Penerapan Asuhan Kebidanan Holistik pada Perawatan Newborn Usia 1–7 Hari Periode Transisi : Kombinasi Standar Klinis Kebidanan dan Prinsip keselamatan Baby Spa
Keywords:
Midwifery Care, Early Neonatal, Baby Spa Theory, Infant Massage.Abstract
The early neonatal period (the first seven days of life) is the most critical phase in a child's life cycle, contributing to the highest infant mortality rate (IMR) in Indonesia due to complications in extrauterine transition. To reduce IMR, comprehensive midwifery care is required to integrate medical clinical standards with safe, early stimulation trends. This study aims to analyze the implementation of comprehensive midwifery care in neonates during the first seven days based on the guidelines of the World Health Organization (WHO) and the Ministry of Health of the Republic of Indonesia, aligned with the safety principles of the Baby Spa Theory (early stimulation). The method used in this study is a descriptive method with a case study approach, conducted through observation and management of health services for neonates aged 0–7 days. The author utilized the Midwifery Management Approach (7 Steps of Varney / SOAP) using a daily chronological thought framework (Day 1 to Day 7) to assess, diagnose, plan, and evaluate neonatal conditions. The results indicated that on days 1 to 3 (survival phase), care focused on clinical stability (Early Initiation of Breastfeeding/EIBF, hypothermia prevention with temperatures of 36.5°C - 37.5°C, prophylaxis, and Congenital Hypothyroidism Screening/CHS), during which the Baby Spa Theory supported the restriction of physical manipulation and strictly prohibited hydrotherapy. Entering days 4 to 7 (gradual stimulation phase), the clinical focus shifted to monitoring physiological jaundice and evaluating the second Neonatal Visit (KN 2), which was aligned with the introduction of the "I Love You" (ILY) abdominal massage method to prevent colic, followed by a full-body gentle massage after the umbilical cord detached. Midwives are advised to continually improve consistency in educating mothers regarding newborn care and danger signs identification to further suppress the infant mortality rate in Indonesia through a gentle approach, optimizing bonding and ensuring that the provided midwifery care is truly holistic, safe, and evidence-based.
Abstrak
Masa neonatal dini (tujuh hari pertama kehidupan) merupakan fase paling kritis dalam siklus hidup anak yang menyumbang angka kematian bayi (AKB) tertinggi di Indonesia akibat komplikasi transisi ekstrauterin. Untuk menekan AKB, diperlukan asuhan kebidanan komprehensif yang mengintegrasikan standar klinis medis dengan tren stimulasi dini yang aman. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan asuhan kebidanan pada neonatus selama tujuh hari pertama berdasarkan panduan World Health Organization (WHO) dan Kementerian Kesehatan RI, yang diselaraskan dengan prinsip keselamatan Teori Baby Spa (stimulasi dini). Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus (Case Study) melalui observasi dan penatalaksanaan pelayanan kesehatan pada neonatus usia 0–7 hari. Penulis menggunakan Pendekatan Manajemen Kebidanan (7 Langkah Varney / SOAP) dengan alur berpikir kronologis harian (Hari ke-1 sampai Hari ke-7) untuk mengkaji, mendiagnosis, merencanakan, dan mengevaluasi kondisi neonatus. Hasil kajian menunjukkan bahwa pada hari ke-1 hingga ke-3 (fase survival), asuhan berfokus pada stabilitas klinis (IMD, pencegahan hipotermia dengan suhu 36,5°C - 37,5°C, profilaksis, dan SHK), di mana Teori Baby Spa mendukung pembatasan manipulasi fisik dan melarang keras terapi air (hydrotherapy). Memasuki hari ke-4 hingga ke-7 (fase stimulasi bertahap), fokus klinis beralih pada pemantauan ikterus fisiologis dan evaluasi Kunjungan Neonatal 2 (KN 2), yang diselaraskan dengan pengenalan pijat perut metode I Love You (ILU) untuk mencegah kolik serta pijat seluruh tubuh (gentle massage) setelah tali pusat puput. Bidan disarankan untuk terus meningkatkan konsistensi dalam memberikan edukasi kepada ibu mengenai perawatan bayi baru lahir dan pengenalan tanda bahaya guna menekan angka kematian bayi di Indonesia melalui pendekatan gentle demi mengoptimalkan ikatan batin (bonding) serta memastikan asuhan kebidanan bersifat holistik, aman, dan berbasis bukti (evidence-based).
References
Aguiar, H., Candia, K., Nunes, M. D. O., Costa, S., Soares-marangoni, D. D. A., & Merey, S. F. (2017). Physiological effects of bucket hydrotherapy for premature newborns Efeitos fisiológicos da hidroterapia em balde em recém-nascidos prematuros. 309–315.
D, A. E. P. (2024). The use of hydrotherapy in the first stage of labour : A systematic review and meta-analysis. (June 2021). https://doi.org/10.1111/ijn.13192
Desyanti, H. H., Hasim, E., Khomariyah, Z. Q., Ayu, W., Mahsusiah, O., & Faulandia, I. (2023). Pengaruh Pendidikan Tentang Manfaat Baby Spa Untuk Pertumbuhan Dan Perkembangan Bayi 3-12 Bulan : Literatur Review. 7, 1–6.
Kebidanan, A., & Husada, B. (2022). Menganalisis Pengaruh Peningkatan Pertumbuhan Dan Perkembangan Motorik Bayi Usia 6-11 Bulan Analyzing The Effect Of Increasing Growth And Motoric Development Of Infants Aged 6-11 Months Who Are At Risk Of Stunting With Baby Spa Treatment. 5(1). https://doi.org/10.35451/jkk.v5i1.1344
Ramadani, D. A., & Nuzuliana, R. (2024). Perawatan pada bayi baru lahir normal Care in normal newborns. 2(September), 231–239.
Sari, S. D., & Aini, A. (n.d.). Pengaruh Baby Spa Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Di Happy Baby Spa Palembang. 11(1), 17–24.
Telli, A. A., & Karaçam, Z. (2023). Models for Midwifery Care: A Mapping Review. Journal of Midwifery and Health Sciences, 6(3), 176–190. https://doi.org/10.5152/JMHS.2023.22113
Terbuka, T. P. (2022). ABSTRAK Kematian neonatal akibat tetanus neonatorum dapat terjadi pada bayi, penyakit ini menginfeksi bayi baru lahir yang disebabkan oleh basil. 5, 427–435.
Wismanadi, H., & Pd, M. (n.d.). Pengaruh Baby Spa Terhadap Perkembangan Kemampuan Motorik Kasar Bayi Di My Baby Spa Surabaya Esti Rachmawati Wahyuningtyas Universitas Negeri Surabaya , [email protected] Abstrak. 241–245.
World Health Organization; 2022. (2022). WHO recommendations on maternal and newborn care for a positive postnatal experience. World Health Organization, 242. https://www.who.int/publications/i/item/9789240045989
Yuliana, R., Paninsari, D., Sari, W. S., Mudrikah, N., Airi, E., Elisa, R., & Indonesia, U. P. (2026). No Title. 12(1), 43–49.

