Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Primigravida Ny. R Umur 29 Tahun dengan Kehamilan Fisiologis di UPTD RSD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo

Authors

  • Mursini Universitas Ngudi Waluyo
  • Isri Nasifah Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Continuity of Care, Asuhan Kebidanan Kebidanann, Kehamilan, Persalinan, Nifas, Neonatus

Abstract

Maternal and infant mortality rates are among the key indicators used to measure the level of public health in a country. Early detection efforts to prevent morbidity and mortality among mothers, infants, and toddlers can be implemented through Continuity of Care (COC), which begins during pregnancy and continues through childbirth, postpartum care, newborn care, and family planning services. The purpose of this study was to provide comprehensive midwifery care for Mrs. R, covering pregnancy, childbirth, postpartum care, neonatal care, and family planning.This study employed a descriptive research design using a case study approach. The research instrument utilized a descriptive method documented in SOAP format. Data were collected through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies, and literature reviews. The study was conducted from August 2025 to April 2026.The results of four antenatal care visits revealed several pregnancy discomforts experienced by the mother, including nausea during the first trimester, which was managed with acupressure therapy, and lower back pain, which was treated using effleurage massage. During labor at 40 weeks of gestation, no complications were identified. The mother received care in accordance with the 60-step Normal Delivery Care (APN) standards. The newborn had a birth weight of 2,550 grams, a body length of 48 cm, and a mid-upper arm circumference of 11 cm.No complications were found during postpartum care. The newborn assessment indicated that all findings were within normal limits. The baby received a Vitamin K injection, eye ointment prophylaxis, and congenital hypothyroidism screening (CHS). In terms of family planning care, Mrs. R decided to use an intrauterine device (IUD) as her contraceptive method. After providing comprehensive midwifery care throughout pregnancy, childbirth, postpartum, neonatal, and family planning periods, the outcomes demonstrated normal pregnancy, normal delivery, normal neonatal condition, and successful family planning implementation. No discrepancies were found between theory and practice in the comprehensive midwifery care provided to Mrs. R and her baby. Midwives and clients are expected to apply the care that has been provided during antenatal, postpartum, newborn, and neonatal visits in order to improve maternal and infant health outcomes and enhance health knowledge for both mother and baby.

 

Abstrak

Angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator untuk mengukur derajat kesehatan bagi suatu negara. Kegiatan upaya deteksi dini untuk mengatasi kesakitan maupun kematian baik ibu, bayi dan balita tersebut dapat dilakukan dengan salah satunya yaitu implementasi asuhan berkelanjutan atau Continuity Of Care (COC) yang dimulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, sampai dengan KB. Tujuan penelitian ini mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. R secara komprehensif mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus dan KB. Jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi kasus (case study), Instrumen penelitian menggunakan metode pendekatan yang bersifat deskriptif dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Dalam asuhan ini, penulis mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2025 sampai dengan April 2026. Dari hasil pemberian asuhan kehamilan sebanyak 4 kali kunjungan ditemukan masalah yaitu ibu mengalami ketidaknyamanan kehamilan antara lain Trimester I mual-mual diberi asuhan Acupressure dan nyeri pinggang diberikan asuhan Massage Eflurrage. Selama persalinan yang terjadi di usia kehamilan 40 minggu tidak ada masalah, ibu diberikan asuhan sesuai dengan APN 60 langkah dengan BB bayi 2550 gram PB 48 cm dan Lila 11 cm. Pada asuhan nifas tidak ditemukan masalah. Pada asuhan bayi baru lahir didapatkan semua dalam batas normal, diberikan suntikan VIT K, Zalf mata dandilakukan pemeriksaan SHK. Sedangkan pada asuhan KB Ny. R memutuskan untuk menggunakan metode kontrasepsi IUD. Setelah melakukan dan memberikan asuhan kebidanan secara Komprehensif mulai dari ibu hamil, bersalin, nifas, bayi dan hasilnya hamil dengan normal, bersalin dengan normal, bayi dengan normal, dan sampai dengan KB. Tidak terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada Asuhan Komprehensif kebidanan pada Ny.R dan By.Ny.R. Bagi bidan dan klien diharapkan agar bisa menerapkan asuhan yang telah diberikan selama kunjungan hamil, nifas, bayi baru lahir dan neonatus sehingga dapat memberikan manfaat kesehatan dan pengetahuan pada ibu dan bayi.

References

Atika, I., Putra, H. K., & Thaib, S. H. (2016). Hubungan hiperemesis gravidarum dengan

usia ibu, usia gestasi, paritas, dan pekerjaan pada pasien rawat inap di RSUP Dr.

