Penerapan Endorphin Massage dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif: Studi Kasus

Authors

  • Endah Sulistiyowati Universitas Ngudi Waluyo
  • Ida Sofiyanti Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Nyeri Persalinan, Endorphin Massage, Kala I

Abstract

Labor pain is a physiological response that may cause physical and psychological discomfort and can interfere with the labor process. One of the non-pharmacological interventions to reduce labor pain is endorphin massage. This study aimed to determine the effect of endorphin massage on reducing labor pain in Mrs. S G3P2A0 during the latent phase of the first stage of labor. This study used a case study design with a continuity of midwifery care approach. Data were collected through interviews, observation, and pain assessment using the Wong-Baker Faces Pain Rating Scale. The intervention of endorphin massage was applied during the first stage of labor. The results showed a decrease in pain intensity from moderate–severe pain (score 4–5) to mild pain (score 1–3) after the intervention. These findings indicate that endorphin massage is effective in reducing labor pain and improving maternal comfort. In conclusion, endorphin massage can be used as a complementary therapy in midwifery care to help reduce labor pain non-pharmacologically.

 

Abstrak

Nyeri persalinan merupakan respons fisiologis yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan fisik dan psikologis pada ibu bersalin serta dapat mengganggu proses persalinan. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri persalinan adalah endorphin massage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan endorphin massage terhadap penurunan nyeri persalinan pada Ny. S G3P2A0 kala I fase laten. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan kebidanan berkelanjutan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pengukuran skala nyeri menggunakan Wong-Baker Faces Pain Rating Scale. Intervensi berupa endorphin massage dilakukan selama kala I persalinan. Hasil menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dari rentang 4–5 (nyeri sedang–berat) menjadi 1–3 (nyeri ringan) setelah intervensi. Hal ini menunjukkan bahwa endorphin massage efektif dalam menurunkan nyeri persalinan dan meningkatkan kenyamanan ibu. Kesimpulan, endorphin massage dapat digunakan sebagai terapi komplementer dalam asuhan kebidanan untuk membantu mengurangi nyeri persalinan secara nonfarmakologis.

References

Alyensi, A. (2018) ‘Nyeri persalinan sebagai nyeri fisiologis pada ibu bersalin’, Jurnal Kebidanan, 9(2), pp. 45–52.

Christiana, R. and Kusumawati, E. (2021) ‘Manajemen nyeri persalinan secara farmakologis dan nonfarmakologis’, Jurnal Ilmu Kesehatan, 12(1), pp. 33–40.

Dewi, S. (2023) ‘Pengaruh pijat lembut terhadap kenyamanan ibu bersalin’, Jurnal Kebidanan Indonesia, 14(2), pp. 101–107.

Fitri, A. and Tresia, L. (2023) ‘Prevalensi nyeri persalinan pada ibu bersalin di Indonesia’, Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(1), pp. 22–29.

Khasanah, U. (2020) ‘Pengaruh endorphin massage terhadap intensitas nyeri persalinan kala I’, Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 8(3), pp. 55–62.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2023) Profil Kesehatan Indonesia 2022. Jakarta: Kemenkes RI.

Maisaroh, S. and Maryani, R. (2021) ‘Efektivitas pijat endorphin dalam menurunkan nyeri persalinan’, Jurnal Midwifery Update, 6(2), pp. 70–76.

Mercy, D. (2020) ‘Perbedaan nyeri sebelum dan sesudah endorphin massage pada ibu bersalin’, Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 7(1), pp. 15–21.

Moberg, K.U., et al. (2015) ‘Oxytocin and human behavior in labor and lactation’, Journal of Perinatal Science, 5(2), pp. 10–18.

Noviyana, A., et al. (2022) ‘Teknik endorphin massage pada ibu bersalin’, Jurnal Kebidanan Komplementer, 5(1), pp. 1–8.

Pitaloka, D. and Ryandini, F. (2020) ‘Pengaruh endorphin massage terhadap penurunan nyeri persalinan’, Jurnal Kebidanan, 11(2), pp. 88–94.

Purnamasari, D. and Hindiarti, Y. (2020) ‘Terapi komplementer dalam meningkatkan kenyamanan ibu bersalin’, Jurnal Ilmu Kebidanan, 9(1), pp. 25–31.

Rokhilah, R. and Ratna, S. (2023) ‘Gambaran nyeri persalinan pada ibu bersalin di Jawa Barat’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), pp. 60–67.

Wulandari, T., et al. (2022) ‘Pengaruh teknik counterpressure terhadap nyeri persalinan kala I’, Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(1), pp. 44–50.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Endah Sulistiyowati, & Ida Sofiyanti. (2026). Penerapan Endorphin Massage dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif: Studi Kasus. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 5(1), 434–440. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/2020