Efektivitas Pijat Oksitosin terhadap Kelancaran Produksi ASI pada Ibu Postpartum Hari Ke-7 : Studi Kasus

Authors

  • Antika Priskila Universitas Ngudi Waluyo
  • Ari Andayani Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Pijat oksitosin, ASI tidak lancar, Produksi ASI

Abstract

Breast milk (ASI) is the best source of nutrition for babies and plays a vital role in supporting optimal growth and development. However, insufficient breast milk production remains a common problem for postpartum mothers and can impact the success of exclusive breastfeeding. Various factors such as fatigue, stress, and lack of oxytocin hormone stimulation can lead to suboptimal breast milk production. One non-pharmacological effort that can be done to help increase breast milk production is oxytocin massage. This case study aims to determine the effectiveness of oxytocin massage on breast milk production in postpartum mothers on day 7. The method used is a descriptive case study with a continuity of care approach for one postpartum mother experiencing insufficient breast milk production. Care was provided through two visits, namely on day 7 and day 10 postpartum. The intervention provided was oxytocin massage for approximately 15–20 minutes accompanied by breastfeeding education and family support. Evaluation was carried out through observations of the smoothness of breast milk production, breastfeeding frequency, and the mother's subjective response after the intervention. Results showed that after oxytocin massage, mothers felt more relaxed and comfortable, their breasts felt fuller, milk production improved, and babies suckled more strongly and appeared calmer after feeding. Oxytocin massage helps stimulate the hormones oxytocin and prolactin, thereby increasing the milk-let-down reflex and supporting successful exclusive breastfeeding. Therefore, oxytocin massage can be an effective non-pharmacological intervention to help increase milk production in postpartum mothers. Healthcare workers are expected to provide education and teach oxytocin massage techniques to mothers and their families to support successful breastfeeding.

 

Abstrak

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi dan berperan penting dalam mendukung pertumbuhan serta perkembangan yang optimal. Namun, produksi ASI yang tidak lancar masih menjadi masalah yang sering dialami ibu postpartum dan dapat memengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Berbagai faktor seperti kelelahan, stres, dan kurangnya stimulasi hormon oksitosin dapat menyebabkan pengeluaran ASI tidak optimal. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kelancaran produksi ASI adalah pijat oksitosin. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan pijat oksitosin terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu postpartum hari ke-7. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan continuity of care pada satu ibu postpartum yang mengalami produksi ASI tidak lancar. Asuhan dilakukan melalui dua kali kunjungan, yaitu pada hari ke-7 dan hari ke-10 postpartum. Intervensi yang diberikan berupa pijat oksitosin selama ±15–20 menit yang disertai edukasi menyusui dan dukungan keluarga. Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap kelancaran pengeluaran ASI, frekuensi menyusui, serta respons subjektif ibu setelah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa setelah dilakukan pijat oksitosin, ibu merasa lebih rileks dan nyaman, payudara terasa lebih penuh, produksi ASI menjadi lebih lancar, serta bayi menyusu lebih kuat dan tampak lebih tenang setelah menyusu. Pijat oksitosin membantu merangsang hormon oksitosin dan prolaktin sehingga meningkatkan refleks pengeluaran ASI dan mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Dengan demikian, pijat oksitosin dapat dijadikan salah satu intervensi nonfarmakologis yang efektif untuk membantu meningkatkan kelancaran produksi ASI pada ibu postpartum. Tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan edukasi dan mengajarkan teknik pijat oksitosin kepada ibu maupun keluarga sebagai upaya mendukung keberhasilan menyusui.

References

Guyton, A. C. , & Hall, J. E. (2021). Guyton And Hall Textbook Of Medical Physiology (13th Ed.). Elsevier.

Kemenkes RI. (2023). ASI Eksklusif. .

Marantika, S., Choirunissa, R., & Kundaryanti, R. (2023). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Kelancaran Produksi Asi Pada Ibu Post Partum. Menara Medika, 5(2), 277–285. https://doi.org/10.31869/mm.v5i2.4166

Maria. (2024). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi Asi Pada Ibu Post Partum Hari Ke 4-7 Di Desa Karangsari Dan Desa Cintaasih Puskesmas Cipongkor Tahun 2024. https://journal-mandiracendikia.com/jikmc

Maryunani, A. (2017). Asuhan Ibu Nifas & Asuhan Ibu Menyusui.

Nurul Alfianti, A., & Nurrohmah, A. (2022). Penerapan Teknik Marmet Terhadap Kelancaran ASI Pada Ibu Post Partum Di Kelurahan Gedangan Kabupaten Boyolali. INDOGENIUS, 1(3), 104–112. https://doi.org/10.56359/igj.v1i3.82

Prasetyono. (2022). Buku Pintar ASI Eksklusif. . Diva Press. .

Putri, I. M., Mardiana, N., & Widiastuti, T. (2020). Asuhan Kebidanan Masa Nifas. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952.

Rahayu, Y. S. (2026). Aspek Determinan Ibu Dalam Praktik ASI Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Karawang. Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya, 17(2), 123–128. Https://Doi.Org/10.30643/Jiksht.V17i2.197

Sulistyowati, I., Cahyaningsih, O., & Alfiani, N. (2020). Dukungan Keluarga Dalam Pemberian ASI Eksklusif. Jurnal SMART Kebidanan, 7(1), 47. Https://Doi.Org/10.34310/Sjkb.V7i1.326

Winingsih, A., & Yanuarti, T. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Pemberian Asi Eksklusif. Malahayati Nursing Journal, 5(3), 889–902. Https://Doi.Org/10.33024/Mnj.V5i3.8078

Wulandari, A., & Machmudah, M. (2024). Penerapan Pijat Oksitosin Terhadap Keberhasilan Menyusui Pada Pasien Post Partum. Ners Muda, 5(1), 68. Https://Doi.Org/10.26714/Nm.V5i1.13162

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Antika Priskila, & Andayani, A. (2026). Efektivitas Pijat Oksitosin terhadap Kelancaran Produksi ASI pada Ibu Postpartum Hari Ke-7 : Studi Kasus. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 5(1), 847–852. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/2153