Asuhan Kebidanan pada Ny. D Umur 29 Tahun G2P1A0 Hamil 30 Minggu Janin Tunggal Hidup Intra Uterine di Puskesmas Sepinggan Balikpapan
Keywords:
Asuhan Kebidanan, Continuity of CareAbstract
Data from the World Health Organization (WHO) in 2020 showed an alarming figure, namely that around 287,000 women died during and after pregnancy and childbirth. The astonishing fact is that almost 95% of all maternal deaths occur in low- and lower-middle-income countries, and what is even more surprising is that most of these deaths are actually preventable (WHO, 2024). Data from the Maternal and Child Nutrition and Health program at the Ministry of Health shows a trend that needs attention. The number of maternal deaths tends to increase from 2019 to 2021, while from 2021 to 2023, the figure fluctuates. In 2023, 4,482 cases of maternal death were recorded. The main cause of maternal death that year was hypertension in pregnancy with 412 cases, followed by obstetric hemorrhage with 360 cases, and other obstetric complications with 204 cases (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2024). The purpose of this midwifery care is to implement comprehensive midwifery care in continuity of care (COC) for Mrs. D, 29 years old, G2P1A0 at the Sepinggan Health Center, Balikpapan City, with a descriptive approach by conducting anamnesis and observation of patients starting from pregnancy, childbirth, postpartum, and when choosing contraceptives and documenting using SOAP. While health services for children are carried out when the baby is born, neonatal visits and counseling on how to care for the umbilical cord lead to exclusive breastfeeding. The method used in comprehensive care for pregnant women, giving birth, postpartum, neonates, and family planning is a descriptive method. The type of final assignment report used is a case study. Data collection techniques use interview methods and direct observation of patients. The results obtained from comprehensive assistance in continuity of care (COC) to Mrs. D are from pregnancy, childbirth, postpartum, and newborns until the mother uses contraceptives, which occur physiologically and there are no complications. The conclusion obtained by the author from providing comprehensive midwifery care using continuity of care (COC) on Mrs. D is that as health workers, especially midwives, they can implement comprehensive midwifery care to reduce MMR and IMR.
Abstrak
Data dari World Health Organization (WHO) pada tahun 2020 menunjukkan angka yang mengkhawatirkan, yaitu sekitar 287.000 wanita meninggal selama dan setelah kehamilan dan persalinan. Fakta yang mencengangkan adalah hampir 95% dari seluruh kematian ibu terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah, dan yang lebih mengejutkan lagi adalah sebagian besar kematian ini sebenarnya dapat dicegah (WHO, 2024). Data dari program Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak di Kementerian Kesehatan menunjukkan tren yang perlu diperhatikan. Jumlah kematian ibu cenderung meningkat dari tahun 2019 hingga 2021, sedangkan dari tahun 2021 hingga 2023, angka tersebut berfluktuasi. Pada tahun 2023, tercatat 4.482 kasus kematian ibu. Penyebab utama kematian ibu pada tahun tersebut adalah hipertensi dalam kehamilan dengan 412 kasus, diikuti oleh perdarahan obstetrik dengan 360 kasus, dan komplikasi obstetrik lainnya dengan 204 kasus (Kemenkes RI, 2024). Tujuan dari asuhan kebidanan ini adalah untuk menerrapkan asuhan kebidanan komperhensif secara Continuity of Care (COC) pada Ny. D Umur 29Tahun G1P0A0 di Puskesmas Sepinggan Kota Balikpapan dengan pendekatan secara deskriptif dengan melakukan anamnesa dan observasi kepada pasien mulai dari kehamilan, persalinan, Nifas dan pada saat pemilihan alat kontrasepsi seta mendokumentasikan menggunakan SOAP. Sedangkan pelayanan kesehan pada anak dilakukan pada saat bayi baru lair, kunjungan neonatus dan melakukan konseling tentang cara perawatan tali pusat hingga ASI ekslusif. Metode yang digunakan dalam asuhan komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus dan KB ini adalah metode deskriptif. Jenis laporan tugas akhir yang digunakan adalah studi kasus (case study). Teknik pengumpulan data menggunakan metode interview dan observasi langsung terhadap pasien. Hasil yang diperoleh dari pendampingan komperhensif secara Continuity of care (COC) pada Ny. D adalah dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga ibu menggunakan alat kontrasepsi yaitu terjadi secara fisiologis dan tidak ada penyulit. Kesimpulan yang diperoleh penulis dari melakukan asuhan kebidanan komperhensif secara Continuity of Care (COC) pada Ny. D adalah bahwa sebagai tenaga kesehatan khususnya Bidan dapat menerapkan asuhan kebidanan secara komperhensif untuk menurunkan AKI dan AKB.
References
Ari Kurniarum. (2017). Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi baru Lahir. BKKBN. (2017). Peraturan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga
Berencana Nasional Nomor 24 Tahun 2017 Tentang Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan dan Pasca Keguguran. Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan Dan Keguguran, 1(1), 64.
Diana, S. (2017). (Bab 2)"2.1 Dan 2.2 Jadwal Kunjungan Dan Dokumentasi. In Model Asuhan Kebidanan Contunuity Of Care. Http://103.38.103.27/Repository/Index.Php/E- Pol/Article/Download/839/640
Didien Ika Setyarini, M. K., & Suprapti, SST., M. K. (2016). ASUHAN KEGAWATDARURATAN MATERNAL NEONATAL.
