Penerapan Pijat Tu Ina untuk Meningkatkan Nafsu Makan pada Balita

Authors

  • Dina Universitas Ngudi Waluyo
  • Dwi Handayani Universitas Ngudi Waluyo
  • Kartika Sari Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Pengetahuan, Pijat Tu Ina, Edukasi Kesehatan

Abstract

In Indonesia, the prevalence of nutritional problems such as stunting and underweight remains high despite showing a downward trend. More than 4.5 million children under five in Indonesia still experience stunting and malnutrition, which are closely related to imbalanced food intake and low appetite. Decreased appetite in children if not handled properly will have fatal consequences. Efforts to overcome eating difficulties can be done through pharmacological and non-pharmacological methods. Non-pharmacological efforts include herbal drinks or jamu, acupuncture, and tui na massage. Objective: This activity is to introduce tu ina massage as a solution to increase infant appetite. Method: Community Service will be implemented in 3 stages: The First Stage is preparation by collaborating with partners and determining community service targets. The Second Stage is the implementation stage, before the counseling is carried out, a pre-test is conducted to explore mothers' knowledge about tuina massage. Furthermore, education is carried out using ppt and booklet media and baby massage training with direct demonstrations. The Third Stage is an evaluation by giving a post-test questionnaire. Results: This activity was attended by 10 mothers who have children aged 0-59 months. Before the counseling regarding infant massage was conducted, it was found that most of the mothers' knowledge was in the poor category, namely 8 people (80%) and after the counseling, 10 mothers had good knowledge in the good category (100%). There was an increase in knowledge before and after the Tuina massage counseling was conducted. Suggestion: It is hoped that health workers can integrate Tuina massage education into routine maternal and child health service activities, such as integrated health posts (posyandu), mother and toddler classes, and home visits, as a promotive and preventive effort to increase mothers' knowledge and skills in supporting toddlers' appetites.

 

Abstrak

Di Indonesia, prevalensi masalah gizi seperti stunting dan kurang berat badan tetap tinggi meskipun telah menunjukkan tren penurunan. Lebih dari 4,5 juta anak balita di Indonesia masih mengalami stunting dan malnutrisi, yang erat kaitannya dengan ketidakseimbangan asupan makanan dan rendahnya nafsu makan. Penurunan nafsu makan pada anak jika penangannya tidak baik akan berakibat fatal. Upaya untuk mengatasi kesulitan makan dapat dilakukan dengan cara farmakologi maupun non farmakologi. Upaya non farmakologi antara lain melalui minuman herbal atau jamu, akupunktur, dan pijat tui na. Tujuan : kegiatan ini adalah memperkenalkan tentang pijat tu ina sebagai Solusi untuk meningkatkan nafsu makan bayi. Metode : Pengabdian Masyarakat akan dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu Tahap Pertama melakukan persiapan dengan cara melakukan kerja sama dengan mitra dan menentukan sasaran pengabdian masyarakat. Tahap Kedua tahap pelaksanaan, sebelum dilakukan penyuluhan, dilakukan pretest untuk menggali pengetahuan ibu mengenai pijat tuina. Selanjutnya dilakukan edukasi menggunakan ppt dan media booklet dan pelatihan pijat bayi dengan demonstrasi secara langsung. Tahap Ketiga Melakukan evaluasi dengan cara memberikan kuesioner posttest. Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang ibu yang memiliki anak usia 0-59 bulan. Sebelum dilakukan penyuluhan mengenai pijat bayi didapatkan sebagian besar pengetahuan ibu dalam kategori kurang yaitu sebanyak 8 orang (80%) dan setelah dilakukan penyuluhan ibu memiliki pengetahuan dengan kategori baik sebanyak 10 orang (100%). Kesimpulan : terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan pijat tu ina.  Saran : Diharapkan petugas kesehatan dapat mengintegrasikan edukasi pijat Tuina ke dalam kegiatan rutin pelayanan kesehatan ibu dan anak, seperti posyandu, kelas ibu balita, dan kunjungan rumah, sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan ibu dalam mendukung nafsu makan balita.

