Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. S Usia 20 Tahun G1P0A0 di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Palas Tahun 2026
Keywords:
Continuity of Care, Asuhan Kebidanan, Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru LahirAbstract
The Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) are still important indicators in assessing the health status of mothers and children. One of the efforts to reduce Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) is thru the Continuity of Care (COC) services provided comprehensively from pregnancy, childbirth, postpartum, neonates, to family planning. This study aims to provide comprehensive midwifery care to Mrs. S, a 20-year-old G1P0A0, in the working area of Tanjung Palas Health Center in 2026 using SOAP documentation. The research method employs a case study approach with continuity of care from pregnancy to family planning services. Data collection techniques included interviews, physical examinations, observations, documentation studies, and supporting examinations. The research results show that the pregnancy process was physiological with mild discomfort complaints in the form of back pain, which could be alleviated thru education and effleurage massage. The delivery occurred spontaneously at full-term gestation with a normal delivery without complications. The postpartum and neonatal periods went smoothly. The mother chose the injectable contraceptive as a postnatal contraception method. Comprehensive and continuous midwifery care can improve the health of mothers and babies and prevent complications during pregnancy, childbirth, postpartum, and neonatal periods.
Abstrak
Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator penting dalam menilai derajat kesehatan ibu dan anak. Salah satu upaya untuk menurunkan AKI dan AKB adalah melalui pelayanan Continuity of Care (COC) yang diberikan secara komprehensif mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, hingga keluarga berencana. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. S usia 20 tahun G1P0A0 di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Palas tahun 2026 dengan menggunakan pendokumentasian SOAP. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan continuity of care yang dilakukan sejak masa kehamilan hingga pelayanan KB. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, observasi, studi dokumentasi, dan pemeriksaan penunjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kehamilan berlangsung fisiologis dengan keluhan ketidaknyamanan ringan berupa nyeri punggung yang dapat diatasi melalui edukasi dan massage effleurage. Persalinan berlangsung spontan pada usia kehamilan cukup bulan dengan persalinan normal tanpa komplikasi. Masa nifas dan neonatus berjalan normal. Ibu memilih KB suntik sebagai metode kontrasepsi pasca persalinan. Asuhan kebidanan komprehensif dan berkelanjutan dapat meningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta mencegah komplikasi pada masa kehamilan, persalinan, nifas, dan neonatus.
References
Fatmasari, D., et al. (2023). Efektivitas Massage Effleurage pada Ibu Hamil dengan Nyeri Punggung. Jurnal Kebidanan.
Fitriahadi, E. (2019). Buku Ajar Asuhan Persalinan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Standar Pelayanan Kebidanan.
Marmi. (2012). Asuhan Kebidanan pada Persalinan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rinata, E. (2022). Asuhan Kebidanan Kehamilan. Jakarta: EGC.
Susanti, A. (2018). Continuity of Care dalam Pelayanan Kebidanan. Jurnal Kebidanan Indonesia.
WHO. (2024). Maternal Mortality Report.
Yulizwati, H. F. (2021). Asuhan Kebidanan Kehamilan. Jakarta: Salemba Medika.

