Asuhan Kebidanan Continuity of Care (Coc) pada Ny. I Umur 28 Tahun G1P0A0 Pre Eklamsia dengan Penerapan Rendam Kaki Air Hangat di Puskesmas Kedungwuni II
Keywords:
Asuhan Kebidanan Berkelanjutan, Kehamilan, Persalinan, BBL, Nifas dan KBAbstract
Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) remain important indicators of public health status. In Indonesia, the MMR is 305 per 100,000 live births and the IMR is 22.23 per 1,000 live births. One of the main causes of maternal mortality is preeclampsia, a hypertensive disorder in pregnancy that can lead to serious complications. Efforts to reduce MMR and IMR are carried out through Continuity of Care (CoC) in midwifery services. This study used a descriptive method with a case study approach on Mrs. I, a 28-year-old G1P0A0 patient with preeclampsia at Kedungwuni II Public Health Center, Pekalongan Regency. Comprehensive midwifery care was provided, including pregnancy, delivery by cesarean section, postpartum care, newborn care, and family planning, along with warm water foot soak therapy. The results showed that CoC effectively managed preeclampsia without further complications. Both mother and baby were in good condition, and the mother understood self-care and contraceptive use. In conclusion, Continuity of Care is effective in improving maternal and neonatal health and optimizing complication management.
Abstrak
Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat. Di Indonesia, AKI mencapai 305 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB sebesar 22,23 per 1.000 kelahiran hidup. Salah satu penyebab utama kematian ibu adalah preeklamsia, yaitu kondisi hipertensi dalam kehamilan yang berisiko menimbulkan komplikasi serius. Upaya penurunan AKI dan AKB dilakukan melalui pelayanan kebidanan berkesinambungan atau Continuity of Care (CoC). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan studi kasus pada Ny. I usia 28 tahun G1P0A0 dengan preeklamsia di Puskesmas Kedungwuni II Kabupaten Pekalongan. Asuhan kebidanan diberikan secara komprehensif meliputi masa kehamilan, persalinan dengan sectio caesarea, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana, serta penerapan terapi rendam kaki air hangat. Hasil menunjukkan bahwa asuhan CoC mampu menangani preeklamsia dengan baik tanpa komplikasi lanjutan. Ibu dan bayi dalam kondisi baik serta ibu memahami perawatan dan penggunaan kontrasepsi. Kesimpulannya, asuhan kebidanan CoC efektif dalam meningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta mendukung penanganan komplikasi secara optimal.
References
Afifuddi dan Saebani . (2012). Metode Penelitian Kualitatif. bandung: Pustaka Setia.
Ambarwati, E. D. (2010). Asuhan Kebidanan Nifas. Yogyakarta: Nuha Medika. Anggarani, R., Subakti, Y. (2013). Kupas Tuntas Seputar Kehamilan. Jakarta
Selatan: Agro Media Pustaka.
Armini, N. S. (2017). Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi, Balita & Anak Prasekolah. Yogyakarta: Andi Offset.
BKKBN, (2018) Buku Saku Bagi Petugas Lapangan Program KB Nasional Materi Konseling. Jakarta: BKKBN.
Damayanti, I. P., dkk. (2014). Asuhan kebidanan komprehensif pada ibu bersalin dan bayi baru lahir. Yogyakarta: deepublish.
Darwin, E., Hardisman. (2014). Etika Profesi Kesehatan. Yogyakarta: deepublish.
Diana, S., Mail, E., Rufaida, Z. (2019). Buku ajar asuhan kebidanan persalinan dan bayi baru lahir. Jawa Tengah: Oase Group.
Duwianda, O. (2014). Buku ajar ini disusun berdasarkan materi pokok bahasan mata kuliah asuhan NEONATUS. Sleman: deepublish publisher.
Ekasari, T. (2019). Deteksi Dini Preeklamsi dengan Antenatal Care. Sulawesi Selatan: Yayasan Ahmar Cedekia Indonesia.
Elisanti, D. A. (2018). HIV AIDS, Ibu hamil dan Pencegahan Pada Janin.
Yogyakarta: Deepublish.
Endjun, J. J. (2017). Panduan Cerdas Pemeriksaan Kehamilan. Jakarta: Pustaka Bunda.
Hatini, e. E. (2018). Asuhan Kebidanan Kehamilan. Malang: Wineka Media. Hanafi, H. ( 2014) Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Jayanti, I. (2019). Evidance Based Dalam Praktik Kebidanan. Yogyakarta: Deepublish Publisher. Kemenkes RI. (2016). www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil- kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-2016.pdf didownload tanggal 02 Agustus 2019 pukul 10.43.
Khairoh, M. Rosyariah, A. Ummah, K. (2019). Asuhan Kebidanan Kehamilan.
Surabaya: Jakad publishing.
Legawati. (2018). Asuhan Persalinan Dan Bayi Baru Lahir. Malang: WINEKA MEDIA.
Lestari, N. (2017). pijat oksitosin pada ibu post partum primipara terhadap produksi ASI dan kadar hormon oksitosin. jurnal ners dan kebidanan, 120-124.

