Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny”A” Umur 20 Tahun di Puskesmas Kandangserang Kab. Pekalongan

Authors

  • Dewi Maryani Universitas Ngudi Waluyo
  • Risma Aliviani Putri Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Continuity of Care, Asuhan kebidanan, Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir, Keluarga Berencana, Manajemen Varney, SOAP.

Abstract

Continuity of Care (CoC) midwifery care is a continuous service provided throughout pregnancy, childbirth, postpartum period, newborn care, and family planning. This case study aims to provide comprehensive midwifery care for Mrs. A, aged 20 years, at Kandangserang Public Health Center, Pekalongan Regency, using Varney’s midwifery management and SOAP documentation. This study uses a case study method with a continuity of care approach. Care was provided starting from 24 weeks of gestation, labor process, postpartum period, newborn care, and family planning services. Data were collected through observation, interviews, physical examination, and documentation. The results showed that Mrs. A’s pregnancy progressed normally without complications. Labor was conducted according to the Normal Delivery Care standard, the newborn was in good condition, the postpartum period was physiological without complications, and the client chose a 3-month injectable contraceptive method. Overall, there was no gap between theory and practice in the care provided. The conclusion of this case study is that Continuity of Care midwifery services provided to Mrs. A were comprehensive, well-managed, and in accordance with standards, supporting optimal maternal and neonatal health outcomes.

 

Abstrak

Asuhan Kebidanan Continuity of Care (CoC) merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. A umur 20 tahun di Puskesmas Kandangserang Kabupaten Pekalongan dengan menggunakan manajemen kebidanan Varney dan pendokumentasian SOAP. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan kebidanan berkelanjutan. Asuhan dilakukan mulai dari usia kehamilan 24 minggu, proses persalinan, masa nifas, perawatan bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, serta dokumentasi asuhan. Hasil menunjukkan bahwa proses kehamilan Ny. A berlangsung normal tanpa komplikasi, persalinan berjalan sesuai standar Asuhan Persalinan Normal (APN), bayi baru lahir dalam kondisi baik, masa nifas berlangsung fisiologis tanpa penyulit, serta klien memilih metode kontrasepsi suntik 3 bulan. Secara keseluruhan tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik dalam pemberian asuhan. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah asuhan kebidanan Continuity of Care yang diberikan pada Ny. A berjalan dengan baik, komprehensif, dan sesuai standar, sehingga dapat mendukung kesehatan ibu dan bayi secara optimal.

References

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2020). Buku panduan pelayanan keluarga berencana. Jakarta: BKKBN.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2021). Laporan pelayanan kontrasepsi nasional. Jakarta: BKKBN.

Dewi, R., et al. (2022). Pengaruh dukungan keluarga terhadap keberhasilan persalinan normal. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(2), 101–110.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2024). Profil kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2024. Semarang: Dinkes Jateng.

Diana, S., Mail, E., & Rufaida, Z. (2021). Asuhan neonatus, bayi, dan balita. Yogyakarta: Deepublish.

Hidayati, N., et al. (2023). Efektivitas pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 17(1), 45–53.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pelayanan antenatal terpadu. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkes RI.

Lestari, P., et al. (2023). Faktor yang mempengaruhi keberhasilan penggunaan kontrasepsi pasca persalinan. Jurnal Ilmu Kebidanan, 11(3), 150–160.

Nurhasiyah, S., et al. (2021). Pengaruh pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 10(2), 88–95.

Oktarina, M. (2023). Asuhan kebidanan persalinan dan bayi baru lahir. Yogyakarta: Deepublish.

Pratiwi, D., et al. (2021). Hubungan pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan ANC. Jurnal Kebidanan, 12(1), 55–63.

Prawirohardjo, S. (2022). Ilmu kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Putri, A., et al. (2021). Efektivitas penerapan APN terhadap outcome persalinan normal. Jurnal Kebidanan Nasional, 9(2), 77–85.

Rahmawati, S., et al. (2022). Faktor psikologis ibu terhadap keberhasilan persalinan normal. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(3), 120–128.

Sari, D., et al. (2022). Hubungan kepatuhan ANC dengan komplikasi kehamilan. Jurnal Kebidanan Indonesia, 14(1), 30–39.

Sari, R., et al. (2022). Pengaruh dukungan keluarga terhadap produksi ASI. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 90–98.

Saroha, S. (2015). Keluarga berencana dan kontrasepsi. Jakarta: EGC.

Sulistyawati, A. (2017). Asuhan kebidanan pada ibu nifas. Jakarta: Salemba Medika.

Walyani, E. S. (2016). Asuhan kebidanan kehamilan, persalinan, nifas, dan BBL. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

WHO. (2023). Maternal mortality report 2023. World Health Organization.

Widiastini. (2018). Asuhan kebidanan persalinan. Jakarta: EGC.

Widatiningsih, S., & Dewi, P. (2017). Asuhan kebidanan kehamilan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Wulandari, S., et al. (2023). Kunjungan antenatal care dan hubungan dengan kesehatan janin. Jurnal Midwifery Update, 15(1), 65–74.

Yanti, S. (2011). Asuhan kebidanan persalinan. Jakarta: Salemba Medika.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Maryani, D., & Risma Aliviani Putri. (2026). Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny”A” Umur 20 Tahun di Puskesmas Kandangserang Kab. Pekalongan. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 5(1), 1183–1190. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/2038