Studi Fenomenologi Stunting pada Balita 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tlogomulyo Kabupaten Temanggung

Authors

  • Isfaizah Universitas Ngudi Waluyo
  • Siswati Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Childhood, Stunting, Nutrition of pregnant women

Abstract

The prevalence of stunting in Temanggung Regency is 28.9% and it is ranked 2nd in Central Java. Many factors influence the incidence of stunting, both direct and indirect. This research aims to determine the phenomenon of stunting in toddlers aged 24-59 months in the Tlogomulyo Community Health Center Working Area. This research method is qualitative descriptive research with a phenomenological approach. The population was 145 stunted mothers of toddlers and a sample of 3 stunted mothers of toddlers. The sampling technique used purposive sampling technique. Data collection using in-depth interviews, observation and documentation. Data analysis using the Miles & Huberman technique. Description of the phenomenon of stunting in toddlers 24-59 months, namely 3 stunted toddlers who have received a diagnosis from a pediatrician. Things related to the incidence of stunting include maternal weight gain during pregnancy, hyperemesis gravidarum, and maternal tea/coffee consumption during pregnancy, maternal knowledge about nutrition and Feeding Practices for Infants and Children. Several things related to the incidence of stunting include weight gain during pregnancy, hyperemesis gravidarum, tea/coffee consumption during pregnancy, maternal knowledge about nutrition and feeding practices for babies and children. Researchers recommend that all pregnant women must pay attention to nutrition during pregnancy and after the baby is born, they must be given MP ASI with a 4 star menu to minimize the incidence of stunting.

Abstrak

Prevalensi stunting di Kabupaten Temanggung sebesar 28,9% dan menduduki peringkat ke-2 di Jawa Tengah. Banyak faktor yang mempengaruhi kejadian stunting baik faktor langsung maupun tidak langsung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui fenomena kejadian stunting pada balita 24- 59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tlogomulyo. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Populasi 145 ibu balita stunted dan sampel 3 ibu balita stunting.Tehnik sampling menggunakan tehnik purposive sampling. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Analisa data dengan tehnik Miles & Huberman. Gambaran fenomena kejadian stunting pada balita 24-59 bulan yaitu 3 balita stunting sudah mendapatkan diagnosa dari Dokter Spesialis Anak. Hal yang berkaitan dengan kejadian stunting meliputi penambahan berat badan ibu saat hamil, hiperemesis gravidarum, dan konsumsi teh/ kopi ibu selama hamil, pengetahuan ibu tentang gizi dan Praktik Pemberian Makan pada Bayi dan Anak. Beberapa hal yang berkaitan dengan kejadian stunting berupa  penambahan BB saat hamil, hiperemesis gravidarum, konsumsi teh/kopi selama hamil, pengetahuan ibu tentang gizi dan Praktik Pemberian Makan pada Bayi dan Anak. Peneliti menyarankan untuk seluruh ibu hamil harus memperhatikan gizi saat hamil dan setelah bayi lahir harus diberikan MP ASI dengan menu 4 bintang untuk meminimalisir kejadian stunting

References

Afroh F, Giyawati Yulilania O. 2023. Fenomena Riwayat Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) dan Pola Makan Anak Dalam Penanggulangan Malnutrisi untuk Pencegahan Stunting di Kota Yogyakarta. Yogyakarta.

Alfarisi R, Nurmalasari Y, Nabilla S. Status Gizi Ibu Hamil Dapat Menyebabkan Kejadian Stunting Pada Balita. J Kebidanan Malahayati. 2019;5(3):271-278. doi:10.33024/jkm.v5i3.1404

Amalia, I. D., Lubis, D. P. U., & Khoeriyah, S. M. (2021). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu, 12(2), 146–154. https://doi.org/10.55426/jksi.v12i2.153

Anis Puspita. 2021. Praktik Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) pada Anak Stunting Usia 12-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Punggaluku Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan. Kendari.

Aritonang, I r i a n t o n . (2013). Memantau dan menilai status gizi anak. Yogyakarta: Leutika Books.

