Asuhan Kebidanan Kontinu pada Ny. A dengan Penerapan Counter Pressure di Puskesmas Paninggaran
Keywords:
Asuhan Kebidanan Berkelanjutan, Kehamilan, Persalinan, BBL, Nifas dan KBAbstract
Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) remain important indicators in assessing the degree of public health. In Indonesia, the MMR reaches 305 per 100,000 live births and the IMR is 22 per 1,000 live births. These high rates are influenced by various factors such as hemorrhage, infection, hypertension in pregnancy, and complications during childbirth and postpartum. One of the efforts to reduce MMR and IMR is through continuous midwifery care or Continuity of Care (CoC), which provides comprehensive care from pregnancy to family planning. This study used a descriptive method with a case study approach on Mrs. A, 26 years old, G2P1A0, in the working area of Puskesmas Paninggaran, Pekalongan Regency,. Midwifery care was provided comprehensively covering pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care, and family planning services using a midwifery management approach. The results showed that the implementation of Continuity of Care midwifery services was carried out well according to service standards. The condition of the mother and baby during pregnancy, childbirth, postpartum, and the newborn period was good without significant complications. The mother also understood self-care, newborn care, and the importance of contraceptive use. In conclusion, the implementation of comprehensive midwifery care through Continuity of Care is effective in improving the quality of services and supporting efforts to reduce MMR and IMR through early detection and appropriate management.
Abstrak
.. Abstrak Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat. Di Indonesia, AKI mencapai 305 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB sebesar 22 per 1.000 kelahiran hidup. Tingginya angka tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti perdarahan, infeksi, hipertensi dalam kehamilan, serta komplikasi persalinan dan nifas. Salah satu upaya untuk menurunkan AKI dan AKB adalah melalui pelayanan kebidanan berkesinambungan atau Continuity of Care (CoC) yang memberikan asuhan secara menyeluruh sejak kehamilan hingga keluarga berencana. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Ny. A usia 26 Tahun G2P1A0 di wilayah kerja Puskesmas Paninggaran Kabupaten Pekalongan. Asuhan kebidanan diberikan secara komprehensif meliputi masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana dengan pendekatan manajemen kebidanan. Hasil menunjukkan bahwa asuhan kebidanan secara Continuity of Care dapat dilaksanakan dengan baik sesuai standar pelayanan. Kondisi ibu dan bayi selama kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir dalam keadaan baik tanpa komplikasi yang berarti. Ibu juga memahami perawatan diri, perawatan bayi, serta pentingnya penggunaan kontrasepsi. Kesimpulannya, penerapan asuhan kebidanan komprehensif secara Continuity of Care efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta mendukung upaya penurunan AKI dan AKB melalui deteksi dini dan penanganan yang tepat.
References
Ibriani, dkk. (2024). Analisis Tantangan Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal di Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 15(2), 120–132
Awaludin, Rahayu, & Zakiyah. (2022). Pendekatan Continuum of Care dalam Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 13(2), 85–94.
Putri, dkk. (2022). Fragmentasi Pelayanan Maternal dan Dampaknya terhadap Deteksi Dini Komplikasi Kehamilan dan Persalinan. Jurnal Kebidanan Indonesia, 14(1), 45–56
Putri, & Ismiyatun. (2020). Penerapan Continuity of Care (COC) dalam Asuhan Kebidanan sebagai Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi, 11(2), 101–110
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2018). Pedoman Pelaksanaan Program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5NG). Semarang: Dinkes Provinsi Jawa Tengah.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. (2018). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017. Semarang: Pemprov Jawa Tengah.
Astuti. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Cakupan Kunjungan Antenatal (K1–K4) di Wilayah Pedesaan. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(1), 45–53.
Yuliana, Romdhani, & Nulhakim. (2024). Implementasi Continuity of Care pada Wilayah Rural dan Tantangan Akses Pelayanan Kesehatan Ibu. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 19(2), 110–121.
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2022). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021. Semarang: Dinkes Provinsi Jawa Tengah.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kemenkes RI
Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang. (2018). Profil Kesehatan Kabupaten Semarang Tahun 2017. Ungaran: Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang.
Nabila, & Kesumadewi. (2022). Faktor Penyebab Kematian Ibu dan Bayi di Wilayah Jawa Tengah. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 14(2), 88–97
Afifuddi dan Saebani . (2012). Metode Penelitian Kualitatif. bandung: Pustaka Setia.
Ambarwati, E. D. (2010). Asuhan Kebidanan Nifas. Yogyakarta: Nuha
Medika. Anggarani, R., Subakti, Y. (2013). Kupas Tuntas Seputar Kehamilan. Jakarta Selatan: Agro Media Pustaka.
Armini, N. S. (2017). Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi, Balita & Anak Prasekolah. Yogyakarta: Andi Offset.
BKKBN, (2018) Buku Saku Bagi Petugas Lapangan Program KB Nasional Materi Konseling. Jakarta: BKKBN.
Damayanti, I. P., dkk. (2014). Asuhan kebidanan komprehensif pada ibu bersalin dan bayi baru lahir. Yogyakarta: deepublish.
Darwin, E., Hardisman. (2014). Etika Profesi Kesehatan. Yogyakarta: deepublish.
Diana, S., Mail, E., Rufaida, Z. (2019). Buku ajar asuhan kebidanan persalinan dan bayi baru lahir. Jawa Tengah: Oase Group.
Duwianda, O. (2014). Buku ajar ini disusun berdasarkan materi pokok bahasan mata kuliah asuhan NEONATUS. Sleman: deepublish publisher.
Ekasari, T. (2019). Deteksi Dini Preeklamsi dengan Antenatal Care. Sulawesi Selatan: Yayasan Ahmar Cedekia Indonesia.
Elisanti, D. A. (2018). HIV AIDS, Ibu hamil dan Pencegahan Pada Janin. Yogyakarta: Deepublish.
Endjun, J. J. (2017). Panduan Cerdas Pemeriksaan Kehamilan. Jakarta: Pustaka Bunda
International Confederation of Midwives. (2021). Essential competencies for midwifery practice.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pelayanan antenatal, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir. Jakarta: Kemenkes RI.
Varney, H. (2018). Varney's midwifery (6th ed.). Burlington, MA: Jones & Bartlett Learning.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Petunjuk teknis imunisasi dalam pelayanan kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.
World Health Organization. (2017). Tetanus vaccines: WHO position paper. Weekly Epidemiological Record. Geneva: WHO
International Confederation of Midwives. (2021). Essential competencies for midwifery practice.
World Health Organization. (2016). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. Geneva: WHO.
Cunningham, F. G., Leveno, K. J., Bloom, S. L., et al. (2022). Williams obstetrics (26th ed.). McGraw-Hill.
Varney, H. (2018). Varney’s midwifery (6th ed.). Jones & Bartlett Learning.
International Federation of Gynecology and Obstetrics. (2021). Good clinical practice advice on labour management.
World Health Organization. (2018). WHO recommendations: Intrapartum care for a positive childbirth experience. Geneva: WHO.
Cunningham, F. G., Leveno, K. J., Bloom, S. L., et al. (2022). Williams obstetrics (26th ed.). McGraw-Hill Education..
International Federation of Gynecology and Obstetrics. (2021). FIGO guidelines on intrapartum fetal monitoring..
World Health Organization. (2022). WHO Recommendations on Newborn Health Guidelines. Geneva: WHO
American Academy of Pediatrics & American College of Obstetricians and Gynecologists. (2020). The Apgar Score. Pediatrics, 146(5
Prawirohardjo, S. (2018). Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Oktarina, M. (2016). Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra Sekolah. Yogyakarta: Deepublish.
Diana, S. (2019). Asuhan Neonatus dan Bayi Baru Lahir. Jakarta: Salemba Medika.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir. Jakarta: Kemenkes RI
World Health Organization. (2022). WHO Recommendations on Maternal and Newborn Care for a Positive Postnatal Experience. Geneva: WHO.
United Nations Children's Fund. (2023). Infant and Young Child Feeding Guidelines. New York: UNICEF.
Walyani, E. S., & Purwoastuti, E. (2015). Asuhan Kebidanan Masa Nifas dan Menyusui. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman Pelayanan Masa Nifas. Jakarta: Kemenkes RI.
Rahayu, D., et al. (2017). Oxytocin Massage on Postpartum Primipara Mother to the Breastmilk Production and Oxytocin Hormone Level. Journal of Nursing Care.
Lowdermilk, D. L. (2020). Maternity and Women’s Health Care. Elsevier.
Cunningham, F. G. (2022). Williams Obstetrics. 26th Edition. McGraw-Hill Education
Oktafiana, Y., & Widyaningsih, A. (2024). Asuhan Kebidanan Continuity of Care Ny . S Umur 24 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Bancak dengan Persalinan Intervensi Counter Presure. Prosiding Seminar Nasional Dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 3(1), 631–642

