Asuhan Kebidanan CoC pada Ny “K” Usia 35 Tahun G4P3A0 di Puskesmas Penajam

Authors

  • Heny Kusmiati Universitas Ngudi Waluyo
  • Wahyu Kristiningrum Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Asuhan Kebidanan Berkesinambungan, Ibu Hamil

Abstract

The implementation of comprehensive midwifery care has been proven to have a positive impact on maternal and infant health. Research shows that the implementation of COC can improve maternal compliance in conducting prenatal checkups, accelerate high-risk detection, increase the success of breastfeeding, and assist mothers in determining the right contraceptive method after delivery. In addition, this approach can also increase maternal satisfaction with midwifery services because mothers receive continuous assistance from pregnancy to the postpartum period and family planning. The purpose of this study is to be able to provide comprehensive and continuous midwifery care to Mrs. K starting from pregnancy, childbirth, postpartum, neonate and family planning. The type of descriptive research used is a case study. The research instrument uses a descriptive approach method and is documented in the form of SOAP. In this care, the author collected data through interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies and bibliography studies. This study was conducted in March-May 2026. During pregnancy, Mrs. K was given prenatal care in the form of BL 23 acupressure for back pain, and insomnia acupressure for complaints of difficulty sleeping. The delivery process proceeded smoothly, and the mother was given counterpressure care to reduce labor pain. During the postpartum period, the mother was given oxytocin to stimulate breast milk flow. During newborn care, all findings were within normal limits, and the baby was given a healthy baby massage. Meanwhile, during family planning care, Mrs. K used the Pill. Midwives in the practice are expected to improve health services, especially for pregnant women, providing comprehensive care to reduce mortality and morbidity rates for both mothers and babies.

 

Abstrak

Pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif terbukti memberikan dampak positif terhadap kesehatan ibu dan bayi. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan COC dapat meningkatkan kepatuhan ibu dalam melakukan pemeriksaan kehamilan, mempercepat deteksi risiko tinggi, meningkatkan keberhasilan pemberian ASI, serta membantu ibu dalam menentukan metode kontrasepsi yang tepat setelah persalinan. Selain itu, pendekatan ini juga dapat meningkatkan kepuasan ibu terhadap pelayanan kebidanan karena ibu mendapatkan pendampingan secara kontinu sejak masa kehamilan hingga masa nifas dan keluarga berencana. Tujuan penelitian ini mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. K secara komprehensif dan berkesinambungan mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus dan KB. Jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi kasus (case study), Instrumen penelitian menggunakan metode pendekatan yang bersifat deskriptif dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Dalam asuhan ini, penulis mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Mei 2026. Pada kehamilan, Ny. K diberikan asuhan kehamilan berupa akupresure BL 23 untuk nyeri punggung, dan akupresure insomnia pada keluhan susah tidur. Proses persalinan berjalan dengan lancar dan ibu diberikan asuhan counterpresure untuk mengurangi nyeri persalinan. Pada masa nifas, ibu diberi piajt oksitosin untuk perlancar asi. Pada asuhan bayi baru lahir didapatkan semua dalam batas normal dan bayi diberikan pijat bayi sehat. Sedangkan pada asuhan KB Ny. K menggunakan KB PIL. Diharapkan para bidan dilahan praktik untuk dapat meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama pada ibu hamil, memberikan asuhan yang komprehensif agar dapat menurunkan angka mortalitas dan mordibitas pada ibu maupun bayi.

References

Afrida, & Aryani. (2022). Tanda bahaya pada bayi baru lahir dan penatalaksanaannya. Jurnal Kebidanan Indonesia.

Agustina. (2022). Teknik menyusui yang benar pada ibu nifas. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak.

Anita, dkk. (2023). Peran bidan dalam pelayanan masa nifas secara komprehensif. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan.

Anggraini, dkk. (2022). Tanda dan gejala kala II persalinan. Jurnal Kebidanan.

Aritonang. (2021). Adaptasi eliminasi pada ibu postpartum. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi.

Asrinah, dkk. (2023). Asuhan Kebidanan Persalinan. Jakarta: EGC.

Astuti, & Dinasti. (2022). Komplikasi pada masa nifas. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan.

Cibralic, N., et al. (2023). Continuity of care and maternal outcomes: A systematic review. Midwifery Journal.

Ciselia, & Oktari. (2021). Perubahan involusi uterus pada ibu postpartum. Jurnal Kesehatan Reproduksi.

Detty. (2022). Pelayanan antenatal care sebagai upaya preventif maternal dan neonatal. Jurnal Kebidanan Indonesia.

Dian Pratiwi, dkk. (2021). Teknik relaksasi napas dalam untuk mengurangi nyeri persalinan. Jurnal Keperawatan Maternitas.