Basuki, S. R., Sastramihardja, H. S., & Setiowulan, W. (2021). Hubungan Pola Konsumsi Kudapan dengan Stunting pada Anak Kelas 1-2 SDN 036 Ujungberung Kota Bandung. Sari Pediatri, 23(2), 121. https://doi.org/10.14238/sp23.2.2021.121-8

Batara, F., & Wijayanti, T. (2021). Hubungan Konsumsi Teh dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Trauma Center Samarinda. Journals.Umkt.Ac.Id,2(3),1711–1720. https://journals.umkt.ac.id/index.php/bsr/article/download/1874/921

Eva Nurvita. 2019. Faktor Determinan Stunting di Puskesmas Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil Provinsi Aceh. Aceh.

Evan Gustiansyah. 2022. Hubungan Status Gizi Ibu Saat Hamil dengan Kategori Stunting pada Balita di Puskesmas Tanjung Haloban. Medan.

Fahma, F. U. (2017). Stunting Pada Anak Tk Di Kartasura Relationshipof Protein Intake , Parenting of Nutrition , and Mother Knowledge About Nutrition with Incidence Stunting of Kindergarten in Kartasura Anak adalah aset bangsa dan ketersediaan pengetahuan bangsa dan negara . 1101–1114.

Fauziah, A., Yulilania Okinarum, G., Kebidanan Program Diploma, P., Kebidanan Program Sarjana Fakultas Ilmu Kesehatan, P., & Respati Yogyakarta, U. (2018). Pencegahan Stunting Di Kota Yogyakarta. 1, 2–24.

Febrianita, D. (2021). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Upt Puskesmas Cipadung. Skripsi.

Gunawan, H., Fatimah, S., & Kartini, A. (2022). Hubungan Pengetahuan Dan Praktik Pemberian Makan Bayi Dan Anak (Pmba) Serta Penggunaan GaramBeryodium Dengan Kejadian Stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 10(3), 319–325. https://doi.org/10.14710/jkm.v10i3.32765

Kemenkes RI. 2014. Panduan penyelenggaraan Pelatihan Konseling Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA). Jakarta.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Strategi Global Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA), Jakarta.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019-A). Angka Kecukupan Gizi.Jakarta. http://www.dropbox.com/s/k10tr57yvyxwvvm/PMK%20No.%2028%20Th%202019

%20ttg%20Angka%20Kecukupan%20Gizi%20Yang%Dianjurkan%20Untuk%20Ma s yarakat%20Indonesia.pdf?dl=0

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019-B). Kepmenkes Nomor 2 tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Penilaian Status Gizi Anak. https://www.dropbox.com/s/r87ywkmmfj8ic4t/PMK%20No.%202%20Th%2020202 0t tg%20Standar%20Antropometri%20Anak.pdf?dl

Kragel, E. A., Merz, A., Flood, D. M. N., & Haven, K. E. (2020). Risk factors for stunting in children under the age of 5 in rural guatemalan highlands. Annals of Global Health, 86(1), 1–5. https://doi.org/10.5334/aogh.2433

Marni dan K u k u h Rahardjo (2013). Asuhan neonatus, bayi, balita, dan anak

prasekolah.Yogyakarta:BalaiPustaka

Menko Kesra. (2013). Kerangka kebijakan gerakan nasional percepatan perbaikan gizi dalam rangka seribu hari pertama kehidupan (Gerakan 1000 HPK)

Mulyantoro DK. Perlukah Wanita Hamil Mendapat Suplementasi Iodium? Iodine Supplementation for Pregnant Woman : Is It Necessary ? Mgmi. 2017;8(2):137-150. doi:https://doi.org/10.22435/mgmi.v8i2.523

Nasution, Namirah, A., Basyir, V., Mariko, R., Syah, Afrainin, N., Jurnalis, Dianne, Y., & Karmia, Rifa, H. (2023). Relationship Of Maternal Nutrition Status And Mother’s Height Of Stunting Events In Tolls At Puskesmas Pagambiran. Contagion : Scientific Periodical of Public Health and Coastal Health, 5(1), 102–112.

Nuraeni H dan FU. Pengaruh Status Sosial Ekonomi dan Pola Makan Terhadap Status Kecamatan Mattirosompe Kabupaten Pinrang. Economy Social Impact and Eating Pattern of Pragnent Women Nutrition , Mattombong Health Center , MattiroSompe

, Pinrang. J Ilm Mns dan Kesehat. 2021;4(2):201-217.