References

Anisya, S. M. K. (2022). The Effectiveness of Tui Na Massage to Increase the Application of Toddlers. Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences, 3(1).

Cahyaningsih, E. (2021). Pengembangan Standar Operasional Prosedur Pijat Tui Na Untuk Menambah Berat Badan Balita Yang Kesulitan Makan. Naskah Publikasi Akper Pelni Jakarta.

Conitha, E. Y., Dachi, R., Sitorus, M. E. J., Nababan, D., & Tarigan, F. (2023). Hubungan Promosi Kesehatan, Mental Healthdengan Mental Health Awarenesspada Remaja Oleh Orang Tua. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 8(3), 758-767.

Diniyati, L. S., & Aulia, A. A. (2021). STIMULASI NAFSU MAKAN BALITA DENGAN PIJAT BAYI DI KAMPUNG CIJULANG. Prosiding Simposium Nasional Multidisiplin (SinaMu), 2. https://doi.org/10.31000/sinamu.v2i0.3245

Fifit, K. I. S. (2023). Pengaruh Metode Pijat Tui Na Terhadap Penambahan Berat Badan pada Balita Usia 1-5 Tahun dengan Masalah Berat Badan dan Picky Eater. Journal of Holistics and Health Sciences, 5(1).

Hidayanti, A. N. (2023). Pengaruh Pijat Tuina Terhadap Peningkatan Nafsu Makan Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Kapuan Kapubaten Blora. The Shine Cahaya Dunia Ners, 8(01), 50-61.

Hidayat, T. (2021). Pengaruh Pijat Tui Na terhadap Nafsu Makan pada Balita. Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM).

Kemenkes RI. (2025). Survei Status Gizi Indonesia.

Noflidaputri, R. (2020). Efektifitas Pijat Tui Na Dalam Meningkatkan Berat Badan Terhadap Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Lintau Buo. Maternal Child Health Care Journal, 2(1).

Oktaviani, N., Ningsih, D. A., Putri, A., Qonitatun, A., Sari, E. D., Shofiula, N. J., & Listiyaningsih, M. D. (2025, July). Edukasi Pola Asuh dan Pijat Tui Na di Kelurahan Genuk. In Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo (Vol. 4, No. 1, pp. 1306-1315).

Puspita, Y., Esmianti, F., & Fitri Andini, I. (2022). Efektifitas Pijat Tuina Dalam Meningkatkan Nafsu Makan Pada Balitastunting Kabupaten Rejang Lebong. Jurnal Kebidanan Besurek, 6(1), 17–24. https://doi.org/10.51851/jkb.v6i1.261

Ridwan, M., Herlina, H., & Fibrila, F. (2025). Edukasi Dan Pelatihan Pijat Tuina Untuk Meningkatkan Nafsu Makan Pada Balita Dengan Berat Badan Kurang. Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 96-107.

Samiasih, A. (2020). Modul Pijat Tui Na Pada Anak. Unimus Press.

Suryanah, A., Yusita, I., Rofiasari, L., Supriyatni, S., & Lubis, T. (2025). Optimalisasi Pengetahuan Ibu Melalui Pelatihan Pijat Tuina Dalam Peningkatan Nafsu Makan Balita.

UNICEF Indonesia (2025). Nutrition: UNICEF Indonesia. UNICEF

Wijayanti, T. (2019). Efektifitas Pijat Tui Na Terhadap Kenaikan Berat Badan Balita Usia 1 – 2 Tahun. Jurnal Kebidanan Indonesia, 10(2).

Wijayanti, T., & Sulistiani, A. (2020). HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN PIJAT TUINA PADA BALITA USIA 1 – 2 TAHUN. Jurnal Kebidanan, 12(02), 255-266. https://doi.org/10.35872/jurkeb.v12i02.39

Yanti, Y. (2022). pengaruh penyuluhan kesehatan dengan booklet pijat bayi terhadap pengetahuan dan keterampilan ibu dalam memijat bayi secara mandiri (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS KUSUMA HUSADA SURAKARTA).

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Dina, Handayani, D., & Sari, K. (2025). Penerapan Pijat Tu Ina untuk Meningkatkan Nafsu Makan pada Balita. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 4(2), 1967–1974. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/1846