Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. K Usia 29 Tahun
Keywords:
Midwifery Care, Effleurage Massage, Counterpressure, Oxytocin Massage, Gymball, Pelvic rocking, Antenatal Care, Intranatal Care, Neonatus, Kontrasepsi, Continuity of CareAbstract
According to data from North Kalimantan Province for 2020-2025, the maternal mortality rate decreased from 19 to 10. This decrease also occurred in infants, from 161 to 153. Meanwhile, maternal mortality data in Bulungan Regency from 2021 to 2025 decreased from 6 cases to 1/100,000 live births, and the infant mortality rate decreased from 24 cases to 16/1000 live births (DKK, 2025). The persistence of maternal and infant mortality requires Continuity of Care (COC)-based midwifery care, starting from pregnancy, childbirth, postpartum, neonates, and family planning. Continuity of Care (COC) is a service achieved when a continuous relationship is established between a woman and a midwife. Continuous care relates to the quality of service over time, which requires a continuous relationship between the patient and health professionals. Midwifery services should be provided from preconception, early pregnancy, throughout all trimesters, birth and delivery until the first six weeks postpartum. Continuity of Care (COC) is continuous care from pregnancy to Family Planning (KB) as an effort to reduce MMR & IMR. COC is a process where patients and cooperative health workers are involved in continuous health service management towards high-quality services, cost-effective medical care. Health services provided to pregnant women through the provision of integrated Antenatal Care services at least 6 times during pregnancy (Susanti Ari, 2018). Based on the description above, the author is interested in conducting Comprehensive Midwifery Care for Mrs. K, 29 years old in the Tanjung Palas Community Health Center Working Area, Bulungan Regency in 2026 using Continuity of Care, which starts from pregnancy, childbirth, newborns, postpartum to contraception.
Abstrak
Menurut data Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2020-2025 didapatkan bahwa angka kematian ibu mengalami penurunan dari 19 jiwa menjadi 10 jiwa, Penurunan ini juga terjadi pada bayi yakni dari 161 jiwa menjadi 153 jiwa. Sedangkan data kematian ibu di Kabupaten Bulungan pada tahun 2021 sampai 2025 mengalami penurunan dari 6 kasus ke 1/100.000 KH, dan AKB mengalami penurunan dari 24 kasus ke 16/1000 Kh (DKK, 2025). Masih adanya angka kematian ibu dan bayi maka diperlukan asuhan kebidanan berbasis Continuity of Care (COC) mulai dari ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus, dan keluarga berencana. Continuity of Care (COC) adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan terus-menerus antara seorang wanita dengan bidan. Asuhan yang berkelanjutan berkaitan dengan kualitas pelayanan dari waktu ke waktu yang membutuhkan hubungan terus-menerus antara pasien dengan tenaga profesional kesehatan. Layanan kebidanan harus disediakan mulai prakonsepsi, awal kehamilan, selama semua trimester, kelahiran dan melahirkan sampai enam minggu pertama postpartum. Asuhan Continuity of Care (COC) merupakan asuhan secara berkesinambungan dari hamil sampai dengan Keluarga Berencana (KB) sebagai upaya penurunan AKI & AKB. COC adalah suatu proses dimana pasien dan tenaga kesehatan yang kooperatif terlibat dalam manajemen pelayanan kesehatan secara terus menerus menuju pelayanan yang berkualitas tinggi, biaya perawatan medis yang efektif. Pelayanan kesehatan yang diberikan pada ibu hamil melalui pemberian pelayanan Antenatal Care terpadu minimal 6 kali selama masa kehamilan (Susanti Ari, 2018). Berdasarkan uraian diatas penulis tertarik untuk melakukan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. K Usia 29 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Tahun 2026 dengan menggunakan Asuhan Kebidanan Berkelanjutan (Continuity of care), yang dimulai dari masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas sampai dengan Kontrasepsi.
References
Amaniyah, Mil"atul et al. 2022. “Pengaruh Teknik Counterpressure Massage Terhadap Intensitas.” Prospiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo 1(2): 768–77.
Analia Kunang, S.ST.M.Kes, and M.Keb Apri Sulistianingsih. 2023. Buku Ajar Asuhan Persalinan Dan Bayi Baru Lahir Dengan Evidance Based Midwifery Penerbit Cv. Eureka Media Aksara.
Fatmasari, Nawang, Nur Hasanah, and Moneca Diah Listianingsih. 2023. “Massage Effleurage Untuk Mengurangi Nyeri Punggung Bawah Pada Ibu Hamil.” Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo 2(1): 225–30.
Feni Noviyani, Moneca Diah Listiyaningsih, and Munasifah. 2024. “Pijat Oksitosin Pada Ibu Postpartum Sebagai Upaya Meningkatkan Produksi Asi.” Indonesian Journal of Community Empowerment (Ijce) 6(1): 30–34.
Kemenkes RI. 2018. “Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018.” Kementrian Kesehatan RI 53(9): 1689–99.
Marmi dan Rahardjo. K. 2012. Asuhan Neonatus, Bayi, Balita, Dan Anak Pra Sekolah.
Marmi, S.ST. 2012. “Asuhan Kebidanan Pada Persalinan.” Asuhan Kebidanan Pada Persalinan: 1.
Nardiana, Evita Aurilia et al. 2018. “Asuhan Kebidanan Persalinan.” Analytical Biochemistry 11(1): 1–5.
Putri, Intan Mutiara, Nina Mardiana, Triana Widiastuti, and Bety Anisa Wulandari. 2023. Eureka Media Aksara Asuhan Kebidanan Masa Nifas.
Rafhani, Rosyidah, Azizah, Nurul. 2019. Umsida Press Buku Ajar Asuhan Kebidanan Masa Nifas Dan Menyusui. https://eprints.triatmamulya.ac.id.
Rahmadani, Elsi, and Marlin Sutrisna. 2022. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ikterus.” 1(3): 179–88.
Rinata, Cholifah &. 2022. Deepublish Publisher Buku Ajar Kehamilan.
Rokom. 2024. “Agar Ibu Dan Bayi Selamat.” https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/blog/20240125/3944849/agar-ibu-dan-bayi-selamat/#:~:text=Berdasarkan data dari Maternal Perinatal,pada tahun 2023 tercatat 29.945.
Solehah, Imroatul et al. 2021. “Asuhan Segera Bayi Baru Lahir.” Fakultas Kesehatan Diploma III Kebidanan Universitas Nurul Jadid 5(3): 78.
Susanti Ari, Dkk. 2018. “Buku COC.” Konsep Kesinambungan Asuhan Kebidanan.
Umu Qonitun, Fitri Novitasari. 2018. “Studi Persalinan Kala Iv Pada Ibu Bersalin Yang Melakukan Inisiasi Menyusu Dini ( Imd ).” Jurnal Kessehatan 11(1): 1–8.
wati risma. 2020. Penerapan Effleurage Massage Untuk Mengurangi Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester Iii.
WHO. 2024. “World Health Organization.” https://www.who.int/indonesia/news/events/hari-kesehatan-sedunia-2023/milestone#year-2021.
Wulandari, Priharyanti. 2024. “Pijat Oksitosin Sebagai Upaya Meningkatkan Produksi ASI Pada Ibu Menyusui.” Jurnal Peduli Masyarakat 6(2): 697–704. https://doi.org/10.37287/jpm.v6i2.3731.

