Penatalaksanaan Anemia dalam Kehamilan pada Ny. Z Usia 36 Tahun G2P1A0 di Puskesmas Sragi 2
Keywords:
Kehamilan, Suplemen Zat Besi, AnemiaAbstract
Pregnancy is a long-awaited event for every married couple, but not all pregnancies go smoothly. Several complications or illnesses can occur during pregnancy. One possible comorbidity is anemia in pregnancy (Prawirohardjo, 2018). The World Health Organization (WHO) reports that 40% of maternal deaths in developing countries are related to anemia in pregnancy. Most anemia in pregnancy is caused by iron deficiency and acute bleeding, often intertwined with the two. Furthermore, the WHO reports that approximately 35-75% of pregnant women experience iron deficiency, and this prevalence increases with gestational age. Management of anemia in pregnancy includes taking 60 mg of ferrous sulfate supplements per day and improving dietary intake. The goal is to increase hemoglobin levels, improve iron stores, and prevent maternal and fetal complications. The purpose of this case study is to provide midwifery care to Mrs. Z, a 36-year-old woman, G2P1A0, at 30 weeks pregnant with anemia. The method used is a descriptive case study on one subject from January 19, 2026 to May 11, 2026 at the Sragi 2 Community Health Center. In subjective data, the mother said she often felt dizzy and weak. In objective data, laboratory examination showed that the mother's HB level was 10.1 g/dl. In the analysis of obstetric diagnosis data, Mrs. Z, 36 years old, G2P1A0, 30 weeks pregnant with mild anemia. The management was by providing 60 mg of Ferrous sulfate supplements and counseling to improve nutritional intake by eating foods containing iron. The conclusion of this study is that consuming 60 mg of iron supplements per day and eating foods containing iron can increase hemoglobin levels in pregnant women.
Abstrak
Kehamilan menjadi salah satu hal yang selalu dinantikan oleh setiap pasangan yang telah menikah, tetapi seiring berjalannya waktu tidak semua kehamilan berjalan dengan lancar. Ketika masa kehamilan ada beberapa komplikasi atau penyakit penyulit yang bisa terjadi pada ibu selama masa kehamilan. Penyakit penyerta atau komplikasi yang mungkin saja terjadi yaitu anemia dalam kehamilan,(Prawirohardjo, 2018) World Health Organization (WHO) melaporkan 40% kematian ibu di negara berkembang berkaitan dengan anemia pada kehamilan dan kebanyakan anemia pada kehamilan disebabkan oleh defisiensi besi dan perdarahan akut, bahkan tidak jarang keduanya saling berinteraksi. Selain itu Badan Kesehatan Dunia juga melaporkan bahwa ibu hamil yang mengalami defisiensi besi sekitar 35-75% serta semakin meningkat seiring dengan pertambahan usia kehamilan.Penanganan anemia dalam kehamilan diantaranya dengan mengkonsumsi Suplemen ferrosuse sulfat 60 mg per hari dan memperbaiki asupan makanan,Tujuannya adalah menaikkan kadar HB,memperbaiki cadangan besi dan mencegah komplikasi ibu dan janin. Tujuan studi kasus ini memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil pada Ny.Z umur 36 tahun G2P1A0 hamil 30 minggu dengan Anemia. Metode yang digunakan yaitu studi kasus deskriptif (case study) pada satu subjek 19 Januari 2026 – 11 Mei 2026 di Puskesmas Sragi 2. Di data subyektif ibu mengatakan sering pusing dan lemas. Di data obyektif menunjukkan pada pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar HB ibu 10,1 grdl. Di analisa data diagnosa kebidanan Ny.Z umur 36 tahun G2P1A0 hamil 30 minggu dengan Anemia ringan. Penatalaksanaannya yaitu dengan memberikan Suplemen Ferrous sulfate 60 mg dan Konseling perbaikan Asupan Gizi dengan makan makanan yang mengandung zat besi. Kesimpulan penelitian ini adalah konsumsi suplemen zat besi 60 mg perhari dan makan makanan yang mengandung zat besi dapat meningkatkan kadar haemoglobin pada ibu hamil.
References
Karubuy, M. A., & Marwati, S. S. (2023). HubunganPengetahuan Ibu Hamil, Gaya Hidup, Dan Pola Nutrisi Yang MempengaruhiTerjadinyaAnemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas PicungKabupatenPandeglangTahun2022: The Relationship between Knowledge of Pregnant Women, Lifestyle, and Nutritional Patterns that Affect the Occurrence of Anemia in Pregnant Women in the Work Area of Picung Health CenterPandeglang Regency in 2022. Indonesian Scholar Journal of Nursing and Midwifery Science (ISJNMS), 2(06), 736-742.
Kemenkes RI. (2020). Pedoman pelayanan antenatal, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir di Era Adaptasi Baru.
Kemenkes, RI (2021). Buku Kia Revisi 2020 Lengkap. Kemenkes, RI
ANTARAINDEKSMASSATUBUH(IMT)IBUPRAHAMIL.DalamMidwifery
Journal|Kebidanan(Vol.4,Nomor2).
Hannan, M., Hidayat, S., & Damayanti, C. N. (2012). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Puskesmas Pasean Pamekasan. WIRARAJA MEDIKA, 2(2), 47-54.

