Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. H umur 30 Tahun G4P3A0 di TPMB Siti Shofiah,S.ST.Keb,Bdn

Authors

  • Azzade Ellyn Dardiana Universitas Ngudi Waluyo
  • Widayati Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Asuhan Kebidanan, Continuity of Care

Abstract

Maternal Mortality Rate (MMR) is one of the important indicators of public health. MMR describes the number of women who die per 100,000 live births (KH), from a cause of death related to pregnancy disorders or their treatment (excluding accidents or incidental cases) during pregnancy, childbirth and in the postpartum period (42 days after delivery) so that comprehensive care is carried out to prevent maternal death during pregnancy, childbirth and postpartum (Indonesian Health Profile, 2019). The purpose of this midwifery care is to implement comprehensive midwifery care in Continuity of Care (COC) to Mrs. H at the Siti Shofiah TPMB with a descriptive approach by conducting anamnesis and observation of patients starting from pregnancy, childbirth, postpartum and at the time of choosing contraceptives and documenting using SOAP. While health services for babies are carried out during neonatal home visits and counseling on how to care for the umbilical cord to exclusive breastfeeding. The method used in comprehensive care for pregnant women, childbirth, postpartum, neonates and family planning is a descriptive research method and the type of descriptive research used is a case study, namely by examining a problem through a case consisting of a single unit. The results obtained from comprehensive assistance in Continuity of Care (COC) on Mrs. H are from pregnancy, childbirth, postpartum, newborns to mothers using contraceptives, which occurs physiologically and there are no complications. The conclusion obtained by the author from carrying out comprehensive midwifery care in Continuity Of Care (COC) on Mrs. H is that as health workers, especially midwives, they can apply comprehensive midwifery care to reduce MMR and IMR.

 

Abstrak

Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi salah satu indikator penting dari derajat kesehatan masyarakat. AKI menggambarkan jumlah wanita yang meninggal per100.000 kelahiran hidup (KH), dari suatu penyebab     kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan atau kasus insidentil) selama kehamilan, melahirkan dan dalam masa nifas (42 hari setelah melahirkan) sehingga dilakukan asuhan komprehensif untuk mencegah kematian ibu selama kehamilan, persalinan dan nifas (Profil Kesehatan Indonesia, 2019). Tujuan dari asuhan kebidanan ini adalah untuk menerapkan asuhan kebidanan komperhensif secara Continuity of Care (COC) pada Ny. H di TPMB Siti Shofiah dengan pendekatan secara deskriptif dengan melakukan anamnesa dan observasi kepada pasien mulai dari kehamilan, persalinan, Nifas dan pada saat pemilihan alat kontrasepsi serta mendokumentasikan menggunakan SOAP. Sedangkan pelayanan kesehan pada bayi dilakukan pada saat kunjungan rumah neonatus dan melakukan konseling tentang cara perawatan tali pusat hingga asi Ekslusif. Metode yang digunakan dalam asuhan komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus dan KB ini adalah metode penelitian deskriptif dan jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi penelaahan kasus (Case Study), yakni dengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal. Hasil yang diperoleh dari pendampingan komperhensif secara Continuity of care (COC) pada Ny. H adalah dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga ibu menggunakan alat kontrasepsi yaitu terjadi secara fisiologis dan tidak ada penyulit. Kesimpulan yang diperoleh penulis dari melakukan asuhan kebidanan komperhensif secara Continuity Of Care (COC) pada Ny. H adalah bahwa sebagai tenaga kesehatan khususnya Bidan dapat menerapkan asuhan kebidanan secara komprehensif untuk menurunkan AKI dan AKB.

References

Andalas. (2019). Ketuban pecah dini dan tatalaksananya. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 19(3).

Astuti, Y., & Anggarawati, T. (2021). Pendidikan Kesehatan Teknik Menyusui Terhadap Peningkatan Kemampuan Menyusui Pada Ibu Primipara. Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR), 3(1), 26. https://doi.org/10.35473/ijnr.v3i1.904

BKKBN. (2018). Buku Saku Bagi Petugas Lapangan Program KB Nasional Materi Konseling. BKKBN.

Hidayah. (2023). Usia Kehamilan Dengan Tekanan Darah Pada Ibu Hamildi Upt Puskesmas Gribig. Ndonesia Jurnal Perawat V, 8(1), 60–64.

Jalilah, N., & Prapitasari, R. (2021). Konsep Dasar Mutu Pelayanan Kesehatan. Penerbit Adab.

Marmi. (2017). Asuhan Kebidanan Pada Persalinan. Pustaka Pelajar.

Masruroh, N., & Santoso, A. P. R. (2020). Pemeriksaan Mean Arteri Pressure Dan Protein Urine Sebagai Prediksi Hipertensi Pada Ibu Hamil Trimester III Di RS Prima Husada Sidoarjo. J. Jurnal Midwifery.

Mulyani & Rinawati. (2013). Keluarga Berencana dan alat Kontrasepsi. Nuha Medika.

Oktapiana. (2020). Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. T Umur 30 Tahun Di Pmb Cicilia Jarmini S.Tr.Keb Desa Kalirejo Kecamatan Ungaran Timur. Universitas Ngudi Waluyo.

Prawiroharjo. (2018). Ilmu Kebidanan. Yayasan Bina Pustaka.

Sari. (2021). Pencegahan Infeksi pada Luka Pasca Pemasangan KB Implan. Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6.

Shella Afriany, F., Nurrohmah, A., & Utami, N. (2024). Penerapan Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI di Ruang Cempaka RSUD Dr.Soehadi Pridjonegoro Sragen. The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research, 2(3), 56–65.

Suryani. (2020). Gambaran tingkat pengetahuan akseptor KB implant tentang efek samping spotting KB implan. Jurnal Alaqoh, 10(2), 30–35.

Terapi, P., Benson, R., Tekanan, T., Sistole, D., Lansia, P., Hipertensi, D., Panti, D. I., Tresna, S., Sabai, W., & Aluih, N. A. N. (2022). Jurnal Abdimas Saintika Jurnal Abdimas Saintika. 1, 89–98.

Walyani, E. S., & Purwoastuti, E. (2015). Asuhan Kebidanan Masa Nifas & Menyusui. Pustaka Baru Preess.

H Setyowati, A Andayani, W Widayati (2022)- Perbedaan produksi ASIBNpada Ibu post partum setelah pemberian pijat oksitosin.Soedirman Journal of Nursing, 2015

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Dardiana, A. E., & Widayati. (2026). Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. H umur 30 Tahun G4P3A0 di TPMB Siti Shofiah,S.ST.Keb,Bdn. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 5(1), 332–339. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/2123