Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ibu K Umur 27 tahun G1P0A0 di Puskesmas Lerep

Authors

  • Atmelia Harmayanti Universitas Ngudi Waluyo
  • Widayati Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

continuity of care, pregnancy, postpartum, newborn, family planning, asuhan kebidanan berkelanjutan, kehamilan, persalinan normal, masa nifas, bayi baru lahir, keluarga berencana

Abstract

Maternal and neonatal health is a fundamental indicator of public health achievement, requiring comprehensive and continuous midwifery services to ensure early detection of risks and optimal management throughout the reproductive cycle. Continuity of Care (CoC) provides an integrated approach that supports women from pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care, to family planning, ensuring consistent assessment and tailored interventions. This study aims to describe the implementation and outcomes of CoC midwifery care for Mrs. K, a 27-year-old primigravida, at Lerep Public Health Center from July 25 to September 25, 2025. A descriptive case study design was used, with data collected through structured interviews, direct observation, physical examinations, and documentation review. Findings revealed that the pregnancy progressed within physiological limits, fetal development corresponded with gestational age, and third-trimester discomforts such as anxiety and back pain were successfully managed with education and supportive care. The childbirth process occurred spontaneously without complications, resulting in a healthy newborn with strong crying, normal vital signs, and adequate muscle tone. Postpartum assessment showed normal uterine involution, optimal breastfeeding initiation, absence of infection, and the mother’s ability to perform self-care and newborn care independently. Newborn evaluations indicated normal reflexes, adequate elimination patterns, proper cord care, and no abnormalities during follow-up visits. During the family planning phase, the mother opted for a postpartum intrauterine device (IUD), which was placed without issues and well accepted. Overall, the application of CoC contributed significantly to strengthening maternal readiness, improving neonatal outcomes, and ensuring that every stage of care met clinical standards. The results highlight that comprehensive and continuous midwifery care is an essential strategy to enhance service quality at the primary health care level and holds an important role in reducing maternal and infant morbidity and mortality rates. Strengthening CoC practices is recommended to support better health outcomes for women and newborns in community settings.

 

Abstrak

Kesehatan ibu dan bayi merupakan komponen penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sehingga diperlukan pelayanan kebidanan yang komprehensif dan berkesinambungan melalui pendekatan Continuity of Care (CoC). CoC memungkinkan penilaian dan pendampingan menyeluruh mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, asuhan bayi baru lahir, hingga keluarga berencana, sehingga perubahan kondisi ibu dan bayi dapat dimonitor secara konsisten dan deteksi dini risiko dapat dilakukan secara optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses dan hasil penerapan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. K, umur 27 tahun, G1P0A0 di Puskesmas Lerep selama periode 25 Juli 2025 sampai 25 September 2025. Metode yang digunakan adalah studi penelaahan kasus dengan pendekatan deskriptif melalui pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, pemeriksaan fisik, dan telaah dokumen. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa selama kehamilan, Ny. K tidak mengalami komplikasi, pertumbuhan janin sesuai usia gestasi, dan keluhan trimester III berupa kecemasan serta nyeri punggung dapat diatasi melalui pendidikan kesehatan dan intervensi sederhana. Persalinan berlangsung spontan, aman, tanpa penyulit, dengan bayi lahir menangis kuat, tonus otot baik, dan parameter vital normal. Pada periode nifas, proses involusi uterus berjalan fisiologis, laktasi lancar, tidak ditemukan tanda infeksi, dan ibu mampu merawat diri serta bayinya secara mandiri. Asuhan bayi baru lahir juga menunjukkan hasil baik, meliputi eliminasi adekuat, refleks neonatal normal, serta perawatan tali pusat yang berjalan tanpa masalah. Pada tahap keluarga berencana, ibu memilih KB IUD pasca salin dan tidak ditemukan keluhan setelah pemasangan. Secara keseluruhan, penerapan CoC memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kesiapan ibu menghadapi setiap tahap reproduksi, memastikan pelayanan sesuai standar, serta memperkuat kualitas pemantauan kesehatan ibu dan bayi. Temuan ini menegaskan bahwa asuhan kebidanan berkelanjutan perlu terus diperkuat sebagai upaya strategis dalam mendukung penurunan angka kesakitan dan kematian ibu serta bayi.

References

Adriana, N., & Lestari, S. (2019). Faktor yang Berhubungan dengan Kesiapan Ibu Menghadapi Persalinan. Jurnal Kebidanan Indonesia, 10(2), 55–63.

Anggraini. (2014). Asuhan Kehamilan Berbasis Bukti. Jakarta.

Arief. (2009). Neonatus dan Asuhan Keperawatan Anak. Yogyakarta: Nuha Medika.

Ayuningtyas. (2019). Terapi Komplementer dalam Kebidanan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Bergström, A., & Johansson, M. (2020). Continuity of midwifery care: A strategy to improve maternal outcomes. Midwifery International Journal, 82, 102–110.

Dewi. (2011). Asuhan Kehamilan untuk Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika.

Dewi, R. (2018). Edukasi Postpartum terhadap Pengetahuan dan Kemandirian Ibu dalam Masa Nifas. Jurnal Kebidanan Sehat, 7(2), 101–110.

David, W., Carel, & Maxwell, J. (2010). Asuhan Kebidanan pada Ibu Hamil. Yogyakarta.

Dinkes Provinsi Jawa Tengah. (2018). Profil Kesehatan Jawa Tengah. Semarang: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Djusar, S. (2016). Asuhan Kehamilan pada Ibu Hamil. Yogyakarta.

