Penerapan Asuhan Kebidanan dalam Masa Adaptasi pada Neonatus

Authors

  • Nunik Tri Wuryanti Universitas Ngudi Waluyo
  • Ida Sofiyanti Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Neonatal care, neonate, comprehensive midwifery care, neonatal adaptation, neonatal visit

Abstract

The neonatal period is the period from birth to the age of 28 days which is the most critical period in the baby's life because there is an adaptation process from intrauterine to extrauterine life. During this period, babies undergo various physiological changes, such as adaptation of the respiratory system, circulation, body temperature regulation, and metabolic function. The baby's inability to adapt properly can increase the risk of health problems and even neonatal death. In 2025, there will still be cases of neonatal infant deaths in the Kalikajar I Health Center's work area. Midwifery care for neonates is carried out comprehensively through neonatal visits at least three times, namely KN 1 at the age of 6–48 hours, KN 2 at the age of 3–7 days, and KN 3 at the age of 8–28 days. The neonatal visit aims to monitor the baby's health condition, growth, breastfeeding, and detect complications early so that the baby can grow and develop optimally. The research method used is a descriptive method with a case study approach through observation and management of health services in neonates. The care results provided include monitoring the health condition of the neonates, growth and development, exclusive breastfeeding, early detection of complications, and the provision of basic immunizations in the form of BCG and OPV1. From this study, it was concluded that the midwifery care provided was in accordance with standards and carried out comprehensively. The suggestion that can be given that midwives in their respective work areas can continue to improve health services, especially maternal and child health and comprehensive care provision is expected to help reduce morbidity and mortality rates in mothers and infants.

 

Abstrak

Masa neonatus merupakan periode sejak bayi lahir hingga usia 28 hari yang menjadi masa paling kritis dalam kehidupan bayi karena terjadi proses adaptasi dari kehidupan intrauterin ke ekstrauterin. Pada periode ini, bayi mengalami berbagai perubahan fisiologis, seperti adaptasi sistem pernapasan, sirkulasi, pengaturan suhu tubuh, dan fungsi metabolisme. Ketidakmampuan bayi beradaptasi dengan baik dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan bahkan kematian neonatal. Pada tahun 2025 di wilayah kerja Puskesmas Kalikajar I masih terjadi kasus kematian bayi neonatus. Asuhan kebidanan pada neonatus dilakukan secara komprehensif melalui kunjungan neonatal minimal tiga kali, yaitu KN 1 pada usia 6–48 jam, KN 2 pada usia 3–7 hari, dan KN 3 pada usia 8–28 hari. Kunjungan neonatal tersebut bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan bayi, pertumbuhan, pemberian ASI, serta mendeteksi komplikasi secara dini sehingga bayi dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus (case study) melalui observasi dan penatalaksanaan pelayanan kesehatan pada neonatus. Hasil asuhan yang diberikan meliputi pemantauan kondisi kesehatan neonatus, pertumbuhan dan perkembangan, pemberian ASI eksklusif, deteksi dini komplikasi, serta pemberian imunisasi dasar berupa BCG dan OPV1. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa asuhan kebidanan yang diberikan telah sesuai standar dan dilakukan secara komprehensif. Saran yang bisa diberikan bahwa bidan di wilayah kerja masing-masing dapat terus meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan anak dan pemberian asuhan yang komprehensif diharapkan dapat membantu menurunkan angka morbiditas dan mortalitas pada ibu maupun bayi.

References

Fitriani, D. and Sari, R., 2023. Hubungan perawatan tali pusat dan pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian infeksi neonatus. Jurnal Kesehatan Anak dan Neonatal, 8(1), pp.25–32.

Handayani, S., Putri, N. and Lestari, D., 2022. Pengaruh edukasi perawatan bayi baru lahir terhadap kemampuan ibu dalam asuhan neonatus. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(2), pp.78–85.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia., 2020. Pedoman Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir. Jakarta: Kemenkes RI.

Oktarina, M., 2016. Buku Ajar Asuhan Kebidanan dan Bayi Baru Lahir. Yogyakarta: Deepublish.

Prawirohardjo, S., 2020. Ilmu Kebidanan. 4th ed. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Rahmawati, D., Anggraini, P. and Wulandari, S., 2024. Pentingnya pemantauan neonatus dalam 28 hari pertama kehidupan terhadap pencegahan komplikasi neonatal. Jurnal Neonatal Indonesia, 5(1), pp.40–48.

Ramos, J.N., 2017. Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir: Pedoman untuk Perawat dan Bidan. Jakarta: Penerbit Erlangga.

World Health Organization., 2022. Newborn Health. Available at: https://www.who.int/health-topics/newborn-health [Accessed 16 May 2026].

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Tri Wuryanti, N., & Ida Sofiyanti. (2026). Penerapan Asuhan Kebidanan dalam Masa Adaptasi pada Neonatus. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 5(1), 441–447. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/2022