Dwiputra. (2020). Kontraksi uterus pasca persalinan dan involusi rahim. Jurnal Kesehatan Maternitas.

Elyasari, et al. (2023). Adaptasi fisik dan psikologis ibu postpartum. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak.

Fitri Ariyani. (2024). Edukasi kesehatan reproduksi remaja dalam upaya pencegahan pernikahan dini untuk menurunkan AKI. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat.

Fitriani, et al. (2022). Karakteristik antropometri bayi baru lahir normal. Jurnal Neonatal dan Kebidanan.

Hayatun Nufus. (2024). Kepuasan ibu hamil terhadap asuhan continuity of care. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan.

Homer, C., et al. (2023). Continuity of midwifery care and reduction of preterm birth risk. The Lancet Midwifery.

Iffah, U. (2026). Pendekatan continuity of care dalam pelayanan kebidanan berkesinambungan. Jurnal Kebidanan Komprehensif.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pelayanan kesehatan neonatal esensial. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pelaksanaan triple eliminasi HIV, sifilis, dan hepatitis B pada ibu hamil. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman pemberian ASI eksklusif dan teknik menyusui yang benar. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Pedoman imunisasi dan pelayanan kesehatan bayi baru lahir. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Lestari, et al. (2023). Ketidaknyamanan pada kehamilan trimester III. Jurnal Kebidanan dan Kehamilan.

Malinda, et al. (2024). Efektivitas counterpressure massage terhadap nyeri persalinan kala I. Jurnal Keperawatan Maternitas.

Mutmainnah, dkk. (2021). Tahapan persalinan dan manajemen kala III. Jurnal Kebidanan Indonesia.

Noordiati. (2019). Kebutuhan nutrisi bayi baru lahir dan ASI eksklusif. Jurnal Neonatal.

Novi, dkk. (2024). Counterpressure massage pada nyeri persalinan kala I. Jurnal Kesehatan Maternitas.

Nurdin, et al. (2026). Continuity of care dalam upaya menurunkan AKI dan AKB di Indonesia. Jurnal Kebidanan Nasional.

Nurhidayah, & Hafifah. (2023). Kontrasepsi IUD pada ibu menyusui. Jurnal Kesehatan Reproduksi.

Perbawati, D. (2024). Kebijakan program nasional masa nifas dan kunjungan postpartum. Jurnal Kebidanan Indonesia.

Perwira. (2022). Efektivitas penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (IUD). Jurnal Kesehatan Reproduksi.

Prawirohardjo, S. (2020). Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Putri. (2023). Nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak.

Rahmah, et al. (2022). Tanda bahaya pada kehamilan trimester III. Jurnal Kebidanan.

Ratna Sari, et al. (2023). Perubahan fisiologis pada kehamilan trimester III. Jurnal Kehamilan dan Persalinan.

Raufaindah, et al. (2022). Penatalaksanaan bayi baru lahir normal. Jurnal Neonatal Indonesia.

Rukiah, A. Y., & Yulianti. (2022). Asuhan Neonatus Bayi dan Anak Balita. Jakarta: Trans Info Media.

Rusmini. (2017). Indikasi pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR). Jurnal Kebidanan dan Reproduksi.

Sarinaex. (2021). Tanda-tanda persalinan dan kesiapan ibu menghadapi persalinan. Jurnal Kebidanan Indonesia.

Sari, et al. (2022). Pemeriksaan normal pada ibu hamil. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi.

Seri, et al. (2023). Asuhan kala IV postpartum dan pencegahan hipotermia bayi baru lahir. Jurnal Kesehatan Maternitas.

Sitepu, et al. (2024). Tanda-tanda persalinan pada ibu hamil trimester akhir. Jurnal Kebidanan.

Sipayung, I. D. (2024). Pengaruh inisiasi menyusu dini (IMD) terhadap jumlah perdarahan kala IV persalinan di Desa Bangunrejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Tahun 2024. Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, 2(2), 317–323. https://doi.org/10.61132/vitamin.v2i2.696

Sukma, & Sari. (2020). Usia reproduksi sehat pada wanita. Jurnal Kesehatan Reproduksi.

Suryani, et al. (2023). Kebutuhan istirahat dan tidur pada ibu hamil trimester III. Jurnal Keperawatan Maternitas.

Wahyuni. (2023). Aktivitas fisik dan senam hamil pada trimester III. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan.

Walyani. (2021). Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru Lahir. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Wijayanti, dkk. (2022). Pemantauan kala IV postpartum. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Ibu.

World Health Organization. (2022). Trends in maternal mortality 2000–2020. Geneva: World Health Organization.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Kusmiati, H., & Kristiningrum, W. (2026). Asuhan Kebidanan CoC pada Ny “K” Usia 35 Tahun G4P3A0 di Puskesmas Penajam. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 5(1), 1095–1109. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/2283