Kehamilan Usia Terlalu Muda: Studi Asuhan Kebidanan Komprehensif terhadap Dampak Fisiologis dan Psikologis

Authors

  • Carollyn Dizzy Sagita Universitas Ngudi Waluyo
  • Ida Sofiyanti Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Pernikahan, Kehamilan dan Persalinan, Perawatan Berkelanjutan

Abstract

Pregnancy at a very young age, especially due to early marriage, is a major risk factor for obstetric complications. Unpreparedness of reproductive organs, immature psychological conditions, and lack of knowledge about maternal health contribute to increased morbidity and mortality of both mothers and infants. This Continuity of Care (CoC) Midwifery Care Report aims to provide a comprehensive overview of the implementation of midwifery care for a pregnant woman who is married and pregnant as a teenager, starting from pregnancy, childbirth, the postpartum period, newborn care, and family planning services. The research instrument was carried out through interviews and observations assessments, analysis, establishing obstetric diagnoses, planning interventions, implementing care, and continuous evaluation. This COC Midwifery Care was conducted from June to October 2025. The results of care in this case show that early pregnancy causes psychosocial disorders such as anxiety and unpreparedness to become a mother. Through regular antenatal monitoring, intensive education, early detection of complications, family support, and postpartum family planning counseling, risks can be minimized so that the pregnancy and delivery process can proceed safely.

 

Abstrak

Kehamilan pada usia yang terlalu muda, terutama akibat pernikahan dini, merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya komplikasi obstetri. Ketidaksiapan organ reproduksi, kondisi psikologis yang belum matang, serta kurangnya pengetahuan tentang kesehatan maternal berkontribusi terhadap meningkatnya morbiditas dan mortalitas ibu maupun bayi. Laporan Asuhan Kebidanan Continuity of Care (CoC) ini bertujuan memberikan gambaran menyeluruh mengenai penerapan asuhan kebidanan pada seorang ibu hamil yang menikah dan hamil di usia remaja, mulai dari masa kehamilan, persalinan, masa nifas, perawatan bayi baru lahir, hingga pelayanan KB. Instrumen penelitian dilakukan dengan wawancara dengan melakukan pengkajian, analisis, penegakan diagnosis kebidanan, perencanaan intervensi, pelaksanaan asuhan, serta evaluasi secara berkesinambungan. Asuhan Kebidanan COC ini dilakukan pada bula Juni-Oktober 2025 Dari hasil asuhan pada kasus ini salah satunya yaitu menunjukkan bahwa kehamilan usia muda menimbulkan gangguan psikososial seperti kecemasan dan ketidaksiapan menjadi ibu. Melalui pemantauan antenatal yang teratur, edukasi intensif, deteksi dini komplikasi, dukungan keluarga, dan pemberian konseling KB pascapersalinan, risiko dapat diminimalkan sehingga proses kehamilan dan persalinan dapat berlangsung aman.

References

Alviani septi, (2024). Gambaran persalinan pada ibu usia remaja di rumah sakit sumber waras tahun 2020-2021. Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran, dan Ilmu Kesehatan Vol. 8, No. 1, Oktober 2024: hlm 213-220 ISSN 2579-6402 (Versi Cetak) ISSN-L 2579-6410 (Versi Elektronik)

Chen, Y., Lee, S., & Park, J. (2024). Prenatal yoga intervention improves maternal mood and sleep quality. BMC Pregnancy and Childbirth, 24(1), 88. https://doi.org/10.1186/s12884-024-05988-9

Ernanda, Sofiyanti (2025). Penatalaksanaan Anemia Sedang Pada Ny. S G1P0A0 Umur 21 Tahun. Prosiding Seminar Nasional dan Call forPaper Kebidanan. Universitas Ngudi Waluyo. Vol 4 No 1 Tahun 2025 https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/1268/803https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/1268/803

Garcia, M., Williams, H., & Johnson, T. (2023). Mindfulness-based interventions during pregnancy: An overview. Maternal and Child Health Journal, 27(5), 897–905

Hasan, B. (2019). Gender dan ketidakadilan. Jurnal Signal, 7 (1), 63–86. https://doi.org/10.33603/signal.v7i1.1910

Manauba. (2015). Ilmu kebidanan dan penyakit kandungan dan Keluarga Berencana Untuk Pendidikkan Bidan. EGC, hal:261

Manuaba, Ayu Ida C.H Bagus, Ida G.F.Manuaba, Ida Bagus Manuaba .2008. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB.Jakarta:EGC

Ningrum, R. W. K., & Anjarwati. (2021). Dampak prnikahan dini pada remaja putri (Impact of early marriage on adolescent women). Jurnal of MIindwifery and Production, 5(1), 37–45.

Paoki, G. & Widia Shofa Ilmiah (2025). Hubungan Kehamilan Remaja dengan Kecemasan Persiapan Persalinan pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Amurang Timur. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia.

Rimawati, Titi & Emmi (2023). Jurnal Determinan Kehamilan Risiko Tinggi Wanita Usia Subur di Indonesia. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. Vol 2 (5) : 352-364

Sari, F.W., Pramana, Y.,& Adiningsih, B. (2024). Pengaruh prenatal yoga terhadap Tingkat stress pada ibu selama masa kehamilan. Archive of Community Health, 11(1), 208. https://doi.org/10.24843/ach.2024.v11.i01.p17

Sari. (2017). Dukungan Suami dan Keluarga. Jakarta: Salemba Medika.

Susanti, (2025). Pengaruh Prenatal Yoga terhadap Depresi, Kecemasan dan Stres pada Ibu Hamil Vol. 4 No 2. E-ISSN: 2828-2809.

Susanti. (2017). Psikologi Kehamilan. Jakarta: EGC (pp. 24–33).

UNICEF. (2021). Child Marriage. UNICEF South Asia

Walyani, E. (2015). Asuhan Kebidanana Pada Kehamilan. Pustaka Baru Press.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Carollyn Dizzy Sagita, & Ida Sofiyanti. (2025). Kehamilan Usia Terlalu Muda: Studi Asuhan Kebidanan Komprehensif terhadap Dampak Fisiologis dan Psikologis. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 4(2), 2430–2437. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/1845