Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny RWKH 32 Tahun G4P1A2 di RSU Banyumanik 2 Semarang
Keywords:
Asuhan Kebidanan, CoC, Ketuban Pecah DiniAbstract
Maternal Comprehensive and continuous midwifery care or Continuity of Care (CoC) is a continuous and integrated health service, especially in midwifery care, which ensures patients receive comprehensive and integrated care starting from early pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care, to family planning programs. The goal is to build a trusted relationship between patients and health workers, so that they can monitor the patient's condition optimally, detect problems and complications as early as possible, improve well-being and reduce maternal and infant mortality rates. This case study was conducted at Banyumanik 2 General Hospital, Semarang on November 28, 2025 – May 18, 2026. The subject of the case study was Mrs. RWKH G4P1A2. Data collection techniques used primary data and secondary data. Primary data were obtained through observation, physical examination, and individual interviews, as well as documentation using an assessment format, while secondary data were obtained from the KIA book. Monitoring of pregnant women was carried out once in TM2, and three times in TM3. The monitoring results were obtained in TM 3 pregnant women complained of back pain and anxiety because at 30-34 weeks of pregnancy the baby's position was transverse. After being given complementary therapy education of light exercise/pelvic rocking exercise and knee chest position (prostration) in the morning and evening for 10-15, Giving acupressure points BL 23, BL 40, GV 3 and GV 4 to reduce back pain. At 36 weeks of pregnancy the baby's position was longitudinal with a head presentation, convergent. During the labor process, Mrs. RWKH experienced premature rupture of membranes, uterine inertia, and labor pain so that antibiotics and complementary therapy (acupressure and counter pressure) were given. After 5 hours of inpartu observation, on April 16, 2026 at 08.14 WIB the baby was born vaginally. The postpartum period was normal, there was no bleeding, good uterine contractions, vaginal discharge within normal limits, 2nd degree perineal tears and breast milk had come out. In newborns, the results of anthropometric examinations were within normal limits. Care for KF 2 to KF 4 and KN 1 to KN 3 was carried out well without any problems. Mrs. RWKH decided to use condoms and the lactational amenorrhea method.
Abstrak
Asuhan kebidanan yang komprehensif dan berkelanjutan atau Continuity of Care (CoC) adalah pelayanan kesehatan yang berkelanjutan dan terintegrasi, terutama dalam asuhan kebidanan, yang memastikan pasien menerima perawatan yang komprehensif dan terpadu mulai dari awal kehamilan, persalinan, nifas, perawatan bayi baru lahir, hingga program keluarga berencana. Tujuannya adalah untuk membangun hubungan yang terpercaya antara pasien dan tenaga kesehatan, sehingga dapat memantau kondisi pasien secara optimal, mendeteksi masalah dan komplikasi sedini mungkin, meningkatkan kesejahteraan dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Studi kasus ini dilaksanakan di RSU Banyumanik 2 Semarang pada 28 November 2025 – 18 Mei 2026. Subjek studi kasus yaitu Ny. RWKH G4P1A2. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi, pemeriksaan fisik, dan wawancara individu, serta dokumentasi menggunakan format pengkajian, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku KIA. Pemantauan ibu hamil dilakukan sebanyak 1x pada TM2, dan 3x pada TM3. Hasil pemantauan didapatkan pada TM 3 ibu hamil mengeluh nyeri punggung dan cemas karena pada usia kehamilan 30-34 minggu posisi bayinya melintang. Setelah diberikan edukasi terapi komplementer latihan ringan/pelvic rocking exercise dan posisi knee chest (sujud) pagi dan sore selama 10-15, Memberikan akupresur titik BL 23, BL 40, GV 3 dan GV 4 untuk mengurangi nyeri punggung. Pada usia kehamilan 36 minggu posisi bayi membujur dengan presentasi kepala, konvergen. Pada proses persalinan Ny. RWKH mengalami ketuban pecah dini, inersia uteri, dan nyeri persalinan sehingga diberikan antibiotik, dan terapi komplementer (akupresur dan counter pressure). Setelah dilakukan observasi inpartu selama 5 jam, tanggal 16 April 2026 jam 08.14 WIB bayi lahir pervaginam. Masa nifas berlangsung normal tidak ada pendarahan, kontraksi uterus baik, pengeluaran pervaginam dalam batas normal, robekan perineum derajat 2 dan ASI sudah keluar. Pada bayi baru lahir, hasil pemeriksaan antropometri dalam batas normal. Asuhan KF 2 sampai KF 4 dan KN 1 sampai KN 3 dilaksanakan dengan baik tanpa masalah. Ny. RWKH memutuskan menggunakan kontrasepsi kondom dan metode amenore laktasi.