Fitriana. (2018). Asuhan Persalinan: Konsep Persalinan secara Komprehensif dalam Asuhan Kebidanan. Yogyakarta: PT Pustaka Baru.

Fitria, N., & Izfaizah, N. (2024). Continuity of Care pada Ibu Hamil terhadap Kesiapan Persalinan. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi, 15(1), 22–31.

Hadayati. (2010). Asuhan Kebidanan pada Persalinan. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Handayani, R. (2016). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kecemasan Menjelang Persalinan pada Ibu Primigravida Trimester III. Jurnal Ners Keperawatan, 11(1).

Hidayati, A. (2021). Pelayanan ANC Terintegrasi dan Dampaknya terhadap Deteksi Dini Risiko Kehamilan. Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(3), 211–219.

Jones, L., & Smith, T. (2019). Postpartum care practices and outcomes: A systematic review. Women and Birth, 32(4), 321–330.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Pelayanan Kebidanan Terstandar. Kemenkes RI.

Kurniasari, I., & Wulandari, T. (2020). Implementasi IMD dan ASI Eksklusif pada Bayi Baru Lahir. Jurnal Keperawatan Maternitas, 4(1), 25–33.

Kusmiyati. (2010). Perawatan Ibu Hamil: Asuhan Ibu Hamil. Yogyakarta: Fitramaya.

Marmi. (2011). Asuhan Kebidanan pada Masa Nifas “Puerperium Care”. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Marmi, K. R. (2015). Asuhan Neonatus, Bayi, Balita, dan Anak Pra Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Marni, S. (2012). Asuhan Kebidanan pada Persalinan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Mochtar, R. (2012). Sinopsis Obstetrik. Jakarta: EGC.

Munthe, J. (2019). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Berkesinambungan (Continuity of Care). Jakarta: Trans Info Media.

Muslihatun. (2010). Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru Lahir. Yogyakarta.

Ningsih, S. (2017). Pengaruh Pendampingan Ibu Hamil terhadap Kelancaran Proses Persalinan. Jurnal Ilmu Kebidanan, 4(2), 65–74.

Nurasih, D. (2012). Asuhan Persalinan Normal bagi Bidan. Bandung: PT Refika Aditama.

Nurjasmi, E. (2016). Buku Acuan Midwifery Update 2016. Jakarta: IBI.

Nurhayati. (2019). Asuhan Kebidanan pada Kehamilan. Yogyakarta: CV Andi Offset.

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Permatasari, W. (2021). Pengaruh Edukasi Terintegrasi terhadap Kesiapan Ibu Menghadapi Persalinan. Jurnal Ilmu Kebidanan, 9(2), 87–96.

Prawirohardjo. (2010). Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Prawirohardjo. (2016). Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Purwoastuti. (2016). Asuhan Kebidanan pada Ibu Nifas. Jakarta.

Rohani, D. (2011). Asuhan Kebidanan pada Masa Persalinan. Jakarta: Salemba Medika.

Rukiah, D. (2011). Asuhan Kebidanan Ibu Nifas. Jakarta: EGC.

Rukiyah, dkk. (2012). Asuhan Kebidanan II (Persalinan). Jakarta: Trans Info Media.

Sandall, J., Soltani, H., Gates, S., Shennan, A., & Devane, D. (2016). Midwife-led continuity models of care compared with other models of care. Cochrane Database of Systematic Reviews, 4, CD004667.

Sarwono. (2009). Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: YBP-SP.

Sari, N. (2020). Dukungan Keluarga terhadap Keberhasilan ASI Eksklusif. Jurnal Kebidanan Nusantara, 12(1), 45–52.

Sudarti, dkk. (2010). Asuhan Neonatus, Bayi dan Balita. Jakarta.

Sulistyawati. (2009). Asuhan Kebidanan pada Masa Hamil. Jakarta: Salemba Medika.

Sulistyawati. (2010). Asuhan Kebidanan pada Ibu Bersalin. Jakarta: Salemba Medika.

Trisnawati, E. (2012). Pengaruh Edukasi Masa Nifas terhadap Kemampuan Ibu dalam Perawatan Diri dan Bayi Baru Lahir. Jurnal Keperawatan Maternal, 3(1), 12–20.

Varney. (2007). Buku Ajar Asuhan Kebidanan (Edisi ke-4). Jakarta: EGC.

Wahyuni, S. (2012). Asuhan Neonatus, Bayi dan Balita. Jakarta: EGC.

Wahyuningsih, D. (2020). Efektivitas Continuity of Care dalam Meningkatkan Progres Persalinan. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 8(3), 150–158.

Walyani, E. S. (2012). Asuhan Kebidanan pada Kehamilan. Yogyakarta: Pustaka Baru.

Walyani, E. S. (2016). Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru Lahir. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

World Health Organization. (2021). Postnatal Care for Mothers and Newborns: Highlights from the WHO 2021 Guidelines. WHO Press.

Yanti, G. (2010). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Persalinan. Yogyakarta: Pustaka Rihama.

Yanuarini, T. A., Rahayu, D. E., & Hardiati, H. S. (2017). Hubungan Paritas dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III dalam Menghadapi Persalinan. Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 41–46.

Yuliana, R., & Putri, D. (2019). Kontrasepsi Pascapersalinan dan Faktor yang Mempengaruhi Pemilihannya. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(2), 97–105.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Atmelia Harmayanti, & Widayati. (2025). Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ibu K Umur 27 tahun G1P0A0 di Puskesmas Lerep. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 4(2), 1830–1839. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/1796