Asuhan Kebidanan Continuity of Care pada Kasus Ny. A Usia 25 Tahun dengan Dugaan Makrosomia Janin dan Polihidramnion: Studi Kasus
Keywords:
Asuhan kebidanan COC, Makrosomia, PolihidramnionAbstract
Maternal and infant mortality rates are indicators used to measure a country's health status. Early detection efforts to address morbidity and mortality in mothers, infants, and toddlers can be achieved through the implementation of Continuity of Care (COC), which includes pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care, and family planning. The purpose of this study was to provide comprehensive and continuous midwifery care to Mrs. A, starting from pregnancy, childbirth, postpartum, neonatal care, and family planning. The method used in this comprehensive care is a descriptive research method with a case study type. Data were obtained through interviews, observations, physical examinations, obstetric examinations, and documentation of midwifery care using the SOAP method. Secondary data were obtained from the KIA book, medical records, supporting results and related literature. The results of objective examinations up to 39 weeks of gestation were all and the obstetric examination showed a fetal length of approximately 32 cm. The ultrasound results showed a polyhydramnios fetus, so a cesarean section was performed due to indications of suspected macrosomia and polyhydramnios. During postpartum care, the mother complained of breast fullness, and was given breast care. In newborn care, everything was found to be within normal limits, the baby was given 1 mg of vitamin K, hepatitis B immunization, and a SHK examination. Meanwhile, in family planning care, Mrs. A used an implant. It is hoped that health workers will increase education for pregnant women regarding nutritional needs during pregnancy, preparation for childbirth, preparation for family planning, and correct breastfeeding techniques
Abstrak
.
Abstrak
Angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator untuk mengukur derajat kesehatan bagi suatu negara. Kegiatan upaya deteksi dini untuk mengatasi kesakitan maupun kematian baik ibu, bayi dan balita tersebut dapat dilakukan dengan salah satunya yaitu implementasi asuhan berkelanjutan atau Continuity of Care (COC) yang dimulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, sampai dengan KB. Tujuan penelitian ini mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. A secara komprehensif dan berkesinambungan mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus dan KB. Metode yang digunakan dalam asuhan komprehensif ini adalah metode penelitian deskriptif dengan jenis studi penelaahan kasus (Case Study). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan obstetri, serta pendokumentasian asuhan kebidanan menggunakan metode SOAP. Data sekunder diperoleh dari buku KIA, rekam medis, hasil penunjang dan literatur terkait. Hasil pemeriksaan obyektif sampai usia kehamilan 39 minggu semua dan pada pemeriksaan obstetrik tfu kurang lebih 32 cm dan pada hasil usg didapat janin polihidramnion maka dilakukan tindakan sectio caesarea atas indikasi bayi suspek makrosomia dan polihidramnion. Asuhan nifas, ibu mengeluh payudara terasa penuh, dan diberikan asuhan perawatan payudara. Pada asuhan bayi baru lahir didapatkan semua dalam batas normal, bayi diberikan asuhan vitamik K 1 mg, imunisasi hepattis B0 dan pemeriksaan SHK. Sedangkan pada asuhan KB Ny. A menggunakan KB implan. Diharapkan tenaga kesehatan meningkatakan edukasi kepada ibu hamil mengenai kebutuhan nutrisi pada masa kehamilan, persiapan persalinan , persiapan KB dan teknik menyusui yang benar.
References
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) (2018) Practice Bulletin: Polyhydramnios. Washington, DC: ACOG.
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) (2020) Fetal Macrosomia: Clinical Management Guidelines. Washington, DC: ACOG.
Bobak, I.M., Lowdermilk, D.L. and Jensen, M.D. (2021) Maternity and Women’s Health Care. 12th edn. Philadelphia: Elsevier.
Briggs, G.G., Freeman, R.K. and Yaffe, S.J. (2019) Drugs in Pregnancy and Lactation. Philadelphia: Wolters Kluwer.
Cunningham, F.G., Leveno, K.J., Bloom, S.L., Spong, C.Y. and Dashe, J.S. (2022) Williams Obstetrics. 26th edn. New York: McGraw-Hill.
Dewi, V.N.L. (2010) Asuhan Neonatus Bayi dan Anak Balita. Jakarta: Salemba Medika.
Edmond, K.M., Zandoh, C. and Quigley, M.A. (2016) ‘Delayed breastfeeding initiation increases risk of neonatal mortality’, Pediatrics, 117(3), pp. 380–386.
Guyton, A.C. and Hall, J.E. (2021) Textbook of Medical Physiology. 14th edn. Philadelphia: Elsevier.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2023) Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Jakarta: Kemenkes RI.
Kuswanti, I. (2014) Asuhan Kehamilan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Liddle, S.D. and Pennick, V. (2015) ‘Interventions for preventing and treating low-back and pelvic pain during pregnancy’, Cochrane Database of Systematic Reviews, (9), CD001139.
Lowdermilk, D.L., Perry, S.E. and Cashion, K. (2020) Maternity and Women’s Health Care. 11th edn. St. Louis: Elsevier.
Mongan, M. (2020) HypnoBirthing: The Mongan Method. New York: Health
Communications.
Prawirohardjo, S. (2016) Ilmu Kebidanan. Jakarta: Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Ramos, E. (2017) Neonatal Growth and Development. London: Springer.
Communications.
Prawirohardjo, S. (2016) Ilmu Kebidanan. Jakarta: Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Ramos, E. (2017) Neonatal Growth and Development. London: Springer.
Communications.

