Pengaruh Senam Hamil Terhadap Pengurangan Nyeri Pinggang pada Ibu Hamil Trimester III
Keywords:
Prenatal Exercise, Lower Back Pain, Third Trimester, Comprehensive Midwifery CareAbstract
Lower back pain is the most frequent musculoskeletal complaint during the third trimester of pregnancy due to postural changes. This case study aims to evaluate the effectiveness of prenatal exercise interventions in reducing lower back pain for Mrs. F (G5P4A0, 30 weeks of gestation). The method employed is a Continuity of Care (CoC) report using a midwifery care management approach. The results indicate that after performing routine prenatal exercises twice a week for two weeks, there was a significant reduction in pain intensity from moderate to mild. Prenatal exercise is effective in strengthening the abdominal and lumbar muscles, thereby supporting the uterine load and improving body posture. The primary advantage of prenatal exercise lies in its multidimensional effects; it not only significantly reduces back pain from severe to mild-moderate, but also simultaneously delivers three key benefits: improving sleep quality, training breathing techniques, and optimizing pelvic muscle elasticity for a smoother natural childbirth.
Abstrak
Nyeri pinggang merupakan keluhan muskuloskeletal yang paling sering terjadi pada kehamilan trimester III akibat perubahan postur tubuh. Studi kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemberian intervensi senam hamil terhadap penurunan nyeri pinggang pada Ny. F G5P4A0 hanil 30 minggu di Puskesmas Sekaran. Metode yang digunakan adalah laporan Continuity of Care (CoC) dengan pendekatan manajemen asuhan kebidanan. Hasil studi menunjukkan bahwa setelah dilakukan intervensi senam hamil secara rutin sebanyak 2 kali seminggu selama 2 minggu, terdapat penurunan intensitas nyeri yang signifikan dari skala nyeri sedang menjadi nyeri ringan. Senam hamil efektif dalam memperkuat otot-otot abdominal dan lumbal, sehingga membantu menyangga beban rahim dan memperbaiki postur tubuh. Keunggulan utama senam hamil terletak pada efek multidimensinya yang tidak hanya menurunkan skala nyeri punggung dari berat ke ringan-sedang, tetapi juga memberikan tiga manfaat sekaligus: meningkatkan kualitas tidur, melatih teknik pernapasan, dan mengoptimalkan elastisitas otot panggul demi kelancaran persalinan normal.
References
Cunningham, F. G. , et al. (2018). Williams Obstetrics 25th Edition. (25th ed.). McGraw-Hill Education.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. . Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Profil Kesehatan Indonesia. Kemenkes RI.
Lestari, T. et al. (2020). ’Efektivitas Senam Hamil Terhadap Pengurangan Nyeri Punggung Bawah pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas. Jurnal Kebidanan Indonesia, 11(19), 11–19.
Pratama, M. A. (2024). ’Non-Pharmacological Management of Back Pain in Late Pregnancy: A Focus on Pregnancy Gymnastics. Journal of Health Sciences and Medical Research, 42(1), 15–24.
Prawirohardjo, S. (2016). Ilmu Kebidanan. PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Sari, R. P. , dkk. (2023). Implementation of Pregnancy Exercise to Reduce Lower Back Pain in Multi-Gravida Mothers. International Journal of Midwifery and Health Sciences, 2(1), 45–55.
Walyani, E. S. (2015a). Asuhan Kebidanan pada Kehamilan. Pustaka Baru Press.
Walyani, E. S. (2015b). Asuhan Kebidanan pada Kehamilan. Pustaka Baru Press.
WHO. (2024). Maternal Health: Musculoskeletal Problems during Pregnancy. World Health Organization.
Winancy. (2023). Penerapan Endorphin Massage dan Senam Hamil untuk Mengurangi Tingkat Nyeri. . . Jurnal Salingka Abdimas, 3(2).

