Asuhan Kebidanan Continuity of Care (Coc) pada Ny ”F” Umur 36 Tahun di TPMB Deny Rahmawati, S. SiT., Bdn Kabupaten Semarang

Authors

  • Adelina Maharani Tugestim Universitas Ngudi Waluyo
  • HENI SETYOWATI Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Asuhan Kebidanan Komperhensif, Usia Tua, Riwayat Secio Caesaria, Resiko Tinggi, Nifas ,Bayi Baru Lhir, KB Asuhan Kebidanan Komprehensif,

Abstract

Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) are important indicators of public health status. One strategy to reduce MMR and IMR is Continuity of Care (CoC), defined as continuous support from pregnancy until 42 days postpartum. This case study aims to provide comprehensive midwifery care for Mrs. F, a 36-year-old woman with a high-risk pregnancy. Data were collected through interviews, observation, primary and secondary records (MCH book), and physical examination, and were documented using the SOAP format. The study was conducted from February to April 2026. The case findings, which covered the antenatal, intrapartum, postpartum, newborn, and neonatal periods, showed that Mrs. F was at 35 weeks and 1 day of gestation, had a history of cesarean section from a previous delivery, and was of advanced maternal age. Her delivery was planned by the obstetrician who evaluated her in early pregnancy, allowing timely operative management based on accurate history-taking. Four postpartum visits were performed; the postpartum period was uneventful with no bleeding, good uterine contraction, and the surgical wound initially discharged fluid, but after wound dressing care and regular dressing changes, the incision site became dry. Newborn anthropometric measurements were within normal limits. Three neonatal follow-up visits recorded a healthy infant. Mrs. F chose female sterilization (tubal ligation) as her postpartum contraceptive method. Providing comprehensive midwifery care from pregnancy through the neonatal period resulted in a smooth care process and good maternal and neonatal outcomes. It is expected that Mrs. F will apply the counseling provided, thereby improving maternal and infant health and enhancing her understanding of pregnancy, delivery, the postpartum period, the newborn, and the neonatal stage.

 

 

Abstrak

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan tolok ukur penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat. Salah satu upaya menurunkan AKI dan AKB adalah melalui Continuity of Care (CoC), yaitu pendampingan berkelanjutan sejak kehamilan hingga 42 hari masa nifas. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan pada Ny. F, 36 tahun, yang memiliki resiko tinggi pada kehamilannya saat ini. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, catatan primer dan sekunder dari Buku KIA, serta pemeriksaan fisik. Penelitian dilaksanakan pada periode Februari-April 2026 dengan pendokumentasian menggunakan format SOAP. Hasil studi kasus yang komprehensif meliputi masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan neonatus menunjukkan bahwa Ny. F hamil 35 minggu 1 hari dengan riwayat SC pada persalinan sebelumnya dan kehamilan pada usia tua. Saat persalinan Ny. F diprogram oleh dokter kandungan yang memeriksanya selama awal kehamilan untuk segera dilakukan tindakan Operasi berkat anamnesa tepat. Kunjungan nifas dilakukan sebanyak empat kali, masa nifas berjalan normal tanpa perdarahan, kontraksi uterus baik, luka operasi sempat mengeluarkan cairan namun setelah dilakukan perawatn ganti balut luka operasi kering. Pemeriksaan antropometri bayi baru lahir menunjukkan hasil dalam batas normal. Kunjungan neonatal dilakukan tiga kali dan kondisi bayi sehat. Ny. F memilih metode kontrasepsi MOW setelah persalinan. Dengan pemberian asuhan kebidanan yang menyeluruh mulai dari kehamilan hingga periode neonatus, proses perawatan berjalan lancar dan kondisi ibu serta bayi baik. Diharapkan Ny. F dapat menerapkan hasil konseling yang diberikan sehingga meningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta menambah pemahaman ibu tentang kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan neonatus.

