Asuhan Kebidanan Continuity of Care (Coc) pada Ny. S Umur 33 Tahun G3P2A0 di Desa Sekatak Kabupaten Bulungan Laporan Continuity of Care (Coc)

Authors

  • Maimunah Universitas Ngudi Waluyo
  • Heni Hirawati Pranoto Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Continuity of Care, Asuhan Kebidanan Komprehensif, Anemia Kehamilan, Nifas, Keluarga Berencana

Abstract

Maternal and child health is an important indicator of health development. Anemia in pregnant women increases the risk of complications for both mother and fetus. Continuity of Care (COC) midwifery services are implemented to reduce maternal and infant mortality rates through continuous monitoring from pregnancy to family planning. To provide comprehensive midwifery care for Mrs. S, 33 years old, using the COC approach in Sekatak Village, Bulungan Regency, from 22 November 2025 to 20 April 2026. This study used a descriptive case study design, collecting data through interviews, observations, physical examinations, documentation, and supporting examinations. Care was provided continuously from pregnancy, delivery, neonate, postpartum, to family planning using the SOAP method. On 22 November 2025, at 33 weeks 6 days of gestation (third trimester), Mrs. S was diagnosed with mild anemia (Hb 10.5 g/dL), which was managed with nutritional education and iron tablets; Hb increased to 11.6 g/dL on 15 December 2025. Physiological delivery occurred on 5 March 2026 from 12:00 to 14:30 WIB, with a baby weighing 2,990 g. Neonatal monitoring was performed on 5, 8, and 19 March 2026; the baby’s growth was normal and exclusively breastfed. Postpartum care from 5 March to 19 April 2026 was physiological, with the mother adapting well and providing sufficient breast milk. On 20 May 2026, the mother chose an implant as a family planning method. COC midwifery care effectively detects problems early, provides appropriate interventions, and supports optimal maternal and child health. Consistent implementation of COC is recommended to optimize maternal and infant care and family planning.

 

Abstrak

Kesehatan ibu dan anak merupakan indikator penting pembangunan kesehatan. Anemia pada ibu hamil meningkatkan risiko komplikasi bagi ibu dan janin. Asuhan kebidanan Continuity of Care (COC) dilakukan untuk menurunkan AKI dan AKB melalui pemantauan berkesinambungan mulai kehamilan hingga keluarga berencana. Melaksanakan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. S, 33 tahun, dengan pendekatan COC di Desa Sekatak, Kabupaten Bulungan, periode 22 November 2025–20 April 2026. Metode: Penelitian deskriptif studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, dan pemeriksaan penunjang. Asuhan diberikan mulai kehamilan, persalinan, neonatus, nifas, hingga keluarga berencana menggunakan metode SOAP. Hasil: Pada 22 November 2025, kehamilan trimester III (33 minggu 6 hari) Ny. S mengalami anemia ringan (Hb 10,5 g/dL) yang ditangani melalui edukasi nutrisi dan tablet Fe; Hb meningkat menjadi 11,6 g/dL pada 15 Desember 2025. Persalinan fisiologis terjadi pada 05 Maret 2026 pukul 12.00–14.30 WIB, bayi lahir 2.990 g. Pemantauan neonatus dilakukan pada 05, 08, dan 19 Maret 2026; pertumbuhan bayi normal, menyusu ASI eksklusif. Nifas 05 Maret–19 April 2026 berlangsung fisiologis, ibu adaptif dan ASI tercukupi. Pada 20 Mei 2026, ibu memilih kontrasepsi implant. Asuhan COC efektif mendeteksi masalah dini, memberikan intervensi tepat, dan mendukung kesehatan ibu-bayi. Diharapkan COC diterapkan secara konsisten untuk optimalisasi perawatan ibu dan bayi serta perencanaan keluarga.

References

Diana, S., Mail, E., & Rufaida, Z. (2019). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Continuity of Care. Surabaya: CV Kekata Group.

Fauziah, S. (2018). Penerapan asuhan kebidanan komprehensif terhadap ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus, dan keluarga berencana. Jurnal Kebidanan Indonesia, 9(2), 45–53.

Hariz, A. (2022). Anemia pada Kehamilan dan Penatalaksanaannya. Jakarta: EGC.

Juwita, D. (2023). Faktor risiko anemia pada ibu hamil dan dampaknya terhadap kesehatan maternal neonatal. Jurnal Kesehatan Maternal, 8(1), 15–24.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Penatalaksanaan Pemberian Tablet Tambah Darah bagi Ibu Hamil. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu Edisi Ketiga. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Standar Pelayanan Kebidanan. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2024. Jakarta: Kemenkes RI.

Noorbaya, S., Johan, H., & Reni, D. P. (2019). Asuhan kebidanan continuity of care sebagai upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional, 4(1), 12–20.

Prawirohardjo, S. (2023). Ilmu Kebidanan. Edisi Ke-5. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara. (2025). Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025. Tanjung Selor: Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara.

Saifuddin, A. B. (2020). Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Walyani, E. S., & Purwoastuti, E. (2025). Asuhan Kebidanan Masa Nifas dan Menyusui. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Maimunah, & Heni Hirawati Pranoto. (2026). Asuhan Kebidanan Continuity of Care (Coc) pada Ny. S Umur 33 Tahun G3P2A0 di Desa Sekatak Kabupaten Bulungan Laporan Continuity of Care (Coc). Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 5(1), 840–846. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/2149