Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. Hm Umur 31 Tahun P2A0 Aseptor Keluarga Berencana (KB) Pascasalin dengan Metode IUD (Intrauterine Device) di UPTD Puskesmas Jambuk
Keywords:
Asuhan Kebidanan berkelanjutan, Keluarga Berencana (KB), intrauterine Device (IUD)Abstract
In developing countries, the use of IUDs only reaches 6.7%, while in Indonesia the use of IUDs is 6.1%. The national Family Planning program is an important program for national development and national progress. The use of the Intra Uterine Device (IUD) contraceptive method is one of the most effective and safe long-term contraceptive methods. The World Health Organization (WHO) recommends a minimum pregnancy interval of 24 months to reduce the risk of maternal and child mortality and morbidity, improve maternal and child health, ensure adequate nutrition for both mother and child, and support the psychological development of children. The purpose of this study was to provide Continuity of Care (CoC) midwifery care to Mrs. HM, a 31 year old P2A0 postpartum family planning acceptor using the IUD (Intrauterine Device) method at UPTD Puskesmas Jambuk. This study used a descriptive case study approach with one sample, namely a second-trimester pregnant woman, who was followed throughout pregnancy, childbirth, postpartum, neonatal care, and family planning services. Family planning midwifery care for Mrs. HM was carried out through focused data assessment consisting of subjective and objective data, determining assessments, conducting management and implementation, and performing evaluations. During the family planning care, services were provided according to Mrs. HM’s needs using the IUD contraceptive method. It is expected that midwifery services can become more qualified from pregnancy to family planning according to midwifery service standards, thereby reducing the increase in maternal and infant mortality rates in Indonesia.
Abstrak
Di negara berkembang pengguna IUD hanya mencapai 6,7%, Di Indonesia penggunaan IUD 6,1%. Program Kelurga Berencana nasional merupakan program penting bagi pembangunan nasional dan kemajuan bangsa pemakaian metode kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) adalah salah satu alat kontrasepsi jangka panjang yang paling efektif dan aman. WHO merekomendasikan untuk mengatur jarak kehamilan minimal 24 bulan untuk menurunkan risiko kematian serta kesakitan pada ibu dan anak, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, menjamin terpenuhinya nutrisi bagi ibu dan anak, serta menjaga perkembangan psikologis anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan asuhan secara Contuinity of Care (CoC) pada Ny. HM Umur 31 Tahun P2A0 aseptor keluarga berencana (KB) pascasalin dengan metode IUD (intrauterine device) di UPTD Puskesmas Jambuk. Metode dengan penelitian deskriptif studi penelaahan kasus (Case Study) dengan satu sampel seorang ibu hamil trimester II, diikuti proses hamil,persalinan, nifas, neonatus dan KB. Hasil Asuhan kebidanan keluarga berencana pada Ny. HM diberikan dengan melakukan pengkajian data fokus yaitu data subyektif dan data objekktif, menentukan assesment, melakukan penatalaksanaan, implementasi, melakukan evaluasi. Selama asuhan KB dilakukan sesuai dengan kebutuhan Ny HM menggunakan KB IUD. Pelayanan kebidanan diharapkan dapat lebih berkualitas mulai hamil sampai dengan KB dengan standar pelayanan kebidanan sehingga dapat mengurangi terjadinya peningkatan AKI dan AKI di Indonesia.
References
Asta adesy, Aisyah siti,Dkk (2023). Analisi Faktor-faktor yang berhubungan dengan persalinan section caesaria.
Asa Bayuana,dkk (2023) Komplikasi pada kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir : literatur review. Jurnal wacana kesehatan
Badan pusat statistik Provinsi Kalimantan Timur (2022). Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur
Baiq Ricca Afrida,dkk (2022). Buku ajar asuhan kebidanan pada neonatus, bayi, balita, dan anak prasekolah. PT. Nasya Expanding Management : Jawa tengah
Faharuddin,dkk (2025). Pusat data dan teknologi Kementerian kependudukan dan pembangunan keluarga/ Badan kependudukan dan keluarga berencana nasional.
Isna, N. (2022). PELAYANAN KEPERAWATAN SECARA KOMPREHENSIF PADA PASIEN POST SC DENGAN INDIKASI RIWAYAT SC [Universitas Muhammadiyah Malang]
Kartila Meri, Novita sari Batubara (2023). Asuhan Kebidanan kehamilan dengan hipertensi gestasional di PMB Asmidar Sartika Kelurahan Sitamiang Baru Kecamatan Padang Sidempuan Selatan Kota Padang Sidempuan Tahun 2023
Liberty barokah, Silvia ari Agustina (2021). Faktor internal kejadian ketuban pecah dini di Kabupaten Kulonprogo
Maulidya Renata happy (2023). Asuhan keperawatan pada Ny.T dengan diagnose medis G1P0A0 33 minggu KPD, Gemeli, Anemia, Pro terminasi section caesarea
Ningsih, D., Sulistyowati, A., Triestuning, E., & Annisa, F. (2020). Karya Tulis Ilmiah ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. I DENGAN DIAGNOSA MEDIS “POST SECTIO CAESAREA DENGAN INDIKASI GEMELI” DI RUANG. http://eprints.kertacendekia.ac.id/id/eprint/206/1/KTI DIAH.pdf
Patimah papat, Nurani lenina (2022). Faktor-faktor yang berhubungan minat ibu dalam pemilihan alat kontrasepsi IUD pada wanita usia subur di desa Cimanggu Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur
Pratiwi Nur (2022). Pengaruh penggunaan alat bantu pengambilan keputusan ber-KB terhadap pemilihan kontrasepsi IUD pada ibu postpartum. Jurnal Kesehatan
Prihadianto dino gagah, Erika kusumawardani,dkk (2024). Hubungan ketuban pecah dini dengan persalinan Sectiocaesarea di rumah sakit budi kemuliaan Kota Batam
Purwaningsih eni, Rahmawati lusi (2023). Pre dan post sectio caesarea atas indikasi gemelli dan letang lintang. Journal Healthcare Education
Raymen Satria, H., Made Kardana, I., GAN Sugitha Adnyana, I., Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter, P., Kedokteran Universitas Udayana, F., & Ilmu Kesehatan Anak RSUP Sanglah Denpasar, K. (2020). Karakterisik Luaran Bayi Yang Lahir Dengan Sectio Caesarea Di RSUP Sanglah Denpasar. Jurnal Medika Udayana, 9(10), 74–79. https://ojs.unud.ac.id/index.php/eum74
Winda Maulinasari Nasution (2024). Buku Asuhan Persalinan Normal. Umsupress. Sumatra Utara
Yuniarti Eny, Rusmilawaty,Dkk (2025). Hubungan pengetahuan dan dikungan suami dengan penggunaan kontrasepsi IUD pada akseptor KB di Puskesmas Teluk Dalam. Jurnal penelitian multidisiplin bangsa

