Optimalisasi Tumbuh Kembang Balita melalui Terapi Pijat Tuina di Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara
Keywords:
Pijat Tuina, Balita, Pertumbuhan dan Perkembangan, Pendidikan Kesehatan, Pengabdian Masyarakat, Pengetahuan IbuAbstract
Community is a group of people who share at least one common characteristic, such as geographical area, occupation, ethnicity, interests, or social conditions. Growth is a process characterized by an increase in physical size and body shape, which can be assessed through measurements of height, weight, and head circumference. Development refers to changes in various aspects of a child’s abilities, including motor, cognitive, language, social, emotional, and independence skills. Optimizing children’s growth and development requires appropriate stimulation from an early age to support developmental milestones according to their age. One form of stimulation that can support children’s growth and development is Tuina massage. Tuina massage is a traditional massage therapy performed by applying pressure and massage techniques to certain points on the child’s body to improve blood circulation, increase appetite, improve sleep quality, and enhance the immune system. Tuina massage is also considered a safe and enjoyable non-pharmacological method to help overcome feeding difficulties in toddlers, thereby supporting optimal growth and development. The method used in this community service activity was health education and demonstration of Tuina massage for mothers of toddlers in Gunung Putih Village, Tanjung Palas District, Bulungan Regency, North Kalimantan. The activity was conducted on May 9, 2026, involving 30 mothers of toddlers as participants. The stages of the activity included: (1) explaining the objectives of the activity; (2) distributing pre-test questionnaires to participants; (3) providing health education on “Improving Mothers’ Knowledge about Tuina Massage for Optimizing Toddler Growth and Development”; (4) demonstrating Tuina massage techniques on toddlers; (5) giving participants the opportunity to ask questions; and (6) distributing post-test questionnaires. The results of this activity showed an increase in mothers’ knowledge regarding the benefits and techniques of Tuina massage after receiving health education and direct demonstrations. In addition, mothers became more aware of the importance of developmental stimulation through safe and easy massage therapy that can be practiced at home. This community activity succeeded in increasing community knowledge, especially among mothers of toddlers, regarding Tuina massage to help improve appetite and support optimal growth and development in toddlers.
Abstrak
Pertumbuhan merupakan proses perubahan yang ditandai dengan bertambahnya ukuran fisik dan bentuk tubuh yang dapat dinilai melalui pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala. Sementara itu, perkembangan merupakan perubahan kemampuan pada berbagai aspek dalam diri anak yang meliputi aspek motorik, kognitif, bahasa, sosial, emosional, dan kemandirian. Optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan anak memerlukan stimulasi yang tepat sejak dini agar anak dapat tumbuh dan berkembang sesuai tahapan usianya. Salah satu bentuk stimulasi yang dapat diberikan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak adalah pijat Tuina. Pijat Tuina merupakan terapi pijat tradisional yang dilakukan dengan teknik penekanan dan pemijatan pada titik-titik tertentu tubuh anak untuk membantu melancarkan peredaran darah, meningkatkan nafsu makan, memperbaiki kualitas tidur, serta meningkatkan daya tahan tubuh anak. Pijat Tuina juga menjadi salah satu metode non farmakologis yang aman dan menyenangkan untuk membantu mengatasi masalah sulit makan pada balita sehingga dapat mendukung optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan anak. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan kesehatan dan demonstrasi pijat Tuina kepada ibu balita di Desa Gunung Putih, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada tanggal 09 Mei 2026. Peserta kegiatan penyuluhan ini adalah ibu balita yang berjumlah 30 orang. Kegiatan dilakukan dengan tahapan: (1) memberikan penjelasan mengenai tujuan kegiatan; (2) membagikan pre-test kepada sasaran ibu balita; (3) memberikan penyuluhan kesehatan tentang “Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Pijat Tuina untuk Optimalisasi Pertumbuhan dan Perkembangan Balita”; (4) melakukan demonstrasi pijat Tuina pada balita; (5) memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya; dan (6) membagikan post-test kepada sasaran ibu balita. Kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu balita mengenai manfaat dan teknik pijat Tuina setelah diberikan penyuluhan kesehatan dan demonstrasi secara langsung dengan hasil para orang tua dapat melakukan pijat tuina pada anaknya. Selain itu, ibu balita menjadi lebih memahami pentingnya stimulasi tumbuh kembang anak melalui terapi pijat yang aman dan mudah dilakukan di rumah. Setelah dilakukan kegiatan komunitas ini, terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat khususnya ibu balita mengenai pijat Tuina untuk membantu meningkatkan nafsu makan serta mendukung optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan balita.
