama Jawara.

Hastanti, H., & Febriyana, N. (2020). Primigravida Memiliki Kecemasan Yang Lebih Saat Kehamilan. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 3(2), 167–178. https://doi.org/10.20473/imhsj.v3i2.2019.167-178

Herlina, N., Ekowati, E., Refti, W. G., Prima, D. R., Yulianti, N., Yulika, I., & Fitri, S. R. (2024). Ketrampilan Tindakan Postnatal. PT. Green Pustaka Indonesia.

Husna, F., Ilham, M., Akbar, A., Amalia, R. B., Kedokteran, F., & Airlangga, U. (2020). Komplikasi Kehamilan dan Persalinan pada Kehamilan Remaja. Husna, Faqihati Akbar, Muhammad Ilham Aldika Amalia, Rize Budi, 3(2), 138–147. https://doi.org/10.20473/imhsj.v3i2.2019.138-147

Kadir, A., & Hasnita. (2023). Pengantar Asuhan Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Neonatus. Fatima Press.

Kartika, & Netty, E. (2024). Bahan Ajar Keperawatan Anak. CV. Budi Utama.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesian 2023. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Kolantunga, P. M., Mayulub, N., & Kundrec, R. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Kepatuhan Melakukan Antenatal Care (ANC) : Sistematic Review. Jurnal Keperawatan, 9(2), 40–53.

Raraningrum, V. (2021). Analisis Implementasi Continuity of Care (COC). Jurnal Ilmiah Keseahtan Rustida, 08(01), 11–20.

Wittiarika, I. D., Ningrum, A. G., Frety, E. E., Imamatul, N., & Gamelly, K. P. (2024). Penurunan Angka Kematian Ibu ( AKI ) Melalui Pelatihan Deteksi Dini Preeklampsia Pada Bidan Puskesmas Di Kabupaten Manggarai Timur NTT. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(9), 4029–4035.

Wulandari, S. (2021). Buku Ajar Dokumentasi Kebidanan. Wade Group.

Downloads

Published

2025-07-28

How to Cite

Isrina Yuliati, & Ari Widyaningsih. (2025). Asuhan Kebidanan Continuity of Care Ny. R Umur 24 Tahun di Puskesmas Wonokerto Kabupaten Pekalongan. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 4(1), 1288–1299. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/1389