Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. E Umur 22 Tahun G2P1A0 di Puskesmas Jetak
Keywords:
Midwifery Care, Continuity of Care, Pregnancy, Childbirth, Postpartum, Asuhan Kebidanan, Kehamilan, Persalinan, Nifas, BBL, KBAbstract
Maternal and child health is a key indicator of national development, yet maternal and infant mortality rates in Indonesia remain high. In Semarang Regency, maternal deaths due to hemorrhage and preeclampsia are still reported, although Jetak Health Center has successfully maintained Zero Maternal Mortality through intensive monitoring and reproductive health education. This study was conducted because Continuity of Care (CoC) has proven effective in reducing maternal morbidity and mortality, enhancing maternal involvement in decision-making, and strengthening the mother–midwife relationship. The research employed a descriptive case study approach on Mrs. E, 22 years old, G2P1A0, in the working area of Jetak Health Center, Semarang Regency, from May to September 2025. The subject received comprehensive midwifery care covering pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care, and family planning, with data collected through interviews, physical examinations, and direct observation. Results showed that all care provided was consistent with midwifery service standards, with no gap between theory and practice, supporting a healthy pregnancy, safe delivery, optimal postpartum recovery, and good infant growth and development. In conclusion, CoC is effective in improving the quality of midwifery services at primary health facilities. The study recommends that clients apply care with family support, students utilize CoC to strengthen clinical skills, and midwives deliver care according to procedures with complete protective equipment.
Abstrak
Kesehatan ibu dan anak merupakan indikator penting pembangunan kesehatan, namun angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih tinggi. Kondisi di Kabupaten Semarang juga menunjukkan kasus kematian ibu akibat perdarahan dan preeklamsia, meskipun Puskesmas Jetak berhasil mempertahankan capaian Zero AKI melalui pemantauan intensif dan edukasi kesehatan reproduksi. Penelitian ini dilakukan karena Continuity of Care (CoC) terbukti efektif menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu, meningkatkan keterlibatan ibu dalam pengambilan keputusan, serta memperkuat hubungan ibu–bidan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif studi kasus pada Ny. E, 22 tahun G2P1A0, di wilayah kerja Puskesmas Jetak, Kabupaten Semarang, selama Mei–September 2025. Subjek mendapatkan asuhan kebidanan komprehensif mulai dari kehamilan, persalinan, masa nifas, perawatan bayi baru lahir hingga keluarga berencana, dengan data dikumpulkan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, dan observasi. Hasil menunjukkan seluruh asuhan sesuai standar pelayanan kebidanan, tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik, serta mendukung kehamilan sehat, persalinan aman, masa nifas optimal, dan tumbuh kembang bayi yang baik. Kesimpulannya, penerapan CoC efektif meningkatkan mutu pelayanan kebidanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Saran penelitian ini adalah agar klien menerapkan asuhan dengan dukungan keluarga, mahasiswa memanfaatkan CoC untuk meningkatkan keterampilan klinis, dan bidan melaksanakan asuhan sesuai prosedur dengan penggunaan APD lengkap.
References
Abbas, M., Hadijono, S., Emilia, O., & Hartono, E. (2017). Pengaruh Konseling Saat Persalinan Terhadap Kepesertaan Keluarga Berencana Pasca Salin Di Kabupaten Kolaka. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 4(2), 127–134.
Armini, N. W., Sriasih, N. G. K., & Marheni, Gu. A. (2017). Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi, Balita (A. Pramesta, Ed.; 1st ed.). CV. ANDI.
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2020). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020 (E. S. Lestari, Ed.). Dinas Kesehatan Provinsi Jawaa Tengah. www.dinkes.jatengprov.go.id
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 (S. E. Lestari, Ed.). Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
Dinkes Kota Semarang. (2023). Profil Kesehatan Kota Semarang Tahun 2023 (P. I. Raniasmi, Ed.; 1st ed.). Dinas Kesehatan Kota Semarang.
Fitria, Y., & Izfaizah. (2024). Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) dengan Normal. CFP : Universitas Ngudi Waluyo, 3(1), 2024.