References
Amri, A. F. (2022). Edukasi emotional demonstration dalam meningkatkan pengetahuan ibu terhadap pencegahan stunting. Media Gizi Kesmas, 11(2), 341–350. https://doi.org/10.20473/mgk.v11i2.2022.341-350
Cohen, S. C. L., Harvey, D. J., Shields, R. H., Shields, G. S., Rashedi, R. N., Tancredi, D. J., Angkustsiri, K., Hansen, R. L., & Schweitzer, J. B. (2018). Effects of Yoga on Attention, Impulsivity, and Hyperactivity in Preschool-Aged Children with Attention-Deficit Hyperactivity Disorder Symptoms. Journal of Developmental & Behavioral Pediatrics, 39(3), 200–209. https://doi.org/10.1097/DBP.0000000000000552
Dale, Dewinny Septalia dan Emielda Ananda Dale. 2019. Psikologi Kebidanan Memahami Psikis Wanita Sepanjang Daur Hidup Dalam Pelayanan Kebidanan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press. Dartiwen dan Yati Nurhayati. 2019. Asuhan Kebidanan pada Kehamilan. Yogyakarta: ANDI.
Emeralda, Gina Nadya, and Ika Febrian Kristiana. Hubungan antara Dukungan Sosial Orang Tua dengan Motivasi Belajar pada Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Empati. Volume 7, Nomor 3, Agustus 2017
Dewina, M., Hajar, S., Iis, Ekayani, N. P. K., & Ningsih, M. P. (2025). Asuhan Kebidanan Komunitas: Konsep dan Manajemen. Padang: CV Get Press Indonesia.
Gunarta, I. K. (2017). IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN YOGA DALAM MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 SUMERTA. Jurnal
Penjaminan Mutu, 3(2), 180. https://doi.org/10.25078/jpm.v3i2.198
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman pelayanan kebidanan komunitas. Jakarta: Kemenkes RI.
Kusumawati, E., Suhartik, Astutik, V. Y., & Utami, W. T. (2025). Konsep Dasar Kebidanan Komunitas. Malang: Forind
Notoatmodjo, S. (2020). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Pakpahan, M., Siregar, D., Susilawaty, A., Tasnim, Mustar, Ramdany, R., Manurung, E. I., Sianturi, E., Tompunu, M. R. G., Sitanggang, Y. F., & Maisyarah, M. (2021). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Medan: Yayasan Kita Menulis.
Oberer, N., Gashaj, V., & Roebers, C. M. (2018). Executive functions, visual-motor coordination, physical fitness and academic achievement: Longitudinal relations in typically developing children. Human Movement Science, 58, 69–79. https://doi.org/10.1016/j.humov.2018.01.003
Sari, D., & Handayani, R. (2024). Pengaruh edukasi pijat Tuina terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 8(1), 33–40
Sari, D., & Handayani, R. (2024). Pengaruh pijat Tuina terhadap peningkatan nafsu makan dan berat badan balita. Jurnal Kesehatan Anak Indonesia, 6(1), 45–52.
Soetjiningsih, & Ranuh, G. (2021). Tumbuh kembang anak (3rd ed.). Jakarta: EGC.
Sofiyanti, I., Astuti, F. P., & Setyowati, H. (2020). Meningkatkan Kesehatan Fisik dan Kesehatan Mental Anak dengan Yoga di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru. Indonesian Journal Of Community Empowerment (IJCE), 2(2). https://doi.org/10.35473/ijce.v2i2.765
Sofiyanti, I., & Setyowati, H. (2021). Satu Bulan Penerapan Yoga Anak Meningkatkan Konsentrasi Belajar Usia Prasekolah. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 4(2), 150. https://doi.org/10.35473/ijm.v4i2.1236
Sihombing, F. (2024). Kebidanan Komunitas. Demak: Yayasan Drestanta Pelita Indonesia.
Wulandari, N., Fitriani, A., & Putri, S. (2023). Efektivitas demonstrasi pijat Tuina terhadap keterampilan ibu dalam stimulasi tumbuh kembang balita. Jurnal Kebidanan Indonesia, 7(2), 78–85.
Wulandari, N., Fitriani, A., & Putri, S. (2023). Efektivitas pijat Tuina terhadap peningkatan pertumbuhan dan perkembangan balita. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional, 5(2), 88–95.