References
Andini, D. M., Pangesti, C. B., & Prastyoningsih, A. (2024). Pengaruh Pemberian Akupresur terhadap Nyeri Persalinan Fase Aktif. Jurnal Ilmiah Kebidanan, 11(1), 73-82. Diakses dari https://journal.ibrahimy.ac.id/index.php/oksitosin/article/view/4573/2143
Anita. A. (2018). Pengaruh Akupresur Li4 (he gu) dan Thai Cong terhadap Tingkat Nyeri Persalinan Kala I pada Ibu Bersalin. Jurnal Kesehatan, 9(3), 471-477. Diakses dari https://www.researchgate.net/publication/334738438_Pengaruh_Akupresur_Lo4_he_kuk_dan_Thai_Cong_terhadap_Tingkat_Nyeri_Persalinan_Kala_I_pada_Ibu_Bersalin
Arantya, N. A. (2025). Pemberian Imunisasi HB0 Pada Bayi Baru Lahir Usia 2 Hari. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Hamjah Diha-Foundation. Diakses dari https://ejournal.hamjahdiha.org/index.php/dedikasi/article/download/182/267/661
Arianti, N. D., Mulyani, Y., & Yusita, I. (2021). Penerapan Akupresur Sanyinjiao (SP 6) dan Hegu (LI 4) Pada Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif Di Puskemas X. Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan, 13(3), 128-143. Diakses dari https://stikes-nhm.e-journal.id/JOB/article/download/582/541
Ariesty, G. A., Evrianasari, N., Isnaini, N., & Mariza, A. (2021). Akupresur SP6 Terhadap Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif. MJ : Midwifery Journal, 1(2), 1-8. doi : https://doi.org/10.33024/mj.v1i2.3428
BKKBN. (2018). Alat Bantu Pengambilan Keputusan Ber-KB tahun 2018. Jakarta: BKKBN
BPK RI. (2025, November 1). Permenkes Nomor 21 Tahun 2021 Tentang Peraturan Menteri Kesehatan tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, dan Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi, dan Pelayanan Kesehatan Seksual. Retrieved from Database Peraturan: https://peraturan.bpk.go.id/Details/314519/permenkes-no-21-tahun-2021
Cantika, C. M. (2023). Asuhan Kebidanan Continuity Of Care (COC) dengan Masalah Ketuban Pecah Dini. Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 729-737.
Christiani, M., Joharmi, J., & Pane, H. W. (2023). Perbandingan Therapy Akupresure dan Nafas dalam Mengurangi Nyeri Persalinan di (PMB) Mursalina Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 8(2), 1-11. doi: https://doi.org/10.51933/health.v8i2.1273
Cunningham, F.G., Leveno, K.J., Bloom, S.L. (2018). Williams Obstetri (25th ed.). McGraw-Hill Education
Dabiri, F., & Shahi, A. (2014). The Effect of Li4 Acupressure on Labor Pain Intensity and Duration of Labor: A Randomized Controlled Trial. Oman Medical Journal, 29(6), 425–429. doi: https://doi.org/10.5001/omj.2014.113
Damayanti, I. P., Afni, R., Maita, L., & Triana, A. (2014. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ibu Bersalin Dan Bayi Baru Lahir. Yogyakarta: DeePublish. Diakses dari https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=7FZpEQAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR6&dq=info:J7nhbZPAhRIJ:scholar.google.com&ots=0m8mGXUFko&sig=kmbq6Q2P0DsXSHk1IlJsW2r-l-0&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false
Dewi, W. C. M., Purwanti, Y., & Cholifah, C. (2024). Perbandingan Efektifitas Pemberian Akupresur Titik Hegu Dan Penggunaan Squishystress Ball Terhadap Nyeri
Persalinan Kala I. Jurnal Kebidanan, 56-68. Diakses dari https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/JOTING/article/view/9257/5693
Diana, S. (2017). Model Asuhan Kebidanan Continuity of Care. Surakarta: CV Kekata Group.
Fatimah, et al. (2022). Asuhan Kebidanan pada Ibu Hamil, Bersalin, Nifas, Bayi Baru Lahir, dan Keluarga Berencana. Purbalingga: CV. Eureka Media Aksara.
Fitriahadi, E. & Utami, I. (2019). Buku Ajar Asuhan Persalinan & Managemen Nyeri Persalinan. Universitas Aisyiyah Yogyakarta. Diakses dari https://eprints.triatmamulya.ac.id/1502/1/Buku%20ajar%20Asuhan%20Persalinan%20Managemen%20Nyeri%20Persalinan.pdf
Hasanah, F. S., & Yulita, N. (2024). Efektivitas Penekanan Titik Akupresur Terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan. Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 2(4). Diakses dari https://journal.arikesi.or.id/index.php/Protein/article/view/817/1156.
Hibatulloh, Q. N., Rahayu, D. E., & Rahmawati, R. S. N. 2022. Efektifitas Terapi Akupressur Terhadap Nyeri Persalinan Pada Fase Aktif Tahap Pertama. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 6(1), 96-110. Diakses dari http://e-journal.unair.ac.id/index.php/IMHSJ.
Homer, C. S. E., Besley, K., Bell, J., Davis, D., Adams, J., & Porteous, A. (2013). Does Continuity of CareImpact Decision Making in the Next Birth After A Cesarean Section (VBAC)?A Randomised Controlled Trial. BMC Pregnancy and Childbirth,13, 1–6. Diakses dari http://www.biomedcentral.com/1471-2393/13/140
Indaryani, I., et al. (2022). Efektivitas Akupresur dalam Mengurangi Rasa Nyeri Pinggang pada Ibu Hamil Trimester III. Jurnal Riset Media Keperawatan, 5(1), 1-5.
