Asuhan Kebidanan Kehamilan pada Ny. YRA umur 29 Tahun G2P1A0 Hamil 37 Minggu dengan Nyeri Punggung di UPTD Puskesmas Jambuk

Authors

  • Desi Fitri Yani Universitas Ngudi Waluyo
  • Hapsari Windayani Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Asuhan Kebidanan, asuhan kehamilan, Nyeri punggung, terapi komplementer

Abstract

Pregnancy causes various physiological changes that may lead to discomfort, one of which is lower back pain, especially during the third trimester due to fetal growth and changes in body posture. The American College of Obstetricians and Gynecologists (2020) reported that approximately 50–70% of pregnant women experience back pain, while Putri and Dewi (2022) found that 63% of third-trimester pregnant women complained of pain that interfered with daily activities. Back pain occurs due to increased relaxin hormone levels, postural changes, and increased lumbar lordosis. One effective non-pharmacological management is warm compress therapy because it can improve blood circulation, reduce muscle spasms, and decrease pain. Nugraheni et al. (2021) showed that warm compresses applied for 15–20 minutes were effective in reducing the intensity of back pain in third-trimester pregnant women. Objective: To implement and gain practical experience in providing midwifery care for pregnancy in Mrs. YRA, a 29-year-old G2P1A0 woman at 37 weeks of gestation with complaints of back pain through the application of warm compress therapy in accordance with midwifery management and evidence-based practice Methods: The method applied in this study was a descriptive research approach, and the type of research used was a case study. The subject of this case study was Mrs. YRA, a 29-year-old G2P1A0 woman. Data collection techniques included interviews, observations, examinations, and documentation studies. Results: At this gestational age, Mrs. YRA complained of frequent back pain with an NRS scale of 4/10. This condition was caused by the increasing size of the uterus, which forced the back muscles to work harder to maintain body balance. The obstetric data and supporting examination results were within normal limits. The management provided was warm compress therapy using a bottle filled with hot water at a temperature of 45°C wrapped in a thin towel cloth and applied for 15–20 minutes, 1–2 times daily. This therapy was considered inexpensive and safe because it did not cause significant side effects and instead promoted muscle relaxation. Before the therapy was administered, the patient was educated about proper body mechanics. Conclusion: The application of warm compress therapy in Mrs. YRA, a 29-year-old G2P1A0 woman at 37 weeks of gestation with complaints of back pain, was proven to help reduce pain, improve maternal comfort, and become one of the effective non-pharmacological management methods during third-trimester pregnancy.

 

Abstrak

Kehamilan menyebabkan berbagai perubahan fisiologis yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan, salah satunya nyeri punggung bawah, terutama pada trimester III akibat pertumbuhan janin dan perubahan postur tubuh. American College of Obstetricians and Gynecologists (2020) melaporkan sekitar 50–70% ibu hamil mengalami nyeri punggung, sedangkan Putri dan Dewi (2022) menemukan 63% ibu hamil trimester III mengeluhkan nyeri yang mengganggu aktivitas. Nyeri punggung terjadi akibat peningkatan hormon relaksin, perubahan postur, dan peningkatan lordosis lumbal. Salah satu penatalaksanaan nonfarmakologis yang efektif adalah kompres hangat karena dapat meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi spasme otot, dan menurunkan nyeri. Penelitian Nugraheni et al (2021) menunjukkan kompres hangat selama 15–20 menit efektif menurunkan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Tujuan: Melaksanakan dan memperoleh pengalaman nyata dalam memberikan Asuhan Kebidanan Kehamilan pada Ny. YRA umur 29 tahun G2P1A0 usia kehamilan 37 minggu dengan keluhan nyeri punggung melalui pemberian kompres hangat sesuai dengan manajemen kebidanan dan penerapan evidence based practice. Metode: Metode yang diterapkan dalam penelitian ini ialah menggunakan pendekatan penelitian deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus (case study). Subjek pada studi kasus ini adalah Ny. YRA G2P1A0 umur 29 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, pemeriksaan, dan studi dokumentasi. Hasil: Pada usia kehamilan ini, Ny. YRA mengeluh punggungnya sering sakit, dengan skala NRS 4/10. Hal ini diakibatkan oleh ukuran uterus yang semakin membesar sehingga otot punggung bekerja lebih keras untuk menjaga keseimbangan tubuh, hasil data obstetri dan pemeriksaan penunjang dalam batas normal, tatalaksana yang diberikan adalah kompres hangat yang diberikan melalui botol berisi air panas dengan suhu 45oC yang dilapisi dengan kain handuk tipis yang diaplikasikan selama 15 – 20 menit sebanyak 1 – 2 kali setiap hari.  Terapi ini dinilai murah, aman, karena tidak menimbulkan efek samping signifikan dan justru meningkatkan relaksasi otot, sebelumterapi diberikan pasien diberi edukasi mengenai body mechanic  pasien diberi edukasi mengenai body mechanic yang benar. Kesimpulan: Pemberian kompres hangat pada Ny. YRA umur 29 tahun G2P1A0 usia kehamilan 37 minggu dengan keluhan nyeri punggung terbukti membantu mengurangi nyeri, meningkatkan kenyamanan ibu, serta menjadi salah satu penatalaksanaan nonfarmakologis yang efektif pada kehamilan trimester III.

References

American College of Obstetricians and Gynecologists. (2020). ACOG guidelines for managing musculoskeletal pain in pregnancy. ACOG Press

Manuaba, I. B. G. (2020). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan & KB. Buku Kedokteran EGC

Nugraheni, D., Wahyuni, S., & Lestari, A. (2021). The effect of warm compress on lower back pain among third trimester pregnant women. Journal of Maternal Health Nursing, 5(2), 55–62.

Putri, R., & Dewi, A. (2022). Application of warm compress therapy to reduce musculoskeletal discomfort in pregnant women. Indonesian Journal of Midwifery Research, 8(1), 14–21.

Sari, N., & Wulandari, R. (2020). Warm compress intervention on back pain among pregnant mothers in the third trimester. Midwifery Care Journal, 6(3), 120–128

Varney, H., Kriebs, J. M., & Gegor, C. L. (2020). Varney’s Midwifery (6th ed.). Jones & Bartlett Learning

World Health Organization. (2022). WHO recommendations on maternal and newborn care for a positive postnatal experience. Geneva: World Health Organization

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Fitri Yani, D., & Windayani , H. (2026). Asuhan Kebidanan Kehamilan pada Ny. YRA umur 29 Tahun G2P1A0 Hamil 37 Minggu dengan Nyeri Punggung di UPTD Puskesmas Jambuk. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 5(1), 1504–1508. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/2158