Fitriana, Y. (2018). Asuhan Persalinan : Konsep Persalinan Secara Komprehensif dalam Asuhan Kebidanan. Pustaka Baru Press.
Gahayu, S. A. (2019). Metodologi Penelitian Kesehatan Masyarakat (U. P. Hastanto, Ed.; 1st ed., Vol. 1). Deepublish.
Helen, V., & Kriebs, J. M. (2007). Buku Ajar Asuhan Kebidanan (4th ed.). EGC.
Herlina, Virgia, V., & Wardani, R. A. (2018). Hubungan Teknik Vulva Hygiene Dengan Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum. Jurnal Kebidanan, 4(1), 5–10.
Julizar, M., & Muslim. (2021). Efektifitas ASI Eksklusif Pada Perkembangan Motorik Kasar Bayi. Jurnal Kebidanan, 7(1), 6–10.
Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia (B. Hardhana & F. Sibuea, Eds.). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2023). Profil Kesehatan Indonesia (F. Sibuea, Ed.; 1st ed.). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Kunang, A., & Puspariny, C. (2020). Efektifitas Pemanfaatan Buku KIA Terhadap Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Tanda Bahaya Masa Nifas. Bina Generasi : Jurnal Kesehatan, 1(12), 64–68. https://ejurnal.biges.ac.id/index.php/kesehatan/
Mastikana, I., Mutiara, S., & Ikramah, D. N. (2022). Pentingnya Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Tentang Tanda Bahaya Pada Masa Nifas. Protal Riset Dan Inovasi Pengabdian Masyarakat, 1(4). https://ojs.transpublika.com/index.php/PRIMA/
Metti, D. (2016). Pengetahuan Ibu Hamil Primigravida Tentang Tanda-Tanda Persalinan Di Wilayah Lampung Utara. Jurnal Keperawatan, XII(2), 228–232.
Munthe, J. (2022). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Berkesinambungan Continuty of Care Edisi 2 (2nd ed.). Trans Info Media.
Ningsih, D. A. (2017). Continuity of Care Kebidanan Midwifery Continuity Of Care. Oksitosin Kebidanan, IV(2), 67–77.
Pertiwi, F. D., & Isnawati. (2017). Gambaran Pengetahuan Dan SIkap Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Di Puskesmas Caringin Kabupaten Bogor Tahun 2015. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 2338–7475.
Prawirohardjo, S. (2016). Ilmu Kebidanan (A. B. Saifuddin, Ed.). PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Rahmanindar, N., & Rizkoh, U. (2019). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dalam Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi Dengan Status Gizi Ibu Nifas Di Puskesmas Jatinegara Tahun 2018. Jurnal SIKLUS, 08(1).
Rizka Amarina, A., Irmayani, & Sudarmi. (2021). Pengaruh Kombinasi Senam Kegel Dan Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Nyeri Luka Perineum Pada Ibu Nifas. Jurnal Midwifery Update (MU), 3(2), 84–89. http://jurnalmu.poltekkes-mataram.ac.id/index.php/jurnalmu
Syaiful, Y., & Fatmawati, L. (2019). Asuhan Keperawatan Kehamilan (F. A. Rahmawati, Ed.; 1st ed.). Jakad Publishing.
Tinungki, Y. L. (2022). Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan. Jurnal Ilmiah Sesebanua, 6(1), 28–36.
Trianingsih, I., Yenie, H., & Fadilah, S. (2018). Pengaruh Telur Rebus Terhadap Percepatan Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas 1-7 Hari. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 14(2).
Trisnawati, F. (2012). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas (1st ed.). PT. Prestasi Pustakarya.
Utami, N. H., & Rokhanawati, D. (2017). Hubungan Perawatan Perineum Dengan Kesembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas Di Klinik Bersalin Widuri Sleman. Universitas Aisyiyah Yogyakarta.
Wagiyo, & Putrono. (2016). Asuhan Keperawatan Antenatal, Intranatal Bayi Baru Lahir Fisiologi dan Patologi (S. Wibowo, Ed.; 1st ed.). CV. Andi OFFSET.
Walyani, E. S. (2012). Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan (1st ed.). Pustaka Baru Press.
Walyani, E. S. (2016). Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan (1st ed.). Pustaka Baru Press.

