Pelayanan Kebidanan Komunitas Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Kesehatan Reproduksi
Keywords:
Community midwifery, health education, adolescent reproductive health, anemia, dysmenorrhea, Kebidanan komunitas, edukasi kesehatan, kesehatan reproduksi remaja, dismenoreAbstract
Community midwifery is a health service approach that focuses on improving the health status of mothers, infants, children, and adolescents through the provision of comprehensive midwifery care to individuals, families, and community groups. One of the primary targets of community midwifery services is adolescents, particularly in efforts to promote reproductive health. Based on the results of a community needs assessment conducted at Lombok V Integrated Health Post (Posyandu), Tanjung Tengah Village, Penajam District, Penajam Paser Utara Regency, low levels of reproductive health knowledge among adolescent girls were identified as the main priority issue. This activity aimed to improve adolescents’ knowledge and skills regarding reproductive health, anemia prevention, and non-pharmacological management of menstrual pain (dysmenorrhea). A health education intervention was conducted targeting adolescent girls. Knowledge improvement was measured using pre-test and post-test questionnaires. The activity was implemented on May 10, 2026, and involved 12 adolescent girls as participants. The results demonstrated an increase in participants’ knowledge and skills related to healthy lifestyle practices, anemia prevention, and the application of non-pharmacological techniques, such as yoga and acupressure, for reducing dysmenorrhea. These findings indicate that community-based reproductive health education is effective in enhancing adolescents’ understanding and ability to manage reproductive health issues independently. It is recommended that similar programs be implemented continuously with the involvement of multiple stakeholders to strengthen adolescents’ awareness, knowledge, and self-reliance in maintaining reproductive health and preventing health problems from an early age.
Abstrak
Kebidanan komunitas merupakan salah satu upaya pelayanan kesehatan yang berfokus pada peningkatan derajat kesehatan ibu, bayi, anak, dan remaja di tingkat keluarga dan masyarakat. Pelayanan ini mencakup pemberian asuhan kebidanan secara komprehensif kepada individu, keluarga, dan kelompok masyarakat. Salah satu pelayanan kebidanan komunitas salah satunya pada remaja. Berdasarkan hasil identifikasi masalah di Posyandu Lombok V Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, prioritas utama adalah rendahnya pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi. Tujuan Kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya remaja putri, mengenai kesehatan reproduksi, anemia, serta penatalaksanaan nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri haid (dismenore). Metode yang digunakan yaitu penyuluhan kesehatan dengan sasaran remaja dengan sasaran 18 remaja putri. Instrumen dalam pengukuran peningkatan pengetahuan menggunakan kuesioner yang diberikan pre dan post test kegiatan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 10 Mei 2026 dengan melibatkan 12 remaja sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, khususnya remaja, terkait penerapan pola hidup sehat, pencegahan anemia, serta teknik nonfarmakologi seperti yoga dan akupresur dalam mengurangi dismenore. Simpulan dari kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan kesehatan reproduksi berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam mengatasi permasalahan kesehatan secara mandiri. Rekomendasi dari kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, sehingga dapat meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan reproduksi serta mencegah terjadinya masalah kesehatan sejak dini.
References
Emry Handany Lede, M., Suwetty, A. M., Bend Yunita Pellondou Program Studi, K. D., Maranatha Kupang, Stik., Kampung Bajawa, J., Baumata Barat, N., & Tenggara Timur, N. (2024). Pengaruh Penggunaan Media Sosial dengan Tingkat Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR). In JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia (Vol. 12, Number 2). https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JKJ/article/view/14641/pdf
Hardjito, K., & Kemenkes Malang, P. (2023). Optimalisasi Media Leaflet Dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang ASI Eksklusif. 2(4). https://jurnalp4i.com/index.php/healthy/article/download/2311/2104/15685?utm_source=chatgpt.com
Indarsita, D. (2018). Tindakan Reproduksi Sehat Pada Remaja Di SMAN 1 Sunggal Kabupaten Deli Serdang. https://ojs.poltekkes-medan.ac.id/pannmed/article/view/174?utm_source=chatgpt.com
Kemenkes RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia. https://www.kemkes.go.id/app_asset/file_content_download/Profil-Kesehatan-Indonesia-2021.pdf
Priyono, B. (2023). Perizinan Sebagai Sarana Pengendalian Penataan Ruang Dalam Persfpektif Pemanfaatan Ruang di Daerah. Pemanfaatan Ruang Di Daerah. https://ejournal.ipdn.ac.id/JAPD/article/view/187/114
Puspita Dewi, A., Firdaus, N., Emawati, T., & Aliviani Putri, R. (2025). Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Yoga sebagai Upaya Mengurangi Nyeri Haid pada Remaja di Sekolah MTS Nurul Islam. In Universitas Ngudi Waluyo (Vol. 4).
Riskesdas. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf
Sabarofek, W. M., Yesnath, A. R., Gurning, M., Manoppo, I. A., Tinggi Ilmu Kesehatan Papua, S., Kanal Viktori, J. K., Sorong, K., & Barat Daya, P. (2024). Tingkat Pengetahuan Mengenai Kesehatan Reproduksi Pada Remaja: Literature Review. 12(1).
Sari, K., Nasifah, I., Trisna, A., Kebidanan, D., & Kesehatan, I. (2018). Pengaruh Senam Yoga Terhadap Nyeri Haid Remaja Putri. In Jurnal Kebidanan: X (Number 02). http://www.journal.stikeseub.ac.id
Sumarni, M. (2024). Edukasi Tentang Masalah Gangguan Haid dengan Menggunakan Media Leaflet Pada Wanita Usia Subur. Babakti: Journal of Community Engangement, 1(1), 23–29. https://doi.org/10.35706/babakti.v1i1.13189
Umboro, R. O., Apriliany, F., & Yunika, R. P. (2022). Konseling, Informasi, dan Edukasi Penggunaan Obat Antinyeri pada Manajemen Penanganan Nyeri Dismenore Remaja. Jurnal Abdidas, 3(1), 23–33. https://doi.org/10.31004/abdidas.v3i1.525
Widyaningsih, A., Nur Khayati, Y., Windayanti, H., Veftisia, V., & Diah Listyaningsih, M. (2022). Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Pemberian Terapi Akupresure terhadap Penurunan Nyeri Disminore pada Remaja. https://doi.org/10.35473/ijce.v4i1.1653
Yovita Sari, L., Putri, Y., Rossita, T., Yulianti, S., Aulia Umami Program Studi Sarjana Kebidanan, D., Ilmu Kesehatan, F., & Dehasen Bengkulu, U. (2020). Peningkatan Pengetahuan Khasiat Parutan Kunyit Dan Madu Untuk Meredakan Nyeri Disminore Pada Sisiwi Di Sma Pesantren Pancasila Kota Bengkulu Tahun 2020 (Vol. 4, Number 2). http://ejournal.urindo.ac.id/index.php/PAMAS