Fauziah. (2020). Buku Ajar Praktik Asuhan Pelayanan Keluarga Berencana (KB). Buku Ajar Praktik Asuhan, 1–112. https://doi.org/10.17605/OSF.IO/D6NC3
Fitriahadi, E., & Utami, I. (2019). Buku Ajar Asuhan Persalinan & Managemen Nyeri Persalinan. Universitas Aisyiyiah Yogyakarta, 284 hlm.
Ginesthira, A. A. . A. (2016). Perubahan Fisiologis Pada Ibu Hamil. Skripsi Universitas Udayana, 1–18
Hartuti, N. (2018). Hubungan Riwayat Sectio Caesarea dan Paritas Terhadap Kejadian Plasenta Previa di RSUD Haji Makassar Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia, 2(2), 125–130. https://doi.org/10.37337/jkdp.v2i2.78
Heryani, R. (2019). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Pada Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra Sekolah. In Buku Ajar Asuhan Kebidanan Pada Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra Sekolah. http://elearning.fkkumj.ac.id/pluginfile.php?file=/8663/course/overviewfile s/Asuhan Neonatus, Bayi,Balita dan Anak Prasekolah..pdf&forcedownload=1
Kapita-Selekta-Kedaruratan-Obstetri-Dan-Ginekologi_Library-Stikes- Pekajangan-2014.Pdf. (N.D.).
Kemenkes RI. (2020). Pedoman pelayanan antenatal, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir di Era Adaptasi Baru.
Kemenkes RI. (2020). Pedoman pelayanan antenatal, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir di Era Adaptasi Baru.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Buku Ajar Kesehatan Ibu dan Anak. In Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Kusumawinahyu, P. (2019). PROSES ASUHAN ISK.
Lestari, T. R. P. (2019). Pencapaian Status Kesehatan Ibu Dan Bayi Sebagai Salah Satu Perwujudan Keberhasilan Program Kesehatan Ibu Dan Anak. Kajian, 25(1), 75–89.
Martuti, R. (2020). PENERAPAN LATIHAN SENAM NIFAS TERHADAP PROSES INVOLUSI UTERUS. 2507(February), 1–9.
Matahari, R., Utami, F. P., & Sugiharti, S. (2018). Buku Ajar Keluarga Berencana Dan Kontrasepsi. Pustaka Ilmu, viii+104 halaman. http://eprints.uad.ac.id/24374/1/buku ajar Keluarga Berencana dan Kontrasepsi.pdf
Ningsih, D. A. (2017). Continuity of Care Kebidanan. OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan, 4(2), 67–77. https://doi.org/10.35316/oksitosin.v4i2.362
Prawirohardjo, S., & Wiknjosastro, H. (2014). Ilmu Kandungan Edisi Ketiga.
–423.
Prawirohardjo, S., & Wiknjosastro, H. (2014). Ilmu Kandungan Edisi Ketiga.
–423.
Prijatmi, I., & Rahayu, S. (2016). KESEHATAN REPRODUKSI DAN KELUARGA BERENCANA. 283.
Priyanti, S., & Syalfina, A. D. (2017). Buku Ajar Kesehatan Reproduksi Dan Keluarga Berencana.
Prof. Dr. Suryana, Ms. (2012). Metodologi Penelitian : Metodologi Penelitian Model Prakatis Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Universitas Pendidikan Indonesia, 1–243. https://doi.org/10.1007/s13398-014-0173-7.2
Rahayu, L. T. (2019). Identifikasi Tingkat Resiko Kehamilan Dengan Menggunakan Skor Poedji Rochjati Dan Penanganan Persalinan. International Institute for Environment and Development, 07/80(2), 2. https://arxiv.org/pdf/1707.06526.pdf%0Ahttps://www.yrpri.org%0Ahttp:// weekly.cnbnews.com/news/article.html?no=124000%0Ahttps://www.fordf oundation.org/%0Ahttp://bibliotecavirtual.clacso.org.ar/Republica_Domini cana/ccp/20120731051903/prep%0Ahttp://webpc.cia
Rambe, K. (2019). Perilaku suami tentang pentingnya peran suami siaga dalam masa kehamilan di desa hutalombang kecamatan lubuk barumun kabupaten padang lawas tahun 2018 kumala sari rambe akbid baruna husada. 4(4), 31–34.
Rosyati, H. (2017). Modul PersalinaRosyati, H. (2017). Modul Persalinan.
Materi.n. Materi.
Rukiah, A. Y. dkk. (2014). Asuhan Kebidanan II Persalinan. In Tim (pp. 60– 74).
Setiawandari. (2020). ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE DI KLINIK MEDIKA UTAMA. 34–43.
Simanullang, E. (2017). Askeb Kebidanan Kehamilan Akademi Kebidanan Mitra Husada Tahun 2016-2017. Modul Askeb Kebidanan Kehamilan Akademi Kebidanan Mitra Husada.
Sukma, F., Hidayati, E., & Nurhasiyah Jamil, S. (2017). Buku Asuhan Kebidanan pada Masa Nifas.
Susiana, S. (2019). Angka Kematian Ibu : Faktor Penyebab Dan Upaya Penanganannya.
Syahda, S., & Yanti, I. A. (2019). Hubungan Pengetahuan Suami tentang KB dengan Partisipasi Suami dalam Menggunakan Alat Kontrasepsi di Puskesmas Pangkalan Kerinci 2 Kabupaten Pelalawan. Jurnal Doppler Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, 3(2), 26–31.
Wahyuningsih, H. P., & Siti Tyastuti. (2016). PRAKTIKUM ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN.
Yulizawati, Iryani, D., Bustami, Elsinta, L., Isnani, A. A., & Andriani, F. (2017).
Buku Ajar Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan