Asuhan Kebidanan Continuity of Care (CoC) pada Primigravida di Puskesmas Sumowono: Studi Kasus

Authors

  • Desi Viviana Universitas Ngudi Waluyo
  • Heni Hirawati Pranoto Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Asuhan Kebidanan Berkelanjutan, Asuhan Kebidanan

Abstract

Continuity of Care (CoC) is a continuous midwifery care approach provided from pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care, to family planning to improve maternal and neonatal health outcomes. This study aimed to describe the implementation of comprehensive midwifery care using the Continuity of Care approach for Mrs. E, a 23-year-old primigravida, at Sumowono Community Health Center. This study used a descriptive case study design. Care was provided from November 18, 2025, to January 29, 2026, through interviews, observation, physical examination, and documentation using the maternal and child health handbook, partograph, and medical records. Care was carried out continuously from the third trimester of pregnancy through childbirth, postpartum, newborn care, and family planning services. The results showed that Mrs. E experienced a physiological pregnancy with complaints of back pain during the third trimester, which improved after prenatal yoga education. Labor occurred spontaneously vaginally at 40 weeks of gestation. During the first stage of labor, inadequate uterine contractions were identified and successfully managed with oxytocin augmentation, resulting in adequate contractions and normal labor progression. The postpartum period was physiological, with normal uterine involution, improved breast milk production following breastfeeding education and oxytocin massage, and good maternal psychological adaptation. The baby was born at term with a birth weight of 3000 grams, APGAR scores of 9–9–10, successful early initiation of breastfeeding, exclusive breastfeeding, and weight gain to 3300 grams by 14 days of age. In family planning services, the mother chose an implant contraceptive method, which was safely inserted without complications and was appropriate for breastfeeding. In conclusion, the implementation of comprehensive midwifery care using the Continuity of Care approach was successfully carried out, with all stages progressing physiologically without complications and supporting optimal maternal and neonatal health. This approach may serve as an effective model of midwifery care in primary healthcare settings.

Abstrak

Continuity of Care (CoC) merupakan pendekatan asuhan kebidanan berkesinambungan yang diberikan sejak kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan asuhan kebidanan komprehensif berbasis Continuity of Care pada Ny. E usia 23 tahun G1P0A0 di Puskesmas Sumowono. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif. Asuhan dilakukan pada 18 November 2025 sampai 29 Januari 2026 melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi menggunakan buku KIA, partograf, dan rekam medis. Asuhan diberikan secara berkesinambungan mulai trimester III kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Hasil menunjukkan bahwa kehamilan Ny. E berlangsung fisiologis dengan keluhan nyeri punggung trimester III yang berkurang setelah edukasi prenatal yoga. Persalinan berlangsung spontan pervaginam pada usia kehamilan 40 minggu. Pada kala I terjadi kontraksi uterus tidak adekuat yang berhasil ditangani melalui augmentasi oksitosin hingga persalinan berlangsung lancar. Masa nifas berlangsung fisiologis dengan involusi uterus baik, produksi ASI meningkat setelah edukasi menyusui dan pijat oksitosin, serta adaptasi psikologis ibu berlangsung normal. Bayi lahir cukup bulan dengan berat lahir 3000 gram, nilai APGAR 9–9–10, berhasil dilakukan Inisiasi Menyusu Dini, mendapatkan ASI eksklusif, dan mengalami kenaikan berat badan menjadi 3300 gram pada usia 14 hari. Pada pelayanan keluarga berencana, ibu memilih kontrasepsi implan yang aman untuk ibu menyusui dan terpasang tanpa komplikasi. Disimpulkan bahwa penerapan asuhan kebidanan Continuity of Care pada Ny. E berjalan baik, seluruh tahapan berlangsung fisiologis tanpa komplikasi, serta mendukung kesehatan ibu dan bayi secara optimal. Pendekatan ini dapat menjadi model pelayanan kebidanan efektif di fasilitas kesehatan primer.

References

Affandi, B. (2021). Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: . Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Alfa Ramadani, D., Nuzuliana DIII Kebidanan, R., Ilmu Kesehatan, F., & Yogyakarta, A. (2024). Perawatan pada bayi baru lahir normal (Vol. 2).

Armini, N. W. (2017). Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Prasekolah. . ANDI.

Asrinah. (2023a). Asuhan kebidanan masa kehamilan. Graha Ilmu.

Asrinah. (2023b). Asuhan kebidanan masa kehamilan. Graha Ilmu.

Azizah, N. (2024). Kontrasepsi dan Perencanaan Keluarga.

Bahiyatun, S.Pd., S. S. (2019). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Nifas Normal - Google Books. In Egc (p. 165). https://www.google.co.id/books/edition/Buku_Ajar_Asuhan_Kebidanan_Nifas_Normal/ZkPup-5Ozy8C?hl=id&gbpv=1&dq=luka+perineum&pg=PA78&printsec=frontcover

BKKBN. (2020). PEDOMAN PELAYANAN KONTRASEPSI DAN KELUARGA BERENCANA. . Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Gultom, L. , & Hutabarat, J. (2020). Asuhan kebidanan kehamilan. Jivatama Jawara.

Hatijar. (2020). Buku ajar asuhan kebidanan pada kehamilan. . CV. Cahaya Bintang Cemerlang.

Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2013). Nilai Nutrisi Air Susu Ibu. Penerbit IDAI.

JNPK-KR. (2016). Asuhan Persalinan Normal & Inisiasi Menyusui Dini. . JHPIEGO Corporation.

Kemenkes RI. (2022). Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020- 2024.

Kemenkes RI. (2023). Pedoman Pencegahan Dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri Dan Wanita Usia Subur (WUS). . Direktorat Gizi Masyarakat.

Kemenkes RI. (2024). Profil Kesehatan Indonesia 2024.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan RI. Kemenkes RI.

Kurz, C., Roeper, M., Welters, A., Mayatepek, E., Meissner, T., Kummer, S., & Hoermann, H. (2025). Relationship of neonatal hypothermia and hypoglycemia in late preterm and term born neonates. Molecular and Cellular Pediatrics, 12(1), 15. https://doi.org/10.1186/s40348-025-00204-1

Marmi, & R. K. (2018). Asuhan Neonatus, Bayi Balita, dan Anak Prasekolah. Pustaka Pelajar.

Maryunani, A. (2012). Inisiasi Menyusu Dini, ASI Eksklusif dan Manajemen Laktasi (Anik Maryunani) (Z-Library).

Namangdjabar, O. (2023). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Persalinan Normal & Bayi Baru Lahir. Rena Cipta mandiri.

Ningsih, S. A., Afrika, E., & Riski, M. (2022). Hubungan Prenatal Yoga, Nyeri Punggung dan Kualitas Tidur terhadap Kecemasan pada Ibu Hamil Trimester III. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(2), 775. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i2.1858

Nurbiantoro, D. A., Ratnasari, F., Nuryani, N., Qohar, A., Jaenuri, A., Supandi, D., Syaefullah, A., Muharom, F., Jaelani, J., Zendrato, J., Efendi, I., Novendra, I., Basri, M. H., Payumi, P., Solihin, S., & Suhandi, S. (2022). Perawatan Tali Pusat Neonatus dan Manfaat Tali Pusat Terbuka. JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM), 5(2), 427–435. https://doi.org/10.33024/jkpm.v5i2.4644

Oxorn. H., & Forte. W. R. (2010). Ilmu Kebidanan Patologi dan Fisiologi Persalinan. Yayasan Essentia Medica (YEM).

Rasmi, N. K. G., Yusiana, M. A., & Taviyanda, D. (2018). ADAPTASI PSIKOLOGIS IBU POSTPARTUM (FASE TAKING- IN) DI RUMAH SAKIT. JURNAL PENELITIAN KEPERAWATAN, 4(2). https://doi.org/10.32660/jurnal.v4i2.326

Saifudidn, & Bari, A. (2017). Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo. (PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardho, 2014).

Sandall, J., Fernandez Turienzo, C., Devane, D., Soltani, H., Gillespie, P., Gates, S., Jones, L. V, Shennan, A. H., & Rayment-Jones, H. (2024). Midwife continuity of care models versus other models of care for childbearing women. The Cochrane Database of Systematic Reviews, 4(4), CD004667. https://doi.org/10.1002/14651858.CD004667.pub6

Sondakh, & Jenny J.S. (2013). Sondakh, Jenny J.S. 2013. Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru Lahir. . Erlangga.

Sunarsih, T. (2020). ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE DI PMB SUKANI EDI MUNGGUR SRIMARTANI PIYUNGAN BANTUL. Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram, 5(1), 39. https://doi.org/10.31764/mj.v5i1.952

Tri Restu Handayani. (2026). Penatalaksanaan Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III: Tinjauan Literatur Terbaru tentang Intervensi Non-Farmakologis dan Peran Perawatan Kebidanan. Journal of Educational Innovation and Public Health, 3(1), 180–187. https://doi.org/10.55606/innovation.v3i1.8250

Wahyuni, S., Burhan, N., Marlina, L., & Dian Afriyani, L. (2024). Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Literature Review : Faktor Yang Memengaruhi Penggunaan KB Pascasalin. In Universitas Ngudi Waluyo (Vol. 3, Number 2).

WHO. (2024). Maternal Mortality. World Health Organization.

Miao, Y., Zhao, S., Liu, W., Jiang, H., Li, Y., Wang,

A., & Zhang, Y. (2023). Prevalence and

risk factors of delayed onset lactogenesis

II in China: a systematic review and meta-

analysis. Journal of Maternal-Fetal and

Neonatal Medicine, 36(1). https://doi.org

/10.1080/14767058.2023.2214833

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Desi Viviana, & Heni Hirawati Pranoto. (2026). Asuhan Kebidanan Continuity of Care (CoC) pada Primigravida di Puskesmas Sumowono: Studi Kasus. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 5(1), 932–943. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/2188