Moh. Hoesin Palembang. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan: Publikasi Ilmiah

Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, 3(3), 166–171.

Bina Pustaka Saswono Prawirohardjo. (2011). Anemia dan anemia kehamilan. Yogyakarta:

Nuha Medika.

BKKBN. (2012). Pelayanan kontrasepsi. Jakarta: BKKBN.

Darmawan. (2013). Metode penelitian kuantitatif kebidanan. Bandung: PT Remaja

Rosdakarya.

Departemen Kesehatan RI. (2011). Profil kesehatan Indonesia. Jakarta: Departemen

Kesehatan RI.

Fitriana, Y., & Nurwiandani, W. (2018). Asuhan persalinan. Yogyakarta: Pustaka Baru.

Hariz, A., & Bhattacharya, P. T. (2022). Megaloblastic anemia. In StatPearls. StatPearls Publishing.

Imelda. (2018). Nifas, kontrasepsi terkini dan keluarga berencana. Jakarta: Gosyen

Publishing.

Jamille, N., Nagtalon, & Ramos. (2017). Kesehatan ibu & bayi baru lahir: Pedoman untuk perawat dan bidan. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Jannah, N. (2012). Askeb II persalinan. Jakarta: ECG.

JNPK-KR. (2017). Asuhan persalinan normal. Jakarta: Depkes RI.

JNPK-KR. (2017). Asuhan persalinan normal & inisiasi menyusui dini. Jakarta: Depkes RI.

Kamariyah, dkk. (2015). Buku ajar kehamilan untuk mahasiswa & praktisi keperawatan serta kebidanan. Jakarta: Salemba Medika.

Kemenkes RI. (2013). Asuhan persalinan normal. Jakarta: USAID.

Khoirah, Y. (2022). Kajian teori kehamilan. Jakarta: Unas.

Kosim, M. S., dkk. (2012). Buku panduan manajemen masalah bayi baru lahir untuk dokter, perawat, bidan di rumah sakit rujukan dasar. Indonesia: IDAI, MNH JHPEGO.

Kusmiyati, Y., dkk. (2011). Perawatan ibu hamil. Yogyakarta: Fitramaya. Kuswanti, I., & Melina, F. (2014). Askeb II persalinan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Leveno, K. J. (2011). Obstetri Williams panduan ringkas. Jakarta: EGC. Mansjoer, A., dkk. (2012). Kapita selekta kedokteran. Jakarta: Media Aesculapius.

Manuaba, dkk. (2014). Ilmu kebidanan, penyakit kandungan dan keluarga berencana untuk pendidikan bidan. Jakarta: EGC.

Marmi. (2016). Buku ajar pelayanan KB. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Monika, F. B. (2014). Buku pintar ASI dan menyusui. Jakarta: Noura Books.

Mose, J. C., & Sabarudin, U. (2013). Perdarahan antepartum. Dalam: Effendi, J. S.,

Wirakusumah, F. F., & Martaadisoebrata, D. (Ed.), Obstetri patologi: Ilmu kesehatan reproduksi (hlm. 79–86). Jakarta: EGC.

Pramudita, B. (2024). Hiperemesis gravidarum. Jakarta: Alomedika.

Putri, A. (2022). Efflurage massage untuk nyeri punggung ibu hamil. Jakarta: Alomedika.

Raskita, R. Y., & Ristica, O. D. (2023). Asuhan kebidanan pada bayi baru lahir dengan kunjungan neonatus – III di Klinik Pratama Arrabih Kota Pekanbaru 2022. Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal), 10(3).

Rosida, L. (2019). Efektivitas sosialisasi MAL oleh konselor ASI se sebagai salah satu upaya pencegahan unmet need KB. Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram, 4(1), 22. https://doi.org/10.31764/mj.v4i1.551.

Rosida, L., & N. K. (2017). MAL sebagai salah satu alternatif KB pada masa antara.

Yogyakarta: Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta Press. http://digilib2.unisayogya.ac.id/xmlui/handle/123456789/2405.

Sulistyawati, A. (2021). Asuhan kebidanan pada masa kehamilan. Jakarta: Salemba

Medika.

Wahyuni, & Prabowo, E. (2015). Manfaat kinesiotaping untuk mengurangi nyeri punggung bawah pada kehamilan trimester ke-III. Diunduh tanggal 15 Oktober 2015.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Mursini, & Nasifah, I. (2026). Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Primigravida Ny. R Umur 29 Tahun dengan Kehamilan Fisiologis di UPTD RSD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 5(1), 569–582. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/2050