Asuhan Kebidanan CoC pada Ny “TRF” Usia 27 Tahun di Puskesmas Jambuk

Authors

  • PL.Elisabet Sani Seman Universitas Ngudi Waluyo
  • Cahyaningrum Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Asuhan Kebidanan Berkesinambungan, Ibu Hamil

Abstract

Maternal and infant health issues remain a global and national issue that requires serious attention. According to a 2024 report from the World Health Organization, the global maternal mortality rate (MMR) remains at around 223 per 100,000 live births, with most deaths occurring in developing countries and potentially preventable through appropriate and sustained interventions. Furthermore, the neonatal mortality rate remains high, at around 17 deaths per 1,000 live births globally. Midwifery care is a comprehensive and continuous service provided to women throughout their life cycle, particularly during pregnancy, childbirth, postpartum, newborn care, and family planning. One approach currently being increasingly emphasized in midwifery care is Continuity of Care (CoC), a care model that ensures women receive continuous care from the same health worker or a coordinated team. This approach not only focuses on clinical aspects, but also encompasses psychological, social, and emotional aspects, thereby improving the quality of care holistically. CoC has been proven effective in reducing the risk of complications and increasing patient satisfaction. The purpose of this study is to provide comprehensive and continuous midwifery care to Mrs. TRF, starting from pregnancy, childbirth, postpartum, neonatal, and family planning. The type of descriptive research used is a case study. The research instrument uses a descriptive approach method and is documented in the form of SOAP. In this care, the author collected data through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies, and bibliography studies. This study was conducted from January to April 2026. From the results of the provision of pregnancy care, no problems were found. The delivery process went smoothly and the mother was given counterpressure care to reduce labor pain. During the postpartum period, the mother was taught correct breastfeeding techniques. In newborn care, all were found within normal limits and the baby was given BCG immunization. Meanwhile, in family planning care, Mrs. TRF used a 2-rod implant. It is hoped that midwives in practice will be able to improve health services, especially for pregnant women, providing comprehensive care in order to reduce mortality and morbidity rates in both mothers and babies.

 

Abstrak

Permasalahan kesehatan ibu dan bayi hingga saat ini masih menjadi isu global maupun nasional yang memerlukan perhatian serius. Angka kematian ibu (AKI) secara global masih berada pada kisaran 223 per 100.000 kelahiran hidup, dengan sebagian besar kematian terjadi di negara berkembang dan sebenarnya dapat dicegah melalui intervensi yang tepat dan berkesinambungan. Selain itu, angka kematian bayi baru lahir (neonatal) juga masih tinggi, yaitu sekitar 17 kematian per 1.000 kelahiran hidup secara global. Asuhan kebidanan merupakan pelayanan yang komprehensif dan berkesinambungan yang diberikan kepada perempuan sepanjang siklus kehidupannya, terutama pada masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Salah satu pendekatan yang saat ini semakin ditekankan dalam pelayanan kebidanan adalah Continuity of Care (CoC), yaitu model asuhan yang memastikan perempuan mendapatkan pelayanan secara berkelanjutan oleh tenaga kesehatan yang sama atau tim yang terkoordinasi. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada aspek klinis, tetapi juga mencakup aspek psikologis, sosial, dan emosional, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan secara holistik CoC terbukti efektif menurunkan risiko komplikasi dan meningkatkan kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. TRF secara komprehensif dan berkesinambungan mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus dan KB. Jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi kasus (case study), Instrumen penelitian menggunakan metode pendekatan yang bersifat deskriptif dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Dalam asuhan ini, penulis mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-April 2026. Dari hasil pemberian asuhan kehamilan tidak ditemukan masalah. Proses persalinan berjalan dengan lancar dan ibu diberikan asuhan counterpresure untuk mengurangi nyeri persalinan. Pada masa nifas, ibu diajarkan teknik menyusui yang benar. Pada asuhan bayi baru lahir didapatkan semua dalam batas normal dan bayi diberikan imunisasi BCG. Sedangkan pada asuhan KB Ny. TRF menggunakan Implan 2 batang. Diharapkan para bidan dilahan praktik untuk dapat meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama pada ibu hamil, memberikan asuhan yang komprehensif agar dapat menurunkan angka mortalitas dan mordibitas pada ibu maupun bayi.

References

American Academy of Pediatrics. (2023). Newborn screening for congenital hypothyroidism: Updated guidelines. Pediatrics, 152(3), e2023067890

Iba, Z., & Wardhana, A. (2024). Teknik pengumpulan data penelitian. Dalam Metode Penelitian. Eureka Media Aksara.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman skrining hipotiroid kongenital pada bayi baru lahir. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2025. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI

Marliana, L., Kasim, F., & Purba, O. H. (2025). Optimization of congenital hypothyroidism screening actions in newborns. Jurnal Kebidanan Kestra, 8(1), 112–120

Muharis, I. A., & Triani, E. (2024). Skrining dan tatalaksana hipotiroid kongenital. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 11(1), 57–64

Risyati, L., Maharani, D. (2021). Asuhan Kebidanan Kehamilan. Jakarta: Media Sains Indonesia

Rorin, U., et al. (2024). Pendidikan kesehatan skrining hipotiroid kongenital bagi ibu nifas. Indonesian Journal of Community Empowerment, 6(2), 147–151

Rosita, R. (2022). Pengaruh Refleks Bayi Sebagai Pertahanan Awal Kehidupannya. ISTIGHNA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 1(2). https://doi.org/10.33853/istighna.v1i2.153

Sandall, J., Soltani, H., Gates, S., Shennan, A., & Devane, D. (2022). Midwife-led continuity models versus other models of care for childbearing women. Cochrane Database of Systematic Reviews, 2022(4), CD004667. https://doi.org/10.1002/14651858.CD004667.pub6

Sari, A. S., Aprisilia, N., & Fitriani, Y. (2025). Teknik pengumpulan data dalam penelitian kualitatif: Observasi, wawancara, dan triangulasi. Indonesian Research Journal on Education, 5(4). https://doi.org/10.31004/irje.v5i4.3011

Siregar, A. Y., & Murhayati, S. (2024). Metodologi studi kasus dalam penelitian kualitatif: Kajian konsep, desain, dan manfaatnya. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 45305–45314

Sugihanawati, A. (2026). Pengetahuan ibu tentang skrining hipotiroid kongenital. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 6(1), 208–217

Tando, (2021). Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi, dan Anak Balita. Jakarta: EGC

Tracy, S. K., Welsh, A., Hall, B., Hartz, D., Lainchbury, A., Bisits, A., & Tracy, M. (2023). Caseload midwifery care versus standard maternity care for women of any risk: M@NGO randomized controlled trial. The Lancet, 401(10375), 123–134

Varney, H. (2023). Buku Ajar Asuhan Kebidanan. Jakarta: EGC

World Health Organization. (2023). Trends in maternal mortality 2000 to 2020. Geneva: WHO

Yin, R. K. (2023). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

PL.Elisabet Sani Seman, & Cahyaningrum. (2026). Asuhan Kebidanan CoC pada Ny “TRF” Usia 27 Tahun di Puskesmas Jambuk. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 5(1), 1000–1013. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/2225