Nurvita, E. (2019). Faktor Determinan Stunting Di Puskesmas Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil Provinsi Aceh Tahun 2019. Repository Helvetia, 1– 194.

Praniska, Multazam, A. M., Kurnaesih, E., Patimah, S., Ahri, R. A., & Rusydi, A.R. (2023). Determinan Kehamilan Usia Muda Dengan Hiperemesis Gravidarum Terhadap Kejadian Stunting Di Puskesmas Somba Opu Kabupaten Gowa. Journal of Muslim Community Health (JMCH) 2023, 4(3), 93–107.

Rahayu A, Khairiyati L. RisikoPendidikan Ibu Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak 6- 23 Bulan (Maternal Education As Risk Factor Stunting of Child6-23 Months-Old). J Nutr food Res. 2014;37(Ci):129-136.

Rahmadhita, K. (2020). Permasalahan Stunting dan Pencegahannya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 225–229. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.253

Reni Sumanti, R. R. (2022). Studi Fenomenologi Kejadian Stunting Pada Balita Usia 25-59 Bulan Di Kabupaten Banjarnegara Phenomenological Study Of Stunting Events In Toddlers Aged 25-59 Months In Banjarnegara

REGENCY Program Studi DIII Kebidanan Politeknik Banjarnegara , Jawa Tengah. Jurnak SMART Kebidanan, 9(1), 42–50.

Riskesdas, 2018.”Kebijakan Kesehatan Indonesia Angka Stunting.” Jakarta : Riset kesehatan dasar.https://kebijakankesehatanindonesia.net/25-berita/berita/3675- kemenkes-luncurkan-riskesdas-2018-angka stuntingturun#text=jakarta%20%2D%20riset%kesehatan%20dasar%20

Rosmalina Y, Safitri A, Ernawati F. Asupan Energi Dan Penggunaan Energi (Energy Expenditure) Selama Kehamilan: Studi Longitudinal. Gizi Indones.2014;37(2):101. doi:10.36457/gizindo.v37i2.

Sari I, Sapitri A. Pemeriksaan Status Gizi Pada Ibu Hamil Sebagai Upaya Mendeteksi Dini Kurang Energi Kronik (Kek). J Kebidanan Indones. 2021;12(1):16-23. doi:10.36419/jki.v12i1.434

Sharif, Y., Sadeghi, O., Dorosty, A., Siassi, F., Jalali, M., Djazayery, A., Shokri, A., Mohammad, K., Parsaeian, M., Abdollahi, Z., Heshmat, R., Yarparvar, A., Pouraram, H., & Esmaillzadeh, A. (2020). Association of vitamin D, retinol and zinc deficiencies with stunting in toddlers: findings from a national study in Iran. Public Health, 181, 1–7. https://doi.org/10.1016/j.puhe.2019.10.029

Soffa Abdillah, (2022), “ The Effect of Maternal and Child Factors Stunting in Children Under Five Years in Rural Indonesia” in The International Virtual Conference on Nursing. KnE Life Science, pages 813-822. DOI 10. 18502/ kls.v7i2.10382

Supariasa H dan IN. Ilmu Gizi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.;2016.

Suwartini, I., Hati, F. S., & Paramashanti, B. A. (2020). Riwayat Asi Eksklusif Dan Stunting Pada Anak Usia 24-59. Jurnal Media Gizi Pangan, 27(2), 37– 43. Tanuwijaya, R. R., Sri, W. P., & Djati, S. M. (1224). Hubungan Pengetahuan Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) Ibu Terhadap Status Gizi Balita. Jurnal Dunia Gizi, 3(2), 74–79. https://ejournal.helvetia.ac.id/j

Waryana. Gizi Reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Rahima: 2013.

Wirjatmadi MA dan B. Peranan Gizi Dalam Siklus Kehidupan. Jakarta: Prenamedia Group: 2016.

Downloads

Published

2023-11-24

How to Cite

Isfaizah, & Siswati. (2023). Studi Fenomenologi Stunting pada Balita 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tlogomulyo Kabupaten Temanggung. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 2(2), 554–563. Retrieved from https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/511