Iswari, I., & Rahmawati, D. T. (2016). Efektivitas Akupresur Selama Persalinan. Jurnal Ilmiah Bidan, 1(2). Diakses dari https://media.neliti.com/media/publications/227202-efektivitas-akupresur-selama-persalinan-173b74ff.pdf.
Jaafarpour, M., Khajavikhan, J., Najavi, F., & Sayehmiri, K. (2018). An Evaluation of Acupressure on the Sanyinjiao (SP6) and Hugo (Li4) Points on the Pain Severity and Length of Labor: A Systematic Review and Meta-analysis Study. Psychosocial Injuries Research Center, 1-7. Diakses dari https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29344038/
Kemenkes RI. (2025, November 1). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2024. Retrieved from Kementerian Kesehatan: https://drive.google.com/file/d/1-lNRA3k9o9jM5vGacbnKY4OZorUQ-_Sc/view?usp=sharing
Kemenkes RI. (2025, November 1). Sosialisasi Buku KIA Revisi Tahun 2024. Retrieved from Direktorat Pelayanan Kesehatan Keluarga: https://www.youtube.com/watch?v=w_3ewmfmDws&t=29s
Kemenkes RI. (2021). Pedoman Konseling Menggunakan Lembar Balik ABPK. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kunang, A., & Sulistianingsih, A. (2023). Buku Ajar Asuhan Persalinan Dan Bayi Baru Lahir Dengan Evidance Based Midwifery. Purbalingga: CV. Eureka Media Aksara.
Manuaba, I. B. G. (2014). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan. Jakarta: EGC
Mochtar, R. (2015). Sinopsis Obstetri. Jakarta: EGC.
Mukhoirotin, M. Mustafida, H. (2020). Pemberian Akupresur Kombinasi Titik BL32 dan LI4, Titik BL32 dan Sp6 untuk Menurunkan Intensitas Nyeri Persalinan. Journal of Holistic Nursing Science, 7(2), 133-141. doi:https://doi.org/10.31603/nursing.v7i2.3118
Munthee, J., Simbolon, M., Adithya, K. A., & Damanik, L. P. (2019). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Berkesinambungan (Continuity of Care). Jakarta: Trans Info Media. Diakses dari https://www.uppm.mitrahusada.ac.id/file/content/Buku/Buku%20Ajar%20Asuhan%20Kebidanan%20Berkesinambungan%20Continuity%20of%20Care.pdf
Ningsih, D. A. (2017). Continuity of Care Kebidanan. Oksitosin: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 4(2), 67-77. Diakses dari https://journal.ibrahimy.ac.id/index.php/oksitosin/article/view/362/351
Nugrawati, N., Amriani, Darmawati, & Yuniarsih. (2021). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan. Indramayu: CV. Adanu Abimata. Diakses dari https://books.google.co.id/books?id=aVYsEAAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_atb#v=onepage&q&f=false
Prawirohardjo, S. (2018). Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo
Pitriani, R., & Andriyani, R. (2014). Panduan Lengkap Asuhan Kebidanan Ibu Nifas Normal (Askeb III). Yogyakarta: Deepublisher.
Qonitun, Umu. (2018). Studi Persalinan Kala IV Pada Ibu Bersalin Yang Melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Jurnal Kessehatan, 11(1), 1–8. Diakses dari https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=rlybxdAAAAAJ&citation_for_view=rlybxdAAAAAJ:Tyk-4Ss8FVUC
Riesky, D. S. (2023). Adaptasi Anatomi dan Fisiologi Dalam Kehamilan. Purbalingga: CV. Eureka Media Aksara.
Sari, E. P., & Rimandini, K. D. (2021). Asuhan Kebidanan Masa Nifas (Postnatal Care). Jakarta: Trans Info Media.
Semarang, D. K. (2025, November 1). Profil Kesehatan Kota Semarang Tahun 2024. Retrieved from Pemerintah Kota Semarang: https://pustakadata.semarangkota.go.id/upload/pdf/469-buku-profil-kesehatan-tahun-2024.pdf
Sutanto, V., Andina, & Fitriana, Y. (2018). Asuhan Pada Kehamilan. Yogyakarta: Pustaka Baru.
Tyastuti, S., & Wahyuningsih, H. P. (2016). Asuhan Kebidanan Kehamilan. Repository Universitas Triatma Mulia. Diakses dari https://eprints.triatmamulya.ac.id/1353/
Varney, Helen. (2017). Buku Ajar Asuhan Kebidanan. Edisi 4 (2). Jakarta: EGC.
Yulaikhah, L. (2008). Seri Asuhan Kebidanan : Kehamilan. Jakarta: EGC.
Yusmaharini, Ratih, R. H., & Nurmaliza. (2025). Counter Pressure Massage With Pain In The First Stage Of Labor. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 11(2), 91-96. Diakses dari https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kebidanan/article/view/19147/pdf

