Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. S Umur 32 Tahun di Susukan Ungaran Timur
Abstract
Most maternal deaths are caused by obstetric complications around childbirth. One effort to reduce maternal mortality rate is through the implementation of the Continuity of Care (COC) program. This program is a comprehensive and coordinated consultation and coaching program for pregnant women until delivery in the form of a partnership between families with students, midwives, and lecturers in order to contribute to efforts to reduce maternal mortality rate and infant mortality rate. Based on this description, the author is interested in conducting "Continuity of Care (CoC) Midwifery Care for Mrs. S Aged 32 Years in Susukan Ungaran Timur". The method used in this comprehensive care is a descriptive research method with a case study type. The location of the case study was carried out at PMB Amanda Pringapus, Semarang Regency. Case Study Collection Started from May-August 2024. The subject of the case study used in this study was a pregnant woman whose pregnancy age started from the third trimester, who was then given care starting from pregnancy, to family planning. The instruments used were observation sheets, interviews and document studies in the form of midwifery care formats. The following results were obtained in pregnancy care, in the subjective assessment of Mrs. S aged 32 years G3P2A0 35 weeks pregnant, no complaints. The results of objective examinations up to 35 weeks of pregnancy were all within normal limits. The care provided by the midwife was counseling related to the third trimester of pregnancy. Delivery care for Mrs. S aged 32 years was obtained only in the form of subjective data, namely Mrs. S said that her obstetrician had scheduled a C-section delivery on July 23, 2024 because she had a history of C-section. The mother said that on July 23, 2024 at 08.20 the mother was taken to the operating room. The mother said that her baby was born at 08.57 WIB crying loudly, female gender with a weight of 3000 grams and a length of 50 cm. Newborn care for Mrs. S's baby aged 6 days obtained subjective data Mrs. S's baby was born by C-section on July 32, 2024 at 08.57 WIB, female gender. Baby weight 3000 grams, Body length 50 cm. There are no abnormalities. The results of objective examinations are within normal limits and the baby's weight has increased by 200 grams. The management given is in accordance with newborn care in theory. The postpartum period is carried out on 6 days post-sc. During monitoring, no complaints were found, the mother has been able to carry out her role as a mother well. The care given is adjusted to the postpartum period 1 week post-sc, namely related to involution, danger signs, maternal nutrition, breastfeeding, and infant care. In Family Planning Care, the mother said that she had used 3-month injection contraception because the postpartum period was over. All objective examinations were within normal limits. Management was carried out by providing counseling about 3-month injection contraception and reminding the date of the return visit.
Abstrak
Sebagian besar kematian ibu disebabkan komplikasi obstetri sekitar persalinan berlangsung. Salah satu upaya untuk menurunkan AKI yaitu bisa dengan pelaksanaan program Continuity Of Care (COC).Program ini merupakan program konsultasi dan pembinaan ibu hamil sampai dengan melahirkan yang menyeluruh dan terkoordinasi dalam bentuk kemitraan antara keluarga dengan mahasiswa, bidan, dan dosen agar dapat memberikan kontribusi dalam upaya penurunan AKI dan AKB.Berdasarkan gambaran tersebut, maka penulis tertarik untuk melakukan “Asuhan Kebidanan Continuity Of Care (CoC) Pada Ny. S Umur 32 Tahun di Susukan Ungaran Timur”.Metode yang digunakan dalam asuhan komprehensif ini adalah metode penelitian deskriptif dengan jenis studi penelaahan kasus (Case Study). Lokasi pengambilan studi kasus dilakukan di PMB Amanda Pringapus, Kab. Semarang. Pengambilan Studi Kasus Dimulai Dari Mei-Agustus 2024. Subjek studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini adalah seorang ibu hamil usia kehamilannya mulai trimester III, yang kemudian dilakukan asuhan dimulai dari kehamilan, sampai dengan KB. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, wawancara dan studi dokumen dalam bentuk format asuhan kebidanan. Didapatkan Hasil Sebagai Berikut pada asuhan kehamilan, pada pengkajian subjektif Ny. S umur 32 tahun G3P2A0 hamil 35 minggu, tidak ada keluhan. Hasil pemeriksaan obyektif sampai usia kehamilan 35 minggu semua dalam batas normal. Asuhan yang diberikan bidan yaitu pemberian konseling terkait masa kehamilan trimester III.Asuhan persalinan pada Ny. S umur 32 tahun didapatkan hanya berupa data subyektif yaitu Ny. S mengatakan bahwa dokter Spognya telah menjadwalkan persalinan SC pada 23 Juli 2024 dikarenakan memiliki riwayat SC. Ibu mengatakan pada tanggal 23 Juli 2024 jam 08.20 ibu dibawa ke ruang operasi. Ibu mengatakan bayi nya lahir jam 08.57 WIB menangis kuat jenis kelamin perempuan dengan berat badan 3000 gram dan Panjang 50 cm.Asuhan Bayi baru lahir pada bayi Ny. S umur 6 hari didapatkan data subyektif Bayi Ny. S lahir secara SC pada tanggal 32 Juli 2024 pukul 08.57 WIB, jenis kelamin perempuan. Berat badan bayi 3000 gram, Panjang badan 50 cm. Tidak ada kelainan. Hasil pemeriksaan objektif dalam batas normal dan berat badan bayi sudah naik 200gr. Penatalaksanaan yang diberikan sesuai dengan asuhan bayi baru lahir pada teori.Pada masa nifas dilakukan pada 6 hari post sc. Selama pemantauan tidak ditemukan keluhan, ibu sudah dapat menjalankan dengan baik perannya sebagai ibu. Asuhan yang diberikan menyesuaikan masa nifas 1 minggu post sc yaitu terkait involusi, tanda bahaya, nutrisi ibu, menyusui, dan asuhan pada bayi. Pada Asuhan KB, ibu mengatakan sudah KB suntik 3 bulan karena sudah selesai masa nifas. Pemeriksaan objektif semua dalam batas normal. Penatalaksanaan dilakukan dengan memberikan konseling tentang KB suntik 3 bulan dan mengingatkan kembali tanggal kunjungan ulang.
References
Ambarwati, E. D. 2019. Asuhan Kebidanan Nifas. Yogyakarta: Nuha Medika.
BKKBN. 2018. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta : Pustaka Sinar. Harapan.
Esta, F. A. 2017. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Terjadinya Persalinan Secio Caesarea. Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan , 1-10.
Irianti, B dkk. 2013. Asuhan Kehamilan Berbasis Bukti. Jakarta: Sagung Seto.
Jitowiyono S., dan M. A. Rouf. 2020. Keluarga Berencana (KB) dalam Perspektif. Bidan. Yogyakarta: PT. Pustaka Baru.
Kementerian Kesehatan RI. 2018. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI.
Kementerian Kesehatan RI. 2020. Pedoman Bagi Ibu Hamil, Ibu Nifas, Dan Bayi Baru Lahir. Selama Social Distancing. Jakarta: Kemenkes RI
Marmi K, R,. 2015. Asuhan Neonatus, Bayi, Balita, dan Anak Prasekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Muslihatun, WN. 2010. Asuhan Neonatus Bayi Dan Balita. Fitramaya, Yogyakarta
Pitriani, dkk. 2014. Panduan Lengkap Asuhan Kebidanan Ibu Nifas Normal. Yogyakarta: CV Budi Utama.
Prawiroharjo, S. 2014. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo
Saleha. 2012. Asuhan Kebidanan pada masa nifas. Jakarta: Salemba
Saifuddin AB. 2012, Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan. Neonatal. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo
Sulistyawati, Ari. 2013. Pelayanan Keluarga Berencana. Jakarta : Salemba. Medika.
Trisnawati, Frisca. 2015. Asuhan Kebidanan. Jilid I. Jakarta: PT. Prestasi Pustakarya.
United Healt Care. 2015. United Healt Care Benesfits Plan Of California. Journal of Continuity Of Care
Walyani, E.S dan Purwoastuti, T.E. 2015. Asuhan Kebidanan Masa Nifas & Menyusui. Yogyakarta : Pustaka Baru Press.
Winkjosastro,Gulardi .2010. Pelatihan Klinik Asuhan Persalinan Normal. Revisi 5 Edisi 2008.Jakarta:JNKP-KR.