References

Ashari, Ayu dan Ninik Christiani. (2023). Asuhan Kebidanan Continuity of Care (CoC) Ny. A Umur 30 Tahun di Klinik PMB Ambarwati. Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Volume 2 No (2) 2023 hlm 1175-1180

Clausen, T., & Sandvik, L. (2007). Risk of cesarean delivery with advancing maternal age: A populationbased cohort study. Acta Obstetricia et Gynecologica Scandinavica, 86, (10), 1211–1216. https://doi.org/10.1080/00016340701515576

Damayanti, I. . (2014). Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ibu Bersalin dan Bayi Baru Lahir. Deepublish.

Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang. (2022). Profil Kesehatan Kabupaten Semarang 2022. Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang.

Koren, G. A., & Yogev, Y. (2020). Trial of labor after cesarean in older women who never delivered vaginally. European Journal of Obstetrics and Gynecology and Reproductive Biology, 245, 89–93. https://doi.org/10.1016/j.ejogrb.2019.12.010

Kemenkes, R. (2018). Profil Kesehatan Indonesia 2018. Kemenkes RI.

Lima, M. L., NakamuraMuramatsu, V. M., & Bernardes, L. S. C. (2021). Prelabor cesarean section: The role of advanced maternal age and associated factors. Revista de Saude Publica, 55, 39. https://doi.org/10.11606/s1518-8787.2021055003511

Maselkosssu, Kharista Welhemina dan Ninik Christiani. (2023). Asuhan Kebidanan Continuity of Care (CoC) pada Ny. R Umur 29 Tahun G2P1A0 di Praktik Mandiri Bidan Ernawati Kalongan Ungaran Timur. Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Volume 2 No (2) 2023 hlm 823-831

Melamed, N., Yogev, Y., & BenHaroush, A. (2019). Risk for Cesarean section in women of advanced maternal age. Journal of Obstetrics and Gynaecolgy Research, 45 (6), 1073–1081. https://doi.org/10.1111/jog.14048

Pitriani, R., Andriyani, R. (2014). Panduan Lengkap Asuhan Kebidanan Ibu Nifas Normal (Askeb III). Deepublisher.

Putri, Rahmadani. (2021). Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Gastroenteritis pada Ibu PKK RT 02 RW 016 di Kelurahan Bunulrejo Kota Malang. Repository ITSK RS dr. Soepraoen Malang

Prawirohardjo, S. (2016). Ilmu Kebidanan, Edisi 4, Cetakan 5. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiharohardjo.

Retnoningsih. (2018). Asuhan Kebidanan Persalinan Patologispada Ny. K 32 Tahun G2P1A0 Hamil 37 Minggu dengan Partus Macet di Puskesmas Kesesi I Kabupaten Pekalongan. Universitas Muhammadiyah Semarang.

Rini, S., Kumala, F. (2017). Panduan Asuhan Nifas dan Evidance Based Practice. Deepublish.

Runjati, Umar, S. (2018). Kebidanan Teori dan Asuhan Volume 2. EGC.

Saifuddin, A. (2014). Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Noeonatal. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiharohardjo.

Sepduwiana, H. (2017). Hubungan Jarak Kehamilan dan Kepatuhan Mengkonsusi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Rambah Samo 1. Universitas Pasir Pengaraian.

Syafrudin, H. (2017). Kebidanan Komunitas. EGC.

Walyani, E. S. (2015). Asuhan Kebidanan pada Kehamilan. Pustaka Baru Press.

Widiastini, L. P. (2018). Asuhan Kebidanan Pada Ibu Bersalinan dan Bayi Baru Lahir. In Media.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Tugestim, A. M., & Setyowati, H. (2026). Asuhan Kebidanan Continuity of Care (Coc) pada Ny ”F” Umur 36 Tahun di TPMB Deny Rahmawati, S. SiT., Bdn Kabupaten Semarang. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 5(1), 1233–1240. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/2056