Penatalaksaan Hiperbillirubin pada Bayi Ny. S dengan Ibu HBSAG Positif di Puskesmas Tuntang
Keywords:
Hiperbilirubinemia, Jaundice, NeonatusAbstract
Icterus or jaundice is a clinical symptom often found in neonates and infants. The condition might arise from physiological or pathological causes. Jaundice is a clinical manifestation signifying an elevated blood level of bilirubin (hyperbilirubinemia). Excessive increase in bilirubin is potentially toxic and might even lead to death. A good and directed clinical approach is very important to evaluate the need for further medical intervention. The purpose of this care is to provide midwifery care to Mrs. S with a positive HbSag mother, with a focus on the management of neonatal jaundice. The research instrument uses a descriptive approach method and is documented in the form of SOAP. In this care, the author collects data through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies and bibliographic studies. This research was conducted in July 2025 – October 2025. From the results of the Neonatal visit carried out, the results of the examination from the mother's subjective data said that the baby was born by C-section because the mother was resti, had been given Hb0 immunization and Hyperheb Immunization at the Hospital, currently the baby is lazy to drink, sucking is not strong, from the physical examination it was found that the skin color of the face, neck, chest, and extremities was yellow, from the results of the care given, namely education about danger signs in babies, support the mother to always only give breast milk to her baby, advise the mother to immediately check if there are danger signs that arise. On Telemedecine on September 15, 2025 with the doctor Pediatrician at A Hospital, Mrs. S was advised to be hospitalized for further treatment of jaundice (phototherapy).Based on the results of the comprehensive care report for Mrs. S at the Tuntang Community Health Center, the researcher concluded that jaundice can be prevented by providing breast milk as often as possible and by performing phototherapy, jaundice is reduced, the baby becomes active, and suckles more strongly.
Abstrak
Ikterus atau jaundice sering dijumpai pada neonatus dan bayi. Ikterus dapat bersifat fisiologis atau patologis. Pada dasarnya, ikterus merupakan manifestasi klinis peningkatan kadar bilirubin dalam darah atau hiperbilirubinemia. Peningkatan bilirubin yang berlebihan berpotensi toksik dan dapat menyebabkan kematian. Pendekatan klinis yang baik dan terarah sangat penting untuk menentukan secara cepat dan tepat perlunya evaluasi dan intervensi medis lanjutan, Tujuan Asuhan ini untuk memberikan asuhan kebidanan pada By Ny S dengan ibu HbSag positif, dengan fokus pada penatalaksanaan Ikterik neonaturum, Intsrumen penelitian menggunakan metode pendekatan yang bersifat deskriptif dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Dalam asuhan ini, penulis mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pusataka. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2025 – Oktober 2025. Dari hasil kunjungan Neonatal yang di lakukan ,di dapat hasil pemeriksaan dari data Subyektif ibu mengatakan bayi lahir secara SC karena ibu resti ,sudah di berikan imunisasi Hb0 dan Imunisasi Hiperheb di Rs, saat ini bayi malas minum, menghisap kurang kuat, dari pemeriksaan fisik di dapatkan warna kulit muka,leher,dada,dan ektremitas kuning, dari hasil pemberian asuhan yang di berikan yaitu edukasi tentang tanda bahaya pada bayi, suport ibu untuk selalu memberikan Asi saja kepada bayinya, anjurkan ibu untuk segera kontrol bila ada tanda bahaya yang timbul. Pada Telemedecine tanngal 15 September 2025 dengan dokter spesialis Anak Rs A , Bayi ny S di sarankan rawat inap untuk tindakan lanjutan penangganan Ikterik (Fototherapi). Berdasarkan hasil laporan Asuhan Komprehensif pada By ny S di puskesmas Tuntang peneliti memperoleh kesimpulan sebagai berikut ikterik dapat di cegah dengan di berikan Asi sesring mungkin dan di lakukan fototherapi ikterik berkurang ,bayi menjadi aktif,menetek lebih kuat.
References
Affandi,B,dkk. 2014. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta : PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo
Ani Murti, dkk. 2023. Pemeriksaan Fisik Bayi dan Anak. Padang. Global Eksekutif Teknologi
Ari Sulistyawati. 2015. Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas. Yogyakarta: Perpustakaan Nasional.
Dwi Yulia. (2019). Virus Hepatitis B Ditinjau dari Aspek Laboratorium. Jurnal Kesehatan Andalas, 8(4), 247–254.
Fitriana.(2018). Asuhan Persalinan konsep persalinan secara komprehensif dalam Asuhan Kebidanan. Yogyakarta. PT Pustaka Baru.
Handayani, S. 2015. Buku Ajar Pelayanan Keluarga Berencana. Yogyakarta : Pustaka Rihama.
Hartanto, H. 2015. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta : Pustaka Sinar Harapan.
InfoDatin. (2019). Hepatitis B Pada Ibu Hamil dan Anak. Pusat Data Dan Teknologi Informasi Kementrian Kesehatan RI, 49, 69–73.
Kementrian Kesehatan RI. 2018. Profil Kesehatan Indonesia 2017. Jakarta: Kemenkes RI. Diakses pada tanggal 5 Desember 2022 Dari http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil- kesehatanindonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-tahun-2017.pdf
Kemenkes, 2013, Buku Saku Pelayanan Kesehatan Ibu di Fasilitas Kesehatan Dasar dan Rujukan, Jakarta : Bakti Husada
Marmi,K R. (2015). Asuhan Neonatus Bayi Balita dan anak Pra Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Munthe,J. (2019). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Berkesinambungan (Continuity of Care). Jakarta: Trans Info Media.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2017 tentang eliminasi penularan Human Immunodeficiency Virus, sifilis, dan hepatitis B dari ibu ke anak
Prawirohardjo. 2014. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Kehamilan. Yogyakarta: Andi Offset
Prawirohardjo. Ilmu kandungan Edisi 3. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 2012;106-108
Prawirohadrjo dan Sarwono. 2016. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo
Sarwono. (2009). Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. YBP-SP.
Situmorang, dkk., 2021, Asuhan Kebidanan Kehamilan, Tuban: Pustaka El Queena
Sukarni I, Sudarti. Patologi Kehamilan, persalinan, nifas dan neonates resiko tinggi. Nuha Medika, Yogyakarta: 2014; 35- 66
Walyani,E S. (2016). Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru Lahir. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Walyani,E S. (2012). Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan. Yogyakarta: PT. PUSTAKA BARU

