Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. N Umur 36 Tahun G2P1A0 Gravida 34 Minggu di RSUD Dr.H.Jusuf Sk.Tarakan

Authors

  • Heldayati Universitas Ngudi Waluyo
  • Heni Setyowati Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Continuity of Care Pregnancy Labor Postpartum Newborn Midwifery Care

Abstract

Maternal and infant mortality rates remain important indicators in assessing the quality of health services. Continuity of Care (CoC) is a comprehensive midwifery care approach provided continuously from pregnancy, childbirth, postpartum, newborn, neonate, to family planning services. This study aims to provide comprehensive midwifery care to Mrs. N, 36 years old, G2P1A0, 34 weeks pregnant at Dr. H. Jusuf SK Tarakan Regional General Hospital. The method used is a descriptive case study with a comprehensive midwifery management approach using SOAP documentation. Data collection techniques were carried out through interviews, observations, physical examinations, and documentation studies. Midwifery care was carried out during pregnancy, childbirth, postpartum, newborn, neonate, and family planning. During pregnancy, the mother complained of lower back pain, frequent urination, and sleep disturbances related to physiological changes in the third trimester. Non-pharmacological interventions in the form of BL23 acupressure were given to reduce discomfort. During labor, endorphin massage was performed to help reduce labor pain and maternal anxiety. Postpartum care focused on monitoring uterine involution, breastfeeding support, and postpartum counseling. Newborn care was provided according to neonatal standards, including early initiation of breastfeeding and prevention of hypothermia. Family planning counseling was also provided to maintain maternal reproductive health. Conclusion: Continuous comprehensive midwifery care improves maternal comfort, knowledge, and early detection of complications, while supporting maternal and infant health. Recommendation: Continuity of Care implementation needs to be improved, and non-pharmacological approaches can be considered as supportive therapy during pregnancy and childbirth.

 

Abstrak

Angka kematian ibu dan bayi masih menjadi indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan. Continuity of Care (CoC) merupakan pendekatan asuhan kebidanan komprehensif yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan keluarga berencana. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. N umur 36 tahun G2P1A0 gravida 34 minggu di RSUD Dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan manajemen kebidanan secara komprehensif menggunakan pendokumentasian SOAP. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Asuhan kebidanan dilakukan pada masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, dan keluarga berencana. Pada masa kehamilan ibu mengeluhkan nyeri punggung bawah, sering berkemih, dan gangguan tidur yang berkaitan dengan perubahan fisiologis trimester III. Intervensi nonfarmakologis berupa akupresur BL23 diberikan untuk mengurangi ketidaknyamanan. Pada masa persalinan dilakukan pijat endorphin untuk membantu mengurangi nyeri persalinan dan kecemasan ibu. Asuhan nifas difokuskan pada pemantauan involusi uterus, dukungan menyusui, dan konseling masa nifas. Asuhan bayi baru lahir dilakukan sesuai standar neonatal termasuk inisiasi menyusu dini dan pencegahan hipotermia. Konseling keluarga berencana juga diberikan sebagai upaya menjaga kesehatan reproduksi ibu. Simpulan: asuhan kebidanan komprehensif secara berkesinambungan meningkatkan kenyamanan, pengetahuan, dan deteksi dini komplikasi pada ibu serta mendukung kesehatan ibu dan bayi. Saran: penerapan Continuity of Care perlu ditingkatkan dan pendekatan nonfarmakologis dapat dipertimbangkan sebagai terapi pendukung selama kehamilan dan persalinan.

References

Bayu2013, Ketidaknyamanan Kehamilan Trimester III, Jakarta.

Chusa 2022, ‘Efektivitas Akupresur pada Ibu Hamil’, Jurnal Kebidanan.

Dartiwen 2019, Asuhan Kebidanan Kehamilan, Andi Offset, Yogyakarta.

Dewi 2023, ‘Endorphin Massage untuk Mengurangi Nyeri Persalinan’, Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak.

Diana 2017, ‘Continuity of Care dalam Pelayanan Kebidanan’, Jurnal Kebidanan Indonesia.

Fitriana 2018, Asuhan Persalinan Normal, Nuha Medika, Yogyakarta.

Kemenkes RI 2024, Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2024, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Marmi 2016, Asuhan Kebidanan Persalinan, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Manuaba 2015, Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan KB, EGC, Jakarta.

Munthe 2019, Kehamilan dan Masa Nifas, Deepublish, Yogyakarta.

Prawirohardjo 2016, Ilmu Kebidanan, PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, Jakarta.

Priyanti 2022, Literature Review The Effect of Oxytocin Massage on Breastmilk Production on Postpartum Mothers

Robaniyah 2024, ‘Akupresur BL23 terhadap Penurunan Nyeri Punggung Bawah pada Ibu Hamil Trimester III’, Jurnal Kebidanan.

Sedov, ID et al. 2018, ‘Sleep Quality During Pregnancy’, Sleep Medicine Reviews.

Setyowati dkk. 2015, Perbedaan Produksi Asi Pada Ibu Post Partum Setelah Pemberian Pijat Oksitosin

Slomian, J et al. 2019, ‘Consequences of Maternal Postpartum Depression’, BMC Pregnancy and Childbirth.

WHO 2023, Newborn Health Recommendations, World Health Organization, Geneva.

WHO 2024, Maternal Mortality Report, World Health Organization, Geneva.

Winancy 2023, ‘Pengaruh Pijat Endorphin terhadap Nyeri Persalinan Kala I’, Jurnal Kebidanan dan Keperawatan.

Wulandari 2023, Asuhan Kebidanan Pada Bayi Baru Lahir, Jakarta Barat

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Heldayati, & Heni Setyowati. (2026). Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. N Umur 36 Tahun G2P1A0 Gravida 34 Minggu di RSUD Dr.H.Jusuf Sk.Tarakan. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 5(1), 1637–1